Jelaskan Bagaimana Udara Bisa Masuk Ke Dalam Paru-Paru

Proses Pernapasan dengan Paru-paru

Bernapas adalah salah satu kegitan pokok yang selalu dan harus dilakukan oleh manusia. Proses ini memberikan tubuh kita asupan oksigen yang memang dibutuhkan oleh tubuh manusia. Jika anda mengalami masalah dalam pernapasan, anda memiliki kemungkinan untuk mendapatkan penyakit atau keluhan yang tentunya tidak anda harapkan.

Bernapas juga memiliki cara yang sebaiknya dilakukan agar proses pernapasan dapat terjadi dengan sempurna dan tidak menimbulkan gejala lain yang bisa membahayakan bagi tubuh. Bernapas menggunakan hidung adalah salah satu tindakan yang sebaiknya dipilih untuk mendapatkan efek yang sempurna tersebut, bukan malah menggunakan mulut.

Dengan melakukan pernapasan melalui hidung, maka udara yang masuk akan mengalami proses filtrasi atau penyaringan sebelum nantinya masuk ke dalam paru-paru. Hal ini dibutuhkan karena udara yang masuk ke dalam paru-paru tidak semuanya mengandung hal positif, namun juga terdapat komponen yang bisa membahayakan bagi tubuh manusia. Jika begitu, apa yang sebenarnya terjadi dalam proses pernapasan tersebut?

Proses pernapasan terdiri dari dua hal penting yaitu inspirasi dan ekspirasi. Inspirasi adalah proses penarikan napas. Dalam proses tersebut otot diafragma yang ada di rongga dada akan mengalami kontraksi. Pada awalnya, otot ini memiliki bentuk yang melengkung, kemudian menjadi lurus ketika berkontraksi. Ketika otot diafragma berkontraksi, maka ronggga dada akan mengembang sehingga tekanan di dalam rongga dada tersebut berkurang sehingga memungkinkan udara untuk bisa masuk.

Proses Pernapasan

Proses Pernapasan

Pernapasan sendiri memiliki dua jenis yaitu pernapasan dada dan pernapasan perut. Dalam pernapasan dada, inspirasi terjadi ketika otot yang berada di antara rusuk berkontraksi sehingga rongga dada membesar dan membuat tulang rusuk terangkat. Hal ini mengakibatkan paru-paru mengembang dan mengakibatkan tekanan di dalam paru-paru menurun.

Dalam pernapasan perut, inspirasi terjadi ketika otot diafragma berkontraksi sehingga posisinya akan sedikit mendatar. Kondisi ini membuat rongga perut turun sehingga rongga perut turunn dan rongga dada membesar. Hal ini mengakibatkan tekanan udara di dalam paru-paru menjadi kecil. Dengan tekana udara yang kecil di dalam paru-paru, maka udara yang ada di luar bisa masuk.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *