6 Manfaat kegunaan mempelajari sejarah

Apakah kegunaan mempelajari sejarah? Mempelajari sejarah tentu banyak gunanya. Sebab, sejarah berbicara tentang kehidupan manusia. Kegunaan mempelajari sejarah yaitu sebagai berikut.

Sejarah Bersifat edukatif

Edukatif berarti nilai-nilai yang mengandung unsur pendidikan. Orang sering berkata “Belajar dari sejarah”, “Belajarlah dari masa lalu”. Dalam ungkapan tersebut terkandung arti bahwa sejarah memiliki kegunaan yang dapat mendidik kita. Apa yang terjadi pada masa lalu harus menjadi pelajaran buat kita, orang sering menyatakan “ambillah hikmahnya”.

Sejarah yang mengandung nilai-nilai kebenaran misalnya, dapat kita lihat dalam perjuangan para nabi. Kita sudah sering membaca dan mendengar bagaimana tantangan yang dihadapi oleh para nabi dalam melakukan misi.

Nilai kebenaran dapat pula kita lihat dalam perjuangan para pahlawan kita ketika menghadapi penjajah. Penjajahan pada dasarnya merupakan tindakan yang tidak sesuai dengan nilai-nilai kemanusiaan. Hal-hal yang bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan yaitu penjajahan biasanya melakukan tindakan menindas kepada bangsa lain oleh bangsa yang menjajah. Tindakan penindasan itu, akan menimbulkan reaksi dalam bentuk perlawanan yang dilakukan oleh masyarakat yang terjajah.

Nilai-nilai keadilan terdapat pula dalam suatu peristiwa sejarah. Dalam bertindak, kita harus bersikap adil terutama ketika kita menjadi pemimpin. Jatuh bangunnya sebuah kerajaan atau kekuasaan dalam sejarah, dapat dilihat dari bagaimana kebijakan para raja atau penguasa dalam melakukan kebijakan yang memberikan keadilan bagi rakyatnya.

Kebijakan raja atau penguasa sebagaimana telah dicontohkan di atas, dapat pula mengandung nilai-nilai kejujuran. Pada umumnya penguasa yang menindas merupakan cerminan dari seorang penguasa yang tidak jujur. Dia menunjukkan berbagai kebohongan, mengeluarkan pernyataan-pernyataan kepada rakyat seolah-olah tindakannya benar.

Apabila kita tidak berbuat jujur maka akan mencelakakan kita sendiri kelak. Keberanian merupakan suatu modal untuk mencapai kemajuan. Dalam sejarah, kita banyak belajar bagaimana bangsa yang memiliki keberanian dapat menjadi bangsa yang maju. Keberanian yang dimaksud di sini adalah keberanian dalam memperjuangkan cita-cita yang positif. Misalnya, sejarah bangsa Jepang memberikan suatu nilai bagaimana bangsa Jepang dapat menjadi maju seperti saat ini disebabkan oleh nilai-nilai keberanian. Bangsa Jepang dikenal sebagai bangsa yang memiliki nilai atau etos kerja yang tinggi. Nilai-nilai tersebut terbentuk melalui proses perjalanan sejarah yang cukup panjang.

Sikap rela berkorban yang ditunjukkan oleh para pejuang tersebut patut kita teladani dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai edukatif yang kita pegang dari nilai-nilai sejarah, tidaklah berarti kita harus mengkultuskan masa lalu. Kita tetap saja harus bersikap kritis terhadap peristiwa yang terjadi pada masa lalu.

Sejarah Bersifat inspiratif

Sejarah banyak menghasilkan berbagai karya, baik karya seni maupun karya sastra. Karya-karya tersebut banyak memberikan inspirasi bagi seniman untuk berkreasi dalam menciptakan karya-karyanya. Bahkan karya-karya seni pada masa lalu tidak sedikit yang memiliki nilai seni yang sangat tinggi, sulit untuk dicapainya pada zaman sekarang. Karya seni tersebut dapat menjadi suatu peradaban. Di Indonesia banyak sekali peninggalan-peninggalan yang memiliki karya seni yang bernilai tinggi. Misalnya candi-candi yang dibangun oleh para raja.

Karya seni pada masa lalu di samping memiliki nilai seni yang tinggi juga menunjukkan kemampuan teknologi yang sudah maju pada zamannya. Misalnya, Candi Borobudur merupakan sebuah bangunan monumental yang memiliki nilai seni sangat tinggi.

Kreasi seni masa lalu tidak identik dengan ketinggalan zaman. Karya seni masa lalu banyak memberikan kreasi bagi para ahli seni saat ini dalam mengembangkan karyanya. Perkembangan seni mode saat ini misalnya, banyak diwarnai oleh inspirasi karya seni masa lalu. Para kreator seni memadukan model masa lalu dengan masa sekarang. Misalnya dalam seni mode berpakaian atau busana. Busana-busana yang dikreasi saat ini banyak mendapatkan inspirasi dari karya masa lalu. Sehingga ketika busana itu ditampilkan menjadi lebih menarik.

Bagitu pula halnya dalam seni bangunan. Para kreator seni bangunan banyak mengkreasi model-model seni bangunan masa lalu dengan masa sekarang.

Kebesaran masa lalu bangsa Indonesia harus memberikan inspirasi bagaimana kita dapat menjadi bangsa yang maju dan bangsa yang disegani oleh bangsa lain. Untuk menjadi bangsa yang maju, sudah barang tentu harus memiliki nilai-nilai yang mendukung terhadap terbentuknya bangsa yang maju. Nilai-nilai tersebut misalnya nasionalisme, etos kerja yang tinggi, penegak hukum yang konsisten, inovatif, kreatif, dan lain-lain.

Sejarah Bersifat instruktif

Instruktif secara harfiah dapat diartikan pengajaran. Pengajaran dalam konteks di sini memberikan arti keterampilan yang diperoleh dari pengajaran sejarah. Keterampilan tersebut, baik berupa keterampilan berpikir maupun keterampilan yang bersifat fisik. Keterampilan berpikir adalah keterampilan yang bersifat kognitif. Hal ini dapat diperoleh melalui pengkajian terhadap materi sejarah. Adapun keterampilan yang bersifat fisik lebih banyak diperlihatkan dalam bentuk unjuk kerja.

Sejarah mengajarkan cara berpikir perubahan. Perubahan itu dapat berupa perkembangan dan pertumbuhan. Cara berpikir seperti ini dapat diterapkan dalam melihat diri sendiri. Kita tumbuh berubah sejak kecil, mulai dari masa anak-anak hingga dewasa sekarang ini. Bagaimana pertumbuhan yang terjadi pada diri kita, apakah mengarah kepada perubahan yang bersifat positif atau negatif. Pemahaman terhadap perubahan yang terjadi pada diri kita sendiri dapat memberikan pengajaran bagi kita, apakah kita sudah menjadi orang yang baik atau sebaliknya, apakah kita sudah menjadi orang yang berguna atau sebaliknya. Introspeksi diri dapat kita lakukan dalam melihat perubahan yang terjadi pada diri kita.

Sejarah Bersifat rekreatif

Saat ini kita sering mendengar wisata yang bernuansa spiritual. Wisata seperti ini memiliki nilai sejarah. Sejarah dapat memiliki nilai-nilai penting dalam pengembangan kepariwisataan. Fungsi rekreatif sejarah dapat mengandung arti wisata yang mengikuti lorong waktu masa lalu. Karya-karya sejarah yang berupa peninggalan fisik banyak memberikan kesan kepada masyarakat saat ini. Kesan tersebut baik bersifat fisik maupun non fisik. Kesan secara fisik misalnya orang sangat kagum melihat nilai seni dari peninggalan tersebut. Akibatnya, orang tersebut tertarik untuk melakukan wisata ke tempat peninggalan sejarah. Adapun kesan nonfisik bisa dilihat dari nilai-nilai yang terkandung dalam bangunan fisik tersebut, misalnya masjid kuno. Banyak orang yang melakukan wisata dengan mengunjungi masjid-masjid kuno dengan tujuan ingin meningkatkan penghayatan spiritual dia terhadap nilai-nilai keagamaan. Apalagi jika di Masjid Kuno tersebut terdapat makammakam orang yang berperan dalam sejarah. Para wisatawan biasanya akan berziarah ke makam tersebut. Bagi mereka yang menghayati kunjungannya ke tempat-tempat tersebut, seolah-olah memberikan kesan bahwa mereka telah melakukan lawatan masa lalu.

Sejarah merupakan Pendidikan politik

Nilai-nilai politik sangat kentara dalam penulisan sejarah, terutama sejarah yang ditulis oleh pemerintah atau penulisan sejarah yang merujuk kepada kepentingan pemerintah. Penulisan sejarah seperti ini sangat nampak dalam buku-buku teks pelajaran sejarah yang ada di sekolah. Mengapa demikian? Sebab, pelajaran sejarah yang diberikan di sekolah harus merujuk kepada kurikulum yang berlaku.

Sejarah merupakan Pendidikan masa depan

Dapatkah sejarah mempelajari masa depan? Sudah barang tentu dapat. Mengapa sejarah dapat mempelajari masa depan? Sebab, sejarah adalah suatu studi tentang kehidupan manusia dalam konteks waktu. Waktu dalam pengertian sejarah dapat berupa sebuah garis yang lurus ke depan. Garis tersebut dapat menunjukkan adanya kesinambungan. Kesinambungan waktu yang dimaksud adalah kesinambungan antara masa lalu, sekarang, dan masa yang akan datang. Masa lalu sangat menentukan masa sekarang, dan masa sekarang sangat menentukan masa yang akan datang.

Loading...