Kegunaan Asam Asetat

Asam asetat merupakan cairan jernih dengan bau asam yang menyengat, asam asetat ini sebagai cairan pereaksi dan memiliki keguanaan yang cukup banyak bagi kehidupan sehari-hari seperti halnya sebagai pengatur tingkat keasaman pada industri makanan, dalam pembuatan pestisida dan lain sebagainnya. Berikut ini adalah keguanaan asam asetat.

Proses transformasi merupakan fermentasi yang memodifikasi suatu senyawa dalam fermentasi. Produk proses transformasi adalah asam asetat. Asam asetat merupakan cairan yang tidak berwarna dengan bau asam yang tajam. Asam asetat mempunyai berat jenis 1,049 dan titik didih 118,1 °C pada tekanan 1 atm. Pembuatan asam asetat secara fermentasi dilakukan dalam dua tahap, yaitu fermentasi alkohol dan fermentasi asam asetat oleh bakteri asam asetat pada larutan yang mengandung alkohol (Hidayat, 2006).

Asam asetat digunakan sebagai pereaksi kimia untuk menghasilkan berbagai senyawa kimia. Sebagian besar (40-45%) dari asam asetat dunia digunakan sebagai bahan untuk memproduksi monomer vinil asetat (vinyl acetate monomer, VAM). Selain itu asam asetat juga digunakan dalam produksi anhidrida asetat dan juga ester. Penggunaan asam asetat lainnya, termasuk penggunaan dalam cuka relatif kecil (Anonim a, 2008).

Beberapa Kegunaan asam asetat atau vinegar menurut Achmadirfani (2007) adalah sebagai berikut :

  1. Asam asetat digunakan dalam produksi polimer seperti polietilena tereftalat, selulosa asetat, dan polivinil asetat, maupun berbagai macam serat dan kain.
  2. Pengatur keasaman pada industri makanan
  3. Pelunak air dalam rumah tangga
  4. Minuman fungsional misal: cuka apel
  5. Sebagai bahan baku untuk pembuatan bahan kimia lain Vinil asetat, Selulosa asetat, Asetat Anhidrit, Ester Asetat, Garam Asetat

Asam asetat memiliki beberapa nama antara lain asam etanoat, vinegar (mengandung minimal 4 gram asam asetat per 100 larutan), atau asam cuka. Asam asetat merupakan senyawa organik yang mengandung gugus asam karboksilat. Rumus molekul dari asam asetat adalah C2H4O2. Rumus ini seringkali ditulis dalam bentuk CH3-COOH, CH3COOH, atau CH3CO2H. Asam asetat memiliki sifat antara lain (Perry, 1999):

– Berat molekul 60,05

– Berupa cairan jernih (tidak berwarna)

– Berbau khas

– Mudah larut dalam air, alkohol, dan eter

– Larutan asam asetat dalam air merupakan sebuah asam lemah (korosif)

– Asam asetat bebas-air membentuk kristal mirip es pada 16,7°C, sedikit di bawah suhu ruang

– Mempunyai titik didih 118,1 oC

– Mempunyai titik beku 16,7 oC

– Spesific grafity 1,049

1 comment on “Kegunaan Asam Asetat

Comments are closed.