Jelaskan Daur hidup Fasciola hepatica!

Daur hidup Fasciola hepatica adalah sebagai berikut.

  • Cacing dewasa parasit di hati hewan ternak (manusia), kemudian bereproduksi secara generatif dan menghasilkan telur. Melalui aliran darah, telur berpindah ke empedu dan usus, kemudian keluar bersama feses (tinja).
  • Telur menetas menjadi larva bersilia mirasidium.
  • Mirasidium menginfeksi siput air Lymnaea.
  • Di dalam tubuh siput, mirasidium menjadi sporosista. Sporosista berkembang menjadi redia.
  • Redia berkembang menjadi serkaria bersilia, kemudian keluar dari tubuh siput dan menempel pada tumbuhan air atau rumput. Serkaria menjadi kista metaserkaria.
  • Bila kista metaserkaria yang menempel pada rumput termakan hewan ternak, maka akan tumbuh menjadi cacing baru di usus ternak, kemudian melalui aliran darah masuk ke hati hingga menjadi cacing dewasa.

Pada Clonorchis sinensis, inang perantaranya adalah ikan air tawar dan siput, sementara cacing dewasa hidup parasit pada hati manusia. Cacing dewasa berukuran 2,5 cm, dapat menghasilkan telur hingga 4.000 butir setiap hari, dan umur nya mencapai 8 tahun. Manusia dapat tertular klonorkiasis bila memakan ikan mentah yang mengandung serkaria.

Schistosoma menginfeksi manusia melalui pori-pori kulit telapak kaki dan tangan atau tertelan melalui mulut, kemudian mengikuti peredaran darah, ke paru-paru, ke hati, dan menetap di pembuluh darah dinding usus. Cacing jantan berukuran panjang sekitar 6 mm dengan diameter 0,5 mm. Cacing betina berukuran lebih kecil dan dapat menghasilkan 300 butir telur per hari. Telur dapat menembus dinding usus dengan menggunakan enzim dan duri.

Loading...