Jelaskan Tentang Kegiatan Distribusi

Pengertian Distribusi dan Distributor

Distribusi adalah salah satu kegiatan ekonomi yang bisa menghasilkan pendapatan bagi orang yang melakukannya. Kegiatan distribusi sendiri merupakan penyaluran sebuah barang atau jasa. Penyaluran tersebut dilakukan dari produsen kepada konsumen. Dengan tujuan agar persebaran barang maupun jasa tersebut bisa semakin meluas. Pelaku distribusi ini tentunya sangat menguntungkan baik bagi produsen maupun konsumen.

Karena berbagai barang yang berasal dari luar negeri pun bisa diperoleh melalui distributor. Adakah yang belum mengetahui apa itu distiributor? Distributor yaitu seseorang yang melakukan distribusi. Bisa dibilang distributor ini adalah perantara konsumen dan juga produsen. Karena seseorang yang memberikan atau menyalurkan barang dari produsen kepada konsumen adalah seorang distributor.

Tujuan Kegiatan Distribusi

Ada beberapa tujuan dari kegiatan distribusi. Tujuan yang pertama yaitu membuat barang dari produsen bisa berguna bagi konsumennya. Barang tersebut tidak akan berarti jika tidak sampai kepada konsumen. Nah, disinilah distributor memiliki pernanan penting sebagai pertantara antara keduanya. Tujuan yang kedua yaitu mempermudah konsumen untuk mendapatkan barang yang diinginkannya. Memang ada barang yang bisa dibeli oleh konsumen secara langsung.

Akan tetapi, banyak juga barang yang bisa diperoleh dengan perantara (distributor). Oleh karena itu, kegiatan distribusi akan mempermudah konsumen untuk mendapatkan barang yang tidak bisa dibeli secara langsung. Salah satu contohnya yaitu barang yang berasal dari luar negeri.

Distribusi

Distribusi

Jenis Kegiatan Distribusi

Kegiatan distribusi terbagi menjadi 2 jenis. Yaitu distribusi langsung dan tidak langsung. Distribusi langsung yaitu penyaluran atau pemberian barang yang dilakukan tanpa perantara. Itu artinya diberikan dari ditributor langsung ke konsumen. Sedangkan distribusi tidak langsung adalah kegiatan penyaluran atau pemberian barang yang dilakukan melalui perantara terlebih dahulu.

Sebagai contoh yaitu seorang distributor memberikan barang kepada pedagang, makelar, toko, dan lain sebagainya untuk dijual dan bisa dinikmati oleh para konsumen. Namun, pada intinya tetap tujuan dari kegiatan distribusi yaitu menyalurkan barang dari produsen kepada konsumen. Seperti yang kita ketahui bersama, konsumen adalah seorang raja sehingga harus diberikan pelayanan dengan baik agar tidak kecewa.