Melestarikan Sumber Air Bersih

Tidak setiap daerah memiliki jumlah cukup air bersih ini membuat melestarikan sumber daya air merupakan isu global. Apakah kita memiliki persediaan yang tidak terbatas dari air minum?

Tidak. Bahkan, di banyak bagian dunia, menemukan air minum bersih adalah hal yang sulit. Hal ini dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan yang serius. Ratusan juta orang di seluruh dunia diperkirakan tinggal di daerah di mana sulit memperoleh air bersih. Hal ini membuat melestarikan sumber daya air merupakan isu global yang penting.

Cara Melestarikan Sumber Air Bersih

Cara Melestarikan Sumber Air Bersih

Melestarikan Sumber Air

Mungkin tampaknya seperti ada banyak air di Bumi, tapi itu tidak benar-benar terjadi. Air adalah sumber daya yang terbatas. Itu berarti bahwa air digunakan lebih cepat daripada yang diganti. Secara teoritis, pada beberapa titik waktu, pasokan air bersih bisa habis. Meskipun ini kedengarannya tidak mungkin, tapi itu mungkin. Ini adalah masalah yang signifikan di belahan dunia dengan populasi besar. Saat populasi terus tumbuh, pasokan air menjadi isu yang semakin penting.

Meskipun kita memiliki banyak air di lautan kita, kita tidak dapat menggunakan air setiap kali kita inginkan. Dibutuhkan peralatan khusus, seperti pabrik desalinasi, dan banyak energi (dan uang) untuk mengubah air asin menjadi air tawar. Dari semua air di Bumi, hanya sekitar 1% yang dapat digunakan untuk air minum. Hampir semua sisa air lainnya adalah air asin di laut atau es di gletser dan es. Akibatnya, ada kekurangan air di banyak tempat di dunia. Karena keterbatasan kita dalam pasokan air, penting untuk menjaga persediaan air kita. Oleh karena itu, langkah-langkah telah diambil untuk mencegah pencemaran air. Teknologi juga telah dikembangkan untuk menghemat air dan mencegah pencemaran air.

Negara Afrika Sub-Sahara memiliki persediaan air yang paling rentan. Beberapa ilmuwan percaya krisis masa depan yang potensial di Asia dan Afrika dari polusi dan menipisnya sumber daya air alami. Banyak negara di Timur Tengah berada pada risiko ekstrem kekurangan air. Pasokan air yang berkurang bisa meningkatkan risiko baik konflik internal atau perang antar negara.

Mencegah Polusi Air

Di AS, keprihatinan atas pencemaran air telah menghasilkan banyak hukum federal. Banyak disetiap bangsa Undang-undang yang melarang pembuangan limbah ke sungai, danau, sungai, dan badan air lainnya, kecuali seseorang terlebih dahulu memiliki izin. Tumbuhnya kekhawatiran untuk mengendalikan polusi air menyebabkan berlakunya Undang-Undang Air Bersih di 1972 The Clean Water Act menetapkan standar kualitas air. Hal ini juga membatasi polusi yang bisa masuk ke saluran air. Negara-negara lain juga aktif mencegah pencemaran air dan memurnikan air.

Pengolahan Air Limbah

Air tawar juga diawetkan dengan memurnikan air limbah. Air limbah adalah air yang telah digunakan untuk mencuci, atau manufaktur. Ini termasuk air yang turun dari pembuangan kamar mandi dan yang ke toilet Anda. Alih-alih membuang air limbah langsung ke sungai, air limbah dapat dimurnikan di pabrik pengolahan air (Gambar di bawah). Ketika air limbah di daur ulang, penyakit  yang ditularkan melalui air yang disebabkan oleh patogen dalam kotoran dapat dicegah. Apakah ada beberapa cara yang dapat menyimpan air di rumah Anda sendiri?

Pabrik pengolahan limbah

Pabrik pengolahan limbah

Kosakata

  • Clean Water Act: hukum federal AS yang menetapkan standar kualitas air.
  • sumber daya yang terbatas: Sumber Daya yang digunakan lebih cepat daripada yang dapat dilakukan.
  • patogen: Organisme yang menyebabkan penyakit.
  • air limbah: Air yang telah digunakan untuk mencuci, pembilasan, atau manufaktur.
  • Penyakit yang ditularkan melalui air: Penyakit yang menyebar melalui sumber-sumber air tawar.
  • polusi air: Polusi akibat kontaminan memasuki pasokan air.

Ringkasan

Amerika Serikat, serta negara-negara lain, telah mengeluarkan undang-undang untuk menjaga kualitas air dan mencegah pencemaran air.
Kita juga dapat melestarikan sumber-sumber air tawar kita dengan memurnikan air limbah.

Loading...