Mengapa curah hujan di daerah khatulistiwa lebih tinggi

Karena daerah tropis menerima sejumlah besar energi matahari langsung, karena sudut datang yang hampir tegak lurus terhadap arah datangnya sinar matahari. Matahari juga bersinar di daerah tropis dalam waktu yang selalu lama di siang hari, berbeda dengan daerah dekat kutub yang ketika musim dingin hanya memiliki waktu siang yang singkat, akibat kemiringan orbit bumi mengelilingi matahari.

Wilayah khatulistiwa sering sekali diidentikkan dengan daerah ber wilayah tropis Wilayah ini memiliki flora dan fauna yang beranekaragam , dan merupakan wilayah yang memiliki jumlah persebaran flora dan fauna terbanyak. Salah satu ciri khas flora dan fauna daerah ini ialah adanya hutan hujan tropis.

Garis khatulistiwa di Kutai Kartanegara di tandai dengan adanya tugu Khatulistiwa di Desa Santan Ulu. Berada di KM 25 Jalan Poros Bontang – Samarinda. Tugu ini diresmikan oleh Panglima ABRI Jendral TNI Faisal Tanjung pada tahun 1993. Bangunan Tugu berbentuk lingkaran memiliki tinggi sekitar 30 meter. Pada puncaknya terpasang arah mata angin dan tulisan posisi tugu yang tepat di 00′ 00′ 00′ dan 117′ 21′ 47′ Bujur Timur.

PERDEBATAN sengit tentang bentuk bumi yang sesungguhnya terjadi di Akademi Sains yang bergengsi di Paris pada tahun 1735. Para pendukung teori Isaac Newton menyimpulkan bahwa bumi ini bulat yang kutub-kutubnya agak datar. Para pendukung teori Cassini mengatakan bahwa daerah khatulistiwa atau ekuator-lah yang datar.

Pada umumnya, daerah-daerah yang terletak di garis Khatulistiwa memiliki Hutan Hujan Tropis atau Rainforest, hal ini dikarenakan curah hujannya yang tinggi yaitu sekitar 98 inci hingga 138 inci per tahun. Dalam setahun, terdapat 200 hari adalah hari Hujan. Sedangkan rata-rata suhu di garis Khatulistiwa pada siang hari adalah sekitar 30˚C dan malam hari adalah 23˚C.

Loading...