Jelaskan Struktur Akar Secara Morfologi dan Anatomi!

Pengertian Akar

Akar adalah bagian dari tumbuhan yang sering terlupakan. Padahal, akar memiliki peran yang sangat penting dalam kelangsungan hidup tumbuhan. Akar adalah bagian dari tumbuhan yang biasanya tertanam di dalam tanah sebagai penguat dan pengisap air serta zat makanan. Dari pengertian tersebut, sudah dapat kita lihat bahwa akar memiliki fungsi yang sangat penting.

Pertama, sebagai penguat yang akan menopang berdirinya sebuah tumbuhan. Tanpa akar, tumbuhan tidak akan bisa berdiri kokoh. Kedua, akar juga berfungsi sebagai bagian tumbuhan yang menyerap air dan unsur hara yang terdapat di dalam tanah. Air dan unsur hara tersebut berguna bagi proses fotosintesis dan pertumbuhan sebuah tumbuhan.

Bahkan, ada juga akar dari sebuah tumbuhan yang bisa dimanfaatkan untuk menjadi makanan bagi manusia dan hewan. Misalnya pada akar tumbuhan seperti singkong yang sudah dapat kita ketahui mampu dan aman untuk dikonsumsi oleh manusia baik dengan cara diolah terlebih dahulu maupun tanpa diolah sekalipun.

Akar memiliki dua struktur yaitu secara morfologi dan anatomi, berikut adalah penjelasan dari kedua jenis struktur tersebut :

Akar

Akar

1. Secara Morfologi

Struktur akar secara morfologi ini merupakan jenis struktur yang dapat kita lihat secara langsung seperti :

  1. Leher akar (Collum) : Penghubung akar dan batang tumbuhan.
  2. Batang akar (Corpus Radicis) : Memperluas area penyerapan air dan unsur hara.
  3. Cabang-cabang akar (Radix Lateralis)
  4. Serabut akar (Fibrilla Radicalis)
  5. Rambut-rambut akar (Pilus Radicalis) : Memperluas area penyerapan air dan unsur hara.
  6. Ujung akar (Apex Radicis)
  7. Tudung akar (Calyptra) : Sebagai pelindung akar saat menembus partikel tanah.

2. Secara Anatomi

Selain bisa dilihat secara langsung berdasarkan morfologinya, struktur akar bisa dikelompokan berdasarkan anatominya, diantaranya:

1. Epidermis

Epidermis ini memiliki karakteristik yaitu tipis, rapat, dan mudah ditembus air. Pada epidermis juga tumbuh rambut akar yang berfungsi memperluas permukaan akar, sehingga proses penyerapan air dapat lebih optimal.

2. Korteks

Ciri dari korteks adalah sel-selnya yang relatif bulat. Pada korteks terdapat proses transportasi ekstravasikular secara apoplas, yaitu, masuknya air dan garam mineral melalui bulu akar lalu melewati sel-sel korteks melalui ruang interseluler.

3. Endodermis

Endodermis ini berada antara korteks dan silinder pusat atau stele.

4. Stele

Yang terakhir ada stele, yaitu bagian paling dalam dari anatomi akar.

Dari kedua jenis struktur akar di atas, dapat disimpulkan bahwa struktur akar secara morfologi dapat dilihat secara langsung. Sedangkan, struktur akar secara anatomi tidak bisa dilihat secara langsung.