Hipotesis Avogadro dan Volume Molar dalam Keadaan Standar

Pada kesempatan ini Hipotesis Avogadro dan Volume Molar dalam Keadaan Standar menjadi bahasan pada artikel saya ini. Semoga dengan ini bisa menambah wawasan dan pengetahuan yang membacanya, langsung saja kita simak!

Berdasarkan hasil penyelidikan Boyle,Charless dan Gay Lussac Amedeo Avogadro mennagjukan hipotesis bahwa “pada suhu dan tekanan yang sama,semua gas mengandung jumlah molekul (atom) yang sama.”oersamaan umum gas : empat kuantitas (variabel) yang secara lengkap sejumlah tertentu gas:M,V,T dan P.

Banyaknya yang ada juga dapat dinyatakan dalam banyaknya mol (n) sebagai ganti massanya. Volume suatu gas sebanding langsung dengan banyaknya mol yang ada. Jumlah mol n pada temperatur yang mutlak berbanding terbalik dengan P. Gabungannya dalam satu pernyataan dari hukum Boyle,Charless,Gay Lussac dan Avogadro ini disebut hukum gas ideal,secara matematis

PV = nRT

Gas melakukan tekanan pada permukaan apapun ketika saling bersentuhan, karena molekul – molekul gas senantiasa dalam keadaan bergerak. Atmosfer yang mengelilingi bumi adalah campuran dari berbagai gas. Tekanan atmosfer adalah tekanan yang diberikan oleh atmosfer bumi. Nilai sesungguhnya dari tekanan atmosfer tergantung pada letak, suhu, dan reaksi cuaca. Barometer merupakan alat yang paling lazim digunakan untuk mengukur tekanan atmosfer. Definisi mula – mula dari standar atmosfer sama dengan tekanan yang dilakukan kolom air raksa setinggi 760 mmHg pada permukaan air laut dan pada temperatur 0oC.

1 atm = 760 mmHg

Satuan Internasional (SI) tekanan adalah Pascal (Pa) didefinisikan 1 newton (satuan Internasional untuk gaya) per meter persegi.

1 Pa = 1 N/m2

(Pudjaatmaka, 1998).

Pada kondisi temperatur dan tekanan standar (T = 273 K dan P = 1atm), volume molar gas ideal adalah 22,4 liter/mol. Pada kondisi ruangan (Room Temperature and Pressure, dimana T = 298 K dan P = 1 atm), volume molar gas ideal adalah 24 liter/mol. Hal ini dapat dibuktikan dengan memasukkan nilai T dan P ke dalam persamaan gas ideal.

a1

a2

a3

Pada kondisi standar, dengan  T = 273 K  dan P = 1 atm,

                   a6

Pada kondisi ruang, dengan  T = 298 K dan P = 1 atm,

                  a8

Hipotesis Avogadro menyebutkan bahwa pada suhu dan tekanan yang sama, semua gas dengan volume yang sama akan mengandung jumlah partikel yang sama pula. Oleh karena 1 mol setiap gas mempunyai jumlah molekul yang sama, maka pada suhu dan tekanan yang sama pula, 1 mol setiap gas mempunyai volume yang sama. Volume per mol gas disebut volume molar dan dilambangkan Vm.

V = n × Vm

dengan:

V = volume gas (liter)

n = jumlah mol (mol)

Vm = volume molar (liter/mol)

Baca Juga

© 2022 Sridianti.com