Jenis-jenis enzim, contoh dan fungsinya

Enzim adalah bio-katalis atau katalis organik yang ada dalam sel hidup. Mereka mengatur berbagai reaksi biokimia tanpa digunakan dalam reaksi tersebut. Mereka meningkatkan reaksi karena kehadiran mereka di dalam tubuh. Mereka terlibat dalam banyak proses fisiologis mulai dari pencernaan, ekskresi dan bahkan reproduksi.

Tanpa enzim, fisiologi tubuh melambat dan dapat menyebabkan disfungsi. Ada banyak gangguan fatal terkait dengan kekurangan enzim. Enzim ada di seluruh tubuh atau terbatas di beberapa tempat di tubuh. Mereka ada di dalam sel dan organel sel. Sementara beberapa dari mereka dikeluarkan dari kelenjar eksokrin untuk tindakan lokal. Enzim dapat dibedakan menjadi banyak jenis berdasarkan lokasi fisiologis, kimia dan juga cara mereka beraksi.

Jenis enzim berdasarkan lokasi fisiologis:

Enzim sistemik: Ini adalah sekumpulan enzim yang ada di seluruh tubuh. Enzim sistemik sebagian besar ada di dalam sel individu atau organelnya. Mereka diproduksi di semua sel tubuh dan terbatas untuk tindakan tertentu. Mereka tidak dapat diberikan sebagai pengganti jika terjadi gangguan karena kekurangan mereka. Mis: siklo-oksigenase.

Enzim lokal: Ini adalah enzim yang menghasilkan efeknya hanya pada bagian-bagian tertentu dari tubuh. Seperti hormon mereka terbentuk di dalam beberapa kelenjar spesifik dan kemudian disekresikan dekat untuk tindakan fisiologis. Contoh: enzim pankreas. Tetapi tidak seperti enzim sistemik, mereka dapat diganti secara eksternal jika terjadi defisiensi. Contoh: Enzim pencernaan.

Dalam kasus kekurangan, enzim pencernaan serupa yang diperoleh dari sumber lain dapat diberikan untuk efek terapeutik. Contoh: Papain diisolasi dari buah pepaya dengan teknik imobilisasi enzim dan digunakan untuk meningkatkan pencernaan.

Jenis Enzim berdasarkan kimia:

Ini adalah dua jenis sebagai

  1. Enzim sederhana
  2. Enzim kompleks

Enzim sederhana adalah enzim yang hanya terbuat dari bagian protein dan bukan yang lain. Mis: enzim pencernaan seperti amilase, pepsin dll.

Enzim kompleks adalah mereka yang memiliki bagian protein dan juga bagian non-protein. Bagian non-protein memainkan peran kunci dalam aksi enzim selain protein. Bagian protein disebut enzim-apo dan bagian non-protein adalah kelompok prostetik. Kelompok prostetik dapat menjadi bagian anorganik seperti Zn, Cu dll yang disebut sebagai ko-faktor. Kelompok prostetik yang mengandung kelompok organik (mis: vitamin B3 dll) disebut sebagai ko-enzim. Kecuali klasifikasi modern berdasarkan Persatuan Ahli Biokimia Internasional.

Jenis enzim berdasarkan fungsinya:

Dapatkan tanggapan singkat yang melibatkan.

1) Oksidoreduktase: Mereka mengkatalisasi reaksi reduksi oksidasi. Di sini ada perbandingan hidrogen (reduksi) atau penghilangan oksigen (oksidasi). Juga bisa terdiri dari oksigen (oksidasi) atau penghilangan oksigen (reduksi). Contoh: alkohol dehidrogenase mengkatalisasi reaksi berikut.jenis enzim

Asetaldehida + NADH2 —————-> Etil alkohol + NAD.

2) Hidrolase: Mereka menghasilkan hidrolisis zat dengan menambahkan air. yaitu mereka menyebabkan pemecahan dengan penambahan molekul air. Mis: glukosa-6-fosfatase

Glukosa-6-fosfat + H2O ———–> Glukosa + asam fosfat.

Ini adalah tipe spesifik seperti

2.a) Karbohidrat: Enzim ini menghidrolisis karbohidrat.

Sukrosa ———- sukrase ——–> Glukosa + fruktosa.

2.b) Esterase: Enzim-enzim ini menghidrolisis lemak.

minyak / lemak —————– lipase ——-> gliserol + asam lemak.

2.c) Protease: Ini adalah enzim yang menghidrolisis protein.

Protein ———— tripsin ———–> polipeptida + asam amino.

3) Ligases: Enzim ini mengkatalisasi pembentukan ikatan. Mereka juga disebut sebagai sintetase.

Contoh: Asetil-koA (vit-B5)

ATP + asam asetat + KoA ——————> AMP + P-Asetil KoA

4) Liase: Enzim ini menyebabkan lisis (pemecahan) ikatan rangkap. Mereka menghapus kelompok dari ikatan rangkap.

Asam piruvat ——————–> Asetaldehida + CO2.

5) Transferases: Enyzmes ini membantu dalam transfer kelompok.

Mis: Glukosa + ATP — glukokinase —–> Glukosa-6-fosfat + ADP.

6) Isomerase: Iso- “mirip”, mers- “potongan”. Seperti namanya menunjukkan mereka mengkatalisasi isomerisasi.

Glukosa-6-fosfat ————–> Fruktosa-6-fosfat. Di hadapan fosfoglukoisomerase.

Loading...