Faktor Penyebab Cahaya Bintang Redup (Mati)

Sejatinya bintang juga memiliki jangka waktu hidupnya, sepeti misalnya Matahari, dari sekian milyar tahun usia matahari diperikarakan sekarang usianya tinggal 5 milyard tahun lagi (Wallahu a’lam). Usia bintang mungkin juga berpengaruh terhadap terang redupnyanya cahaya sebuah bintang karena bisa saja dari sekian lama bintang memancarkan cahaya semakin lama molekul hidrogen yang menjadi bahan pembentuk bintang persediaannya semakin berkurang dan menyebabkan cahayanya redup bahkan mati. Berikut adalah faktor penyebab tampaknya redup atau mati cahaya bintang.

Faktor pertama karena bintang kehabisan bahan bakar

Hal ini dikarenakan alam semesta menghasilkan bintang lebih sedikit akibat galaksi mulai kehabisan gas. Demikian penelitian oleh Commonwealth Scientific and Industrial Research Organisation (CSIRO).

Robert Braun dariĀ  CSIRO meneliti beberapa galaksi jauh dan membandingkannya dengan galaksi-galaksi terdekat. Peneliti menemukan galaksi saat masa pembentukan dulu memiliki molekul hidrogen lebih banyak dibandingkan dengan galaksi masa kini. Karena bintang terbentuk dari hidrogen, jika semakin sedikit hidrogen yang ada, maka semakin sedikit bintang yang terbentuk. Penelitian ini memberikan kita informasi mengapa alam semesta mulai redup dan kehilangan cahayanya.

Masalah utamanya adalah bagaimana galaksi dapat mendapat gas dari luar. “Gas masuk ke galaksi melalui ruang antargalaksi. dua pertiganya masih ditemukan di ruang tersebut, hanya sepertiga yang membentuk galaksi,” ungkap astronom. Dua per tiga gas yang ada di ruang antargalaksi menciptakan planet, planet kerdil, dan bintang neutron.

Tersendatnya gas di dalam ruang antargalaksi tercipta saat Energi Gelap (Dark Energy) mulai menjajah alam semesta. “Kecepatan Energi Gelap itu akan membuat galaksi semakin sulit menciptakan bintang,” papar Braun. “Jadi, molekul gas yang digunakan mengalami penurunan yang cukup cepat. Selama interval waktu yang kami pelajari, penurunan itu semakin cepat,” tambahnya. (Sumber: Physorg/nationalgeographic)

Faktor kedua karena cahaya yang ada di perkotaan

Karena faktor cahaya di perkotaan berpengaruh terhadap terang atau redupnya bintang di langit, lho kok bisa?Ya bisa saja karena semakin terang sekeliling kita, maka bintang dilangit yang bisa kita lihat akan semakin redup dan jumlahnya sedikit, kalau tidak percaya coba anda sekali-kali mematikan semua lampu yang ada di rumah, atau cari tempat yang paling gelap maupun jauh dari lampu-lampu kota yang terang dan pandangi langit malam, pasti bintangnya semakin terang dan semakin banyak.

Sambil buang stress anda juga bisa berbaring (ntah di pantai, lapangan terbuka maupun teras rumah, yang penting jangan ditengah jalan) dan memandang ke langit, biasanya perlu waktu beberapa menit agar mata bisa beradaptasi dalam kegelapan. Selamat mencoba, semoga masih bisa menemukan bintang yang menemani masa kecilmu.

 

Loading...

Artikel terkait lainnya