Bagaimana Perubahan Fisika dan Perubahan Kimia Bisa Terjadi?

Perubahan-perubahan yang terjadi pada suatu benda bisa berbeda-beda seperti halnya perubahan benda yang menjadi berubah bentuknya tetapi tidak merubah komposisi kimia contohnya bila sebuah besi dipotong tentunya ada perubahan bentuk. Tetapi ada juga perubahan yang mengakibatkan komposisi kimianya berubah seperti kayu yang dibakar menjadi arang.

Perubahan-perubahan berikut bisa dijelaskan melalui yang disebut dengan perubahan fisika dan perubahan kimia. Untuk lebih jelasnya langsung saja simak uraian di bawah ini.

Bagaimana Perubahan Fisika dan Perubahan Kimia Bisa Terjadi?

Perubahan Fisika

Perubahan fisika merupakan perubahan suatu zat yang tidak mengubah komposisi kimianya. Perubahan fisika terjadi karena perubahan wujud dan perubahan ukuran atau bentuknya. Molekul H2O yang membentuk air dapat berubah dari satu keadaan fisik yang lain, seperti dari kristal es ke cairan air menjadi uap air. Molekul-molekul itu sendiri tidak berubah ketika air merubah bentuknya.

Banyak zat yang biasanya ditemukan dalam satu wujud atau yang lain, namun bisa mengubah keadaan mereka. Misalnya, nitrogen biasanya ditemukan sebagai gas tetapi dapat didinginkan menjadi nitrogen cair. Perubahan ukuran atau bentuk juga perubahan fisika. Misalnya, logam seperti tembaga dapat dipalu menjadi lembaran atau ditarik keluar di kabel panjang tanpa mengubah komposisi kimianya.

Demikian pula, sepotong kain besar dapat dipotong-potong kecil dan dijahit menjadi selimut, mengubah ukuran dan bentuk kain. Sebuah bola kaca cair dapat tertiup ke vas atau dituangkan ke dalam cetakan untuk membentuk mangkuk kaca. Beberapa logam dapat dipanaskan dan didinginkan tanpa mengubah komposisi kimianya, seperti platinum. Ketika perubahan keadaan terjadi, ada juga perbedaan dalam ukuran dan bentuk. Bandingkan es batu dengan air membentuk genangan ketika mencair.

Demikian pula, membandingkan ukuran tabung nitrogen cair dengan wadah untuk menahan volume yang sama gas nitrogen. Contohnya seperti es mencair, menjadi genangan air dengan komposisi kimia yang sama, ia mengubah ukuran dan bentuk. Ini adalah contoh dari perubahan fisika. Es yang mencair merupakan perubahan fisika

Perubahan Kimia

Perubahan kimia terjadi ketika menghasilkan perubahan zat baru.  Perubahan kimia mengubah komposisi kimianya. Misalnya, garam dapur (NaCl) terbentuk ketika natrium dan klorin mengalami reaksi kimia untuk memproduksinya. Demikian pula, jika tembaga dalam kawat menggabungkan dengan oksigen di udara, itu berkarat, dan zat kimia baru terbentuk yaitu oksida tembaga.

Gabungan Perubahan Fisika dan Kimia

Ketika perubahan kimia terjadi, biasanya ada perubahan fisik pada ukuran, bentuk, dan penampilan dari substansi. Sebagai contoh, kawat tembaga terang mengkilap yang berkarat perubahan zat tepung, dan perubahan kayu terbakar menjadi abu, karbon dioksida, dan air. Ini memiliki komposisi kimia yang berbeda serta penampilan fisik yang berbeda. Contohnya pembakaran perubahan kayu menjadi abu, karbon dioksida, dan air; komposisi kimia yang berbeda serta penampilan fisik.

Hal-hal apakah yang meliputi perubahan fisika?

Jadi, hal-hal pada perubahan fisika meliputi perubahan tanpa menghasilkan zat baru, perubahan yang mungkin balik (reversible), komposisi partikel sebelum dan setelah perubahan adalah tetap.

Perubahan fisika suatu zat merupakan perubahan zat yang berkaitan dengan penampilan atau keadaan fisis zat tersebut. Berikut ciri-ciri perubahan fisika.

  1. tidak menghasilkan zat baru
  2. perubahan mungkin dapat balik (reversible)
  3. komposisi penyusun zat sebelum dan sesudah perubahan adalah tetap
  4. contoh perubahan fisika: perubahan wujud zat (mencair, meleleh, melebur, menguap, mendidih, menyublim, atau membeku), kelarutan zat.

Identifikasi peristiwa berikut sebagai perubahan fisika atau perubahan kimia pada kaleng berkarat!

Identifikasi peristiwa berikut sebagai perubahan fisika atau perubahan kimia pada kaleng berkarat!\(\;\)

Perubahan kimia adalah suatu perubahan materi yang menghasilkan jenis dan sifat materi berbeda (baru) dari zat semula dinamakan (perubahan kimia dinamakan juga reaksi kimia atau reaksi). Kaleng berkarat merupakan contoh lain dari peristiwa perubahan kimia karena menghasilkan sifat materi yang berbeda.

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah perubahan kimia.space

Identifikasi peristiwa berikut sebagai perubahan fisika atau perubahan kimia pada nasi basi!

Identifikasi peristiwa berikut sebagai perubahan fisika atau perubahan kimia pada nasi basi!\(\;\)space

Perubahan kimia adalah suatu perubahan materi yang menghasilkan jenis dan sifat materi berbeda (baru) dari zat semula dinamakan (perubahan kimia dinamakan juga reaksi kimia atau reaksi). Nasi basi merupakan contoh lain dari peristiwa perubahan kimia karena menghasilkan sifat materi yang berbeda.

Dengan demikian, jawabn yang tepat adalah perubahan kimia.spacespace

Identifikasi peristiwa berikut sebagai perubahan fisika atau perubahan kimia pada pembuatan sirop!

Identifikasi peristiwa berikut sebagai perubahan fisika atau perubahan kimia pada pembuatan sirop!\(\;\)

Perubahan fisika adalah perubahan materi yang tidak disertai dengan pembentukan zat yang jenisnya baru. Contoh perubahan fisika, pencampuran gula ke dalam air membentuk larutan gula. Pembuatan sirup merupakan contoh lain dari perubahan fisika karena perubahan materi tidak disertai dengan pembentukan zat baru.

Dengan demikian, jawabn yang tepat adalah perubahan fisika.space

Identifikasi peristiwa berikut sebagai perubahan fisika atau perubahan kimia pada pembuatan tapai!

Identifikasi peristiwa berikut sebagai perubahan fisika atau perubahan kimia pada pembuatan tapai!\(\;\)

Perubahan kimia adalah suatu perubahan materi yang menghasilkan jenis dan sifat materi berbeda (baru) dari zat semula dinamakan (perubahan kimia dinamakan juga reaksi kimia atau reaksi). Pembuatan tapai merupakan contoh lain dari peristiwa perubahan kimia karena menghasilkan sifat materi yang berbeda.

Dengan demikian, jawabn yang tepat adalah perubahan kimia.space

Ilmu kimia merupakan suatu proses perubahan materi, yang banyak ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Jelaskan proses kimia yang terjadi secara alami dan yang dilakukan oleh manusia!

Jadi, proses kimia yang terjadi secara alami misalnya fotosintesis, pembusukan sampah organik, perkaratan; sedangkan yang dilakukan manusia misalnya produksi plastik, sabun, obat.

Proses kimia atau perubahan kimia adalah perubahan materi yang melibatkan perubahan sifat dan komposisi materi tersebut, biasanya ditandai dengan terbentuknya produk baru.

  • Proses kimia yang terjadi secara alami contohnya fotosintesis tumbuhan yaitu mengubah gas \({\mathrm{CO}}_2\;\mathrm{dan}\;{\mathrm H}_2\mathrm O\) menjadi karbohidrat dan \({\mathrm O}_2\), pembusukan sampah organik, atau perkaratan besi.
  • Proses kimia yang dilakukan oleh manusia contohnya proses produksi plastik, sabun, obat, makanan, dan lain-lain.\(\;\)

Jelaskan, apakah perubahan-perubahan berikut tergolong perubahan fisik atau perubahan kimia.

Perubahan fisik adalah perubahan zat yang tidak disertai dengan perubahan komposisi zat. Perubahan wujud zat termasuk perubahan fisik karena komposisi kimia dalam semua wujud zat tidak berubah.

Perubahan kimia disebut juga reaksi kimia, adalah perubahan materi yang disertai dengan perubahan komposisi zat. Sifat-sifat zat terkait dengan jenis reaksi kimia yang terjadi.

Sehingga jawaban yang benar mengisi tabel yaitu:

Jadi, jawaban yang benar sesuai tabel diatas.

Jelaskan perbedaan antara perubahan fisis dan perubahan kimia!

Perubahan zat dapat dibedakan menjadi dua, yaitu perubahan fisis dan perubahan kimia.

Perubahan fisis adalah perubahan suatu zat yang tidak menghasilkan zat jenis baru. Contohnya adalah perubahan bentuk dan perubahan wujud zat. Ciri-ciri perubahan fisis adalah sebagai berikut.

Perubahan kimia adalah perubahan suatu zat yang menghasilkan zat jenis baru. Perubahan kimia adalah perubahan yang bersifat kekal. Contohnya adalah pembakaran, pembusukan, karat/korosi. Ciri-ciri perubahan kimia adalah sebagai berikut.

Perbedaan perubahan fisika dan perubahan kimia

  1. Perubahan fisis tidak terbentuk zat jenis baru sedangkan perubahan kimia terbentuk zat jenis baru.
  2. Perubahan fisis zat yang mengalami perubahan dapat kembali ke bentuk semula sedangkan perubahan kimia zat yang berubah tidak dapat kembali ke bentuk semula.
  3. Perubahan fisis hanya diikuti perubahan sifat fisis sedangkan perubahan kimia diikuti oleh perubahan sifat kimia melalui reaksi kimia.

Baca Juga

© 2022 Sridianti.com