Manfaat Penggunaan Natrium dan Senyawa Natrium

Tentunya sudah tidak diragukan lagi akan manfaat dari natrium ini, di dalam kehidupan sehari-hari pun natrium sering digunakan untuk beragam kegiatan diantaranya sebagai pengawet ikan, cairan pendingin reaktor nuklir dan banyak lagi industri-industri yang menggunakan manfaat natrium tersebut. Berikut adalah manfaat penggunaan serta senyawa natrium.

Pembuatan dan Manfaat

a. Natrium Natrium dibuat dari elektrolisis lelehan natrium klorida yang dicampur dengan kalsium klorida.
Oleh Karena potensial reduksi ion Ca2+ lebih negatife daripada potensial reduksi ion Na+. Maka pada elektrolisis hanya terjadi reduksi ion Na+.

  • sebagai cairan pendingin (coolant) pada reactor nuklir;
  • natrium digunakan pada penggolahan logam-logam tertentu seperti litium, kalium, zirkonium, dan logam alkali yang berat;
  • untuk membuat senyawa natrium yang tidak dibuat dari natrium klorida, seperti natrium perioksida (Na2O2);
  • Natrium digunakan dalam lampu natrium yang banyak digunakan sebagai penerang jalan.

b. Natrium Klorida (NaCl).

Merupakan senyawa natrium yang paling banyak diproduksi.
Dibuat dari air laut atau dari garam batu

  • sebagai bahan baku pada pembuatan natrium, klorin, dan senyawa-senyawa natrium seperti NaOH dan natrium karbonat (Na2CO3);
  • industri susu;
  • pengawetan ikan dan daging;
  • pencairan salju di jalan raya di negara yang bermusim dingin;
  • regenerasi alat pelunak air;
  • penggolahan kulit;
  • industri bumbu masak(garam dapur).

c. Natrium Hidroksida (NaOH) melalui elektrolisis larutan natrium klorida.

  • industri sabun;
  • industri detergen;
  • industri pulp dan kertas;
  • penggolahan bauksit untuk pembuatan aluminium;
  • industri tekstil;
  • industri plastik;
  • pemurnian minyak bumi;
  • serta pembuatan senyawa natrium lainnya seperti natrium hipoklorit (NaClO).

d. Natrium Karbonat (Na2Co3)

Natrium karbonat diperoleh dari sumber alam, yaitu trona, mineral yang terdapat berlimpah di Wyoming Amerika Serikat. Sebagian natrium karbonat dibuat dari natrium klorida menurut proses Solvay.
Natrium hydrogen karbonat (NaHCO3) merupakan hasil antara dipisahkan, kemudian dipanaskan sehingga diperoleh natrium karbonat (Na2CO3)

  • Pembuatan kaca (terutama kaca bejana);
  • Membuat bahan-bahan kimia lain dalam berbagai industri.

Misalnya dalam industri pulp dan kertas, industri detergen, dan pembuatan bahan pelunak air (menghilangkan kesadahan).

e. Natrium Bikarbonat (NaHCO3).
Disebut juga soda kue Natrium terbentuk sebagai hasil antara proses Solvey. Baking powder adalah carpuran serbuk natium bikarbonat dengan suatu zat yang bersifat asam, seperti kalium hydrogen traktat (KHC4H4O6). Campuran itu tidak bereaksi dalam keadaan kering, tetapi sekali bubuk itu berada dalam adonan, keduannya akan beraksi dan menghasilkan gas karbon dioksida yang memekarkan adonan, Pembuatan kue (memekarkan adonan)

f. Natrium Sulfat (Na2SO4) Dibuat dari natrium klorida dengan asam sulfat pekat
Reaksi itu dirancang oleh Glauber JR. Maka dari itu, natrium sulfat dekahidrat (Na2SO4.10H2O) disebut garam Glauber. • Digunakan terutama pada industri kartas.
1 ton kertas diperlukan sekitar 100 kg natrium sulfat. Dalam hal ini, natrium sulfat digunakan untuk membuat natrium sulfida, selanjutnya Na2S digunakan untuk melarutkan lignin dari kayu, sehingga diperoleh bubur kayu (pulp), yaitu bahan untuk membuat kertas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *