Manfaat Buah Bacang Bagi Kesehatan

Bacang (juga disebut Horse Mango, Malmut, Limus, dan Machang) adalah jenis tanaman dalam keluarga Anacardiaceae. Hal ini ditemukan di hutan hujan wilayah Indonesia, Malaysia, Myanmar, Singapura, Thailand, dan Vietnam. Buah ini dapat dimakan. Namun, buah-buahan muda getahnya dapat menyebabkan lecet, Buah matang memiliki bau yang kuat.

Berbeda dengan mangga, bacang belum mengalami proses seleksi yang jauh, sehingga lebih beragam dan kurang memiliki sifat-sifat yang disukai orang. Bacang ditemukan tumbuh liar di hutan-hutan di Semenanjung Malaya, Sumatra dan Borneo. Sejak dahulu, pohon ini telah dibudidayakan secara luas di wilayah tersebut, yang lalu menyebar pula ke daerah-daerah sekitarnya seperti ke wilayah Indocina dan Tenasserim selatan di Burma, dan ke Filipina. Di Jawa jenis ini juga telah ditanam lama, dan bahkan sebagiannya telah meliar pula.

Klasifikasi ilmiah

Kerajaan: Plantae
Filum: Magnoliophyta
Kelas: Magnoliopsida
Ordo: Sapindales
Famili: Anacardiaceae
Genus: Mangifera
Spesies: M. foetida
Kandungan Nutrisi/Gizi:

Nama Bahan Makanan : Buah Bacang
Nama Lain / Alternatif : Buah Embacang
Banyaknya Buah Bacang yang diteliti (Food Weight) = 100 gr
Bagian Buah Bacang yang dapat dikonsumsi (Bdd / Food Edible) = 65 %

  • Energi Buah Bacang = 98 kkal
  • Protein Buah Bacang = 1,4 gr
  • Lemak Buah Bacang = 0,2 gr
  • Karbohidrat Buah Bacang = 25,4 gr
  • Kalsium Buah Bacang = 21 mg
  • Fosfor Buah Bacang = 15 mg
  • Zat Besi Buah Bacang = 0 mg
  • Vitamin A Buah Bacang = 1218 IU
  • Vitamin B1 Buah Bacang = 0,03 mg
  • Vitamin C Buah Bacang = 56 mg

Manfaat

Buah bacang mengandung kalsium, karbohidrat, mempunyai kandungan air yang cukup tinggi, protein, vitamin C. Buah bacang yang segar mengandung getah yang gatal, yang dapat menyebabkan bibir dan mulut bengkak. Pada saat matang, getah itu berada terbatas pada kulit buah, sehingga buah bacang yang matang dapat dimakan dalam keadaan segar, kalau dikupas cukup tebal kulitnya. Bacang tergolong buah yang cukup lezat, kecuali baunya yang mirip terpentin dan rasanya yang kadang-kadang mirip durian, tetapi umumnya tidak dinilai sebagai buah meja. Buah bacang yang mentah, setelah dikupas dan direndam dalam air garam kemudian diiris-iris digunakan sebagai bahan campuran rujak dan asinan. di Kalimantan, terutama di Kalimantan Timur, buah bacang biasa menggantikan buah asam sebagai bumbu pengasam dalam membuat sambal. Di Malaysia, buah bacang digunakan dalam pembuatan ‘chutneys’, juga asinan. Daunnya dilaporkan sebagai obat penurun demam dan bijinya digunakan untuk mengobati penyakit jamur (trichophylosif), kudis, dan eksim. Orang Asli Semenanjung Malaysia dilaporkan memanfaatkan getah bacang untuk memperdalam gambar tato. Kayunya tidak tahan lama, tetapi cocok untuk membuat konstruksi dalam rumah yang ringan-ringan.

Loading…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *