Tips Keselamatan Email dan Lampiran

Surat elektronik digunakan setiap hari oleh jutaan orang untuk komunikasi pribadi dan bisnis. Memahami risiko keamanan email dan bagaimana untuk menghindari mereka adalah kunci untuk membantu mengamankan penggunaan email Anda.

Informasi sensitif

Ketika mengirimkan informasi pribadi seperti alamat atau nomor telepon, memverifikasi bahwa alamat email Anda mengirimnya ke milik orang yang Anda berniat untuk menerimanya. Informasi sensitif seperti password, nomor rekening bank dan nomor Jaminan Sosial tidak boleh dikirim melalui email.

Phishing

Penipuan yang disebut “phishing” upaya untuk menipu konsumen menjadi informasi login account mengungkapkan dengan berpura-pura menjadi perusahaan yang sah dan mengirim email yang mengaku bahwa ada masalah dengan account mereka. Selalu memeriksa dengan perusahaan bahwa email tersangka mengaku.

Junk Mail

Junk atau “sampah” email atau juga disebut “spam.” Pasang filter spam ke mail client desktop atau menggunakan layanan webmail terpercaya yang menyediakan filter spam yang kuat untuk secara otomatis menghapus pesan yang diketahui dari spammer.

Mengirim Lampiran

Sebelum mengirim, hubungi penyedia email Anda untuk memastikan bahwa lampiran Anda memenuhi batas ukuran yang ditetapkan oleh administrator Anda. Jika dokumen Anda mengandung data sensitif, Anda dapat memberikan lapisan perlindungan dengan terlebih dahulu mengompresi dalam format file yang berbeda (seperti zip. Atau rar.) Dan membutuhkan password untuk mengakses data.

Menerima Lampiran

Selalu menjalankan scan virus pada lampiran sebelum membukanya. Jangan buka lampiran dari spammer atau sumber lain yang tidak diminta atau tidak diketahui. Jangan membuka lampiran dengan ekstensi. Exe karena hal ini dapat membuka virus yang dapat membahayakan komputer Anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *