Kelebihan dan Kelemahan Model Atom Thomson

Ahli kimia Inggris Sir Joseph John Thomson mengajukan modelnya yang menggambarkan struktur atom pada awal 1900-an.

Dia kemudian dianugerahi hadiah Nobel untuk penemuan “elektron”. Karyanya didasarkan pada percobaan yang disebut percobaan sinar katoda. Konstruksi kerja percobaan adalah sebagai berikut:

Eksperimen Sinar Katoda

Ini memiliki tabung yang terbuat dari kaca yang memiliki dua bukaan, satu untuk pompa vakum dan yang lainnya untuk saluran masuk di mana gas dipompa masuk.

Eksperimen Sinar Katoda
Eksperimen Sinar Katoda – Penemuan Elektron

Peran pompa vakum adalah untuk mempertahankan “vakum parsial” di dalam ruang kaca. Catu daya tegangan tinggi dihubungkan menggunakan elektroda mis. Katoda dan Anoda dipasang di dalam tabung gelas.

Pengamatan:

  • Ketika catu daya tegangan tinggi diaktifkan, ada sinar yang muncul dari katoda menuju anoda. Ini dikonfirmasi oleh ‘Bintik Fluorescent’ pada layar ZnS yang digunakan. Sinar ini disebut “Sinar Katoda”.
  • Ketika medan listrik eksternal diterapkan, sinar katoda bisa dibelokkan ke arah elektroda positif, tetapi jika tidak ada medan listrik, mereka bergerak dalam garis lurus.
  • Ketika Pisau rotor ditempatkan di jalur sinar katoda, mereka tampaknya berputar. Ini membuktikan bahwa sinar katoda terdiri dari partikel-partikel massa tertentu sehingga mereka memiliki energi.

Dengan semua bukti ini, Thompson menyimpulkan bahwa sinar katoda terbuat dari partikel bermuatan negatif yang disebut “elektron”.

Pada penerapan medan listrik dan magnet pada sinar katoda (elektron), Thomson menemukan rasio muatan terhadap massa (e / m) elektron. (e / m) untuk elektron: 17588 × 1011 e / bg.

Dari rasio ini, muatan elektron ditemukan oleh Mullikin melalui eksperimen penurunan minyak. [Mengisi daya e- = 1,6 × 10-16 C dan Massa e- = 9,1093 × 10-31 kg].

Kesimpulan:

Berdasarkan kesimpulan dari percobaan sinar katoda, Thomson menggambarkan struktur atom sebagai bola bermuatan positif di mana elektron bermuatan negatif tertanam.

Ini umumnya disebut sebagai “model roti kismis” karena dapat divisualisasikan sebagai roti menggambarkan atom bermuatan positif dan potongan kismis menggambarkan elektron.

Struktur atom Thomson menggambarkan atom sebagai bermuatan netral, yaitu muatan positif dan negatif sama besarnya.

Kelemahan Model Atom Thomson: model atom Thomson tidak dengan jelas menjelaskan stabilitas atom. Juga, penemuan lebih lanjut dari partikel subatomik lainnya, tidak dapat ditempatkan di dalam model atomnya.

Kelebihan Model Atom Thomson: Menjelaskan atom bermuatan netral, penemuan partikel negatif atau elektrn dalam atom.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *