Manfaat Cabai Bagi Kesehatan

Cabai berasal di Amerika. Setelah Columbian Exchange, banyak kultivar cabai tersebar di seluruh dunia, yang digunakan dalam makanan dan obat-obatan. Cabai dibawa ke Asia oleh navigator Portugis pada abad ke-16. India adalah produsen terbesar di dunia, konsumen dan eksportir cabai.

Guntur di Andhra Pradesh menghasilkan 30% dari semua cabe diproduksi di India, dan negara bagian Andhra Pradesh secara keseluruhan memberikan kontribusi 75% dari ekspor cabai India.

Cabai merah Besar (Capsicum annuum L.) merupakan salah satu jenis sayuran yang memilki nilai ekonomi yang tinggi. Cabai mengandung berbagai macam senyawa yang berguna bagi kesehatan manusia. Sun et al. (2007) melaporkan cabai mengandung antioksidan yang berfungsi untuk menjaga tubuh dari serangan radikal bebas. Kandungan terbesar antioksidan ini adalah pada cabai hijau. Cabai juga mengandung Lasparaginase dan Capsaicin yang berperan sebagai zat antikanker (Kilham 2006; Bano & Sivaramakrishnan 1980). Cabai juga merupakan salah satu komoditas sayuran yang banyak dibudidayakan oleh petani di Indonesia.

Klasifikasi Ilmiah

Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas: Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas: Asteridae
Ordo: Solanales
Famili: Solanaceae (suku terung-terungan)
Genus: Capsicum
Spesies: Capsicum annum L.

Kandungan Nutrisi

Cabai merah mengandung vitamin C dalam jumlah besar, juga mengandung karoten (pro vitamin A). Kandungan kedua zat ini tidak terlampau tinggi pada cabai yang berwarna kuning dan hijau. Kandungan Gizi Cabai, utamanya cabai merah besar segar tiap 100 gram bahan (Capsicum Annum L) adalah :
1. Kadar air = 90,9%
2. kalori = 31,0 Kal
3. Protein = 1,0 gram
4. Lemak = 0,3 gram
5. Karbohidrat = 7,3 gram
6. Kalsium = 29,0 mgram
7. Fosfor = 24,0 mgram
8. Besi = 0,5 mgram
9. Vitamin A = 470 Sl
10 Vitamin C = 18 mgram
11 Vitamin B1 = 0,05 mgram

Manfaat

cabe

Cabai mengandung antioksidan yang berfungsi untuk menjaga tubuh dari serangan radikal bebas, Cabai juga mengandung Lasparaginase dan Capsaicin yang berperan sebagai zat antikanker

Di dalam cabai terdapat kandungan kapsaisin, dihidrokapsaisin, vitamin A dan C, damar, zat warna kapsantin, karoten, kapsarubin, zeasantin, kriptosantin, lutein, dan mineral. Berdasarkan penelitian, bahan-bahan yang dikandung oleh cabai merah memiliki manfaat untuk membantu mengatasi gejala sakit perut, sakit gigi dan tangan lemah, influenza, serta meningkatkan nafsu makan.

  • penyembuh luka

Jika jari kamu secara tak sengaja teriris pada saat memasak, alternatif meredakan rasa nyeri dan pendarahan adalah dengan cabai merah. Caranya, adalah cabai merah dikeringkan kemudian ditumbuk sampai halus. Setelah itu ditaburkan pada luka. Bubuk cabai tersebut tidak akan membuat perih luka, justru sebaliknya, cabai akan menghentikan dengan cepat nyeri dan pendarahan yang ada. Hal tersebut disebabkan karena adanya zat capsaicin pada cabai merah yang dapat menghilangkan rasa sakit

pereda demam tinggi

Dibandingkan dengan pengobatan konvensional, mengatasi demam tinggi dengan cabai merupakan solusi alternatif yang mudah, murah dan cepat. Tapi yang digunakan bukan cabainya melainkan daunnya. Caranya, pertama ambil segenggam daun cabai rawit, lalu tumbuk sampai halus. Tambahkan 1 sendok minyak selada dan campurkan kedua bahan ini sampai rata. Setelah itu tempelkan ramuan pada ubun-ubun atau dibalurkan pada seluruh badan. Selimuti badan penderita dengan selimut yang tebal. Tak berapa lama, badan akan mengeluarkan keringat, sehingga panas badan akan menurun dengan cepat.

Khasiat lainnya pada cabai

  • Cabai dapat meredakan pilek dan hidung tersumbat karena capsaicin dapat mengencerkan lendir. Sehingga, lendir yang tersumbat dalam rongga hidung akan menjadi encer dan keluar. Akibatnya, hidung menjadi tidak tersumbat lagi. Ini berlaku pada sinusitis dan juga batuk berdahak.
  • Cabai dapat memperkecil risiko terserang stroke, penyumbatan pembuluh darah, impotensi, dan jantung koroner. Karena, dengan mengkonsumsi capsaicin secara rutin darah akan tetap encer dan kerak lemak pada pembuluh darah tidak akan terbentuk. Sehingga, darah akan mengalir dengan lancar. Jadi, cabai juga berkhasiat mengurangi terjadinya penggumpalan darah (trombosis).
  • Sebagai antibiotik alami.
  • Cabai dapat meringankan keluhan sakit kepala dan nyeri sendi. Karena, rasa pedas dan panas yang ditimbulkan capsaicin akan menghadang pengiriman sinyal rasa sakit dari pusat sistem saraf ke otak. Sehingga, rasa sakit tersebut akan berkurang, bahkan hilang.
  • Cabai dapat meningkatkan nafsu makan pengkonsumsinya. Karena, capsaicin dapat merangsang produksi hormon endorphin, hormon yang mampu membangkitkan rasa nikmat dan kebahagiaan. Sehingga, nafsu makan menjadi bertambah.
  • Menurunkan kadar kolesterol
  • Kandungan antioksidannya dapat digunakan untuk mengatasi ketidaksuburan (infertilitas), afrodisiak, dan memperlambat proses penuaan
  • Ekstrak buah cabai rawit mempunyai daya hambat terhadap pertumbuhan jamur Candida Albicans, yaitu jamur pada permukaan kulit
  • Menormalkan kembali kaki dan tangan yang lemas
  • Meredakan migraine
  • Mengobati rematik dan frostbite (jari nyeri karena kedinginan)
  • Daunnya bisa digiling untuk dibalurkan di daerah yang sakit guna mengatasi sakit perut
  • Mengobati perut kembung
  • Membantu pembakaran kalori hingga 25%.
  • Memberikan kalsium dan fosfor bagi tubuh
  • Cabai menghasilkan vitamin C (lebih banyak daripada jeruk) dan provitamin A (lebih banyak daripada wortel) yang sangat diperlukan bagi tubuh.
  • kaya akan kalsium dan fosfor yang mengungguli ikan segar.
  • Cabai dapat menghilangkan rasa dingin pada tubuh dengan cara mengoleskannya pada bagian yang terasa dingin.
cabai

ada banyak jenis tanaman cabai di dunia

Varietas

Jenis – jenis tanaman cabai yang ada di dunia ini sangatlah banyak sekali. 13 jenis dari tanaman ini telah dikenal oleh banyak orang. Namun jenis tanaman cabai yang paling banyak dibudi dayakan oleh petani kita hanya beberapa jenis saja. Jenis yang paling banyak dibudi dayakan adalah jenis yang paling sering dikonsumsi oleh masyarakat kita, dan beberapa lainnya hanyalah sebagai tanaman hias karena bentuknya yang unik. Jenis yang paling banyak dibudi dayakan oleh petani dalam jumlah besar yaitu: cabai rawit, cabai merah, cabai paprika, cabai hias

cabai rawit

Cabai rawit merupakan jenis cabai yang memiliki rasa yang sangat pedas dibandingkan dengan jenis yang lainnya. Mengandung kadar minyak atrisi yang tinggi. Biji cabai ini banyak dan padat. Bentuk buah cabai rawit pada umumnya memiliki panjang kira-kira 1-2 cm dengan diameter 0,5-1 cm. Dengan rasanya yang khas pedas, jenis cabai rawit ini banyak digemari masyarakat pada umumnya, karena jenis cabai ini memiliki ketahanan yang kuat dari berbagai serangan hama, dan mudah dalam perawatan-nya.

cabai merah

Cabai merah merupakan jenis yang dapat dikatakan sebagai primadona cabai. Cabai merah juga banyak digemari oleh masyarakat kita, terutama dikalangan rumah makan, restoran, industri sambal atau saus serta mi instant. Harga jual-nya juga tinggi diantara ketiga jenis cabai. Cabai jenis ini merupakan cabai yang agak sulit penanaman dan perawatan-nya, namun demikian pembudi dayaan cabai merah menjanjikan peluang bisnis bagi pelakunya. Cabai merah ini juga memiliki beberapa jenis antara lain cabai merah keriting, cabai merah bulat, dan cabai hijau. Bentuknya juga bervariasi ada yang panjangnya 10 cm dengan diameter 0,5-1 cm. Ada pula yang panjangnya 8-12 cm dengan diameter 1- 1,5 cm.

cabai paprika

Cabai paprika terkadang disebut sebagai cabai lonceng. Jenis cabai ini terlihat seperti buah apel merah yang kecil atau menyerupai buah tomat yang lonjong. Panjangnya kira-kira 2-5 cm dengan diameter 3-5 cm. Rasanya tidak pedas dan cenderung manis. Kulit dan daging buahnya tebal, bijinya sangat sedikit. Kulit buahnya berwarna hijau saat masih muda, setelah tua akan menjadi merah muda dan ketika buahnya masak akan berwarna merah tua. Harga cabai ini juga mahal dan perawatan-nya cukup sulit. Penggemar cabai paprika juga banyak khususnya chef masakan restoran maupun hotel. Paprika juga sangat bagus digunakan untuk menghias makanan. Biasanya jenis cabai ini digunakan sebagai pelengkap yang menyajikan menu masakan mahal.

cabai hias

cabai-pelangi

cabe pelangi

Cabai hias merupakan jenis tanaman cabai yang kebanyakan dimanfaatkan sebagai tanaman hias yang ditanam di pot-pot. Meskipun demikian jenis cabai ini juga dapat di konsumsi sebagai bahan hiasan menu masakan. Harga jenis cabai ini cukup mahal karena keunikan-nya. Cabai hias ini juga bentuknya bermacam-macam antara lain cabai kapur, cabai polong, cabai jepang, dan cabai payung. Bentuknya juga bervariasi ada yang seperti cabai rawit, ada yang bulat seperti kelereng dan ada pula yang bentuknya pipih. Warna buahnya cukup bervariasi ada yang berwarna hitam, ungu, putih kapur, merah, kuning maupun berwarna cokelat. Bentuk jenis cabai ini sangat unik sehingga ditanam dirumah sebagai tanaman hias.