Olahraga & Kebugaran

Homofobia dan Heteroseksisme dalam Manusia, pengertian, perbedaan

Perbedaan Utama – Homofobia & Heteroseksisme 

Homofobia dan heteroseksisme merupakan dua istilah di mana perbedaan utama dapat diidentifikasi. Homofobia, merupakan istilah yang mengacu pada kebencian dan ketakutan terhadap homoseksualitas dan homoseksual.

Heteroseksisme adalah gagasan bahwa heteroseksual lebih unggul dari yang lain. Oleh karena itu, mereka memiliki hak untuk mendominasi.

Perbedaan yang jelas dari mereka, homofobia dan heteroseksisme adalah sementara homofobia adalah sikap dan pola perilaku yang dimiliki orang terhadap homoseksual, heteroseksisme adalah ideologi yang menstigmatisasi dan menindas homoseksual. Melalui artikel ini mari kita periksa perbedaan antara kedua istilah ini.

Pengertian Homofobia?

Homofobia, merupakan istilah yang mengacu pada kebencian dan ketakutan terhadap homoseksualitas dan homoseksual. Istilah homofobia diciptakan oleh psikolog George Weinberg.

Weinberg menyoroti bahwa homofobia adalah suatu kondisi di mana kaum heteroseksual takut berada dekat dengan kaum homoseksual dan membenci perilaku semacam itu. Hal ini dapat menjadi masalah bagi semua individu karena menimbulkan ketakutan pada individu untuk membentuk ikatan yang erat dengan sesama jenis.

Homofobia dapat menimbulkan diskriminasi terhadap komunitas Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender. Bahkan bisa lebih jauh dari kekerasan juga.

Ini termasuk pelecehan fisik dan verbal terhadap mereka yang homoseksual. Ada banyak bentuk homofobia seperti homofobia yang diinternalisasi, homofobia yang dilembagakan, homofobia budaya, dll.

Mari kita ambil contoh. Menurut homofobia yang dilembagakan, berbagai institusi sosial seperti agama menanamkan homofobia pada manusia.

Hal ini dapat dilihat dalam praktik keagamaan Islam di mana homoseksualitas dilarang dan dianggap sebagai kejahatan. Inilah sebabnya mengapa di sebagian besar negara Muslim hukuman mati dilakukan untuk homoseksualitas.

Pengertian Heteroseksisme?

Heteroseksisme, merupakan istilah yang mengacu pada gagasan bahwa heteroseksual lebih unggul dari yang lain. Oleh karena itu, mereka memiliki hak untuk mendominasi.

Ideologi ini tidak hanya menekankan superioritas kaum heteroseksual, tetapi juga merangkum stigmatisasi perilaku, pergaulan, dan bahkan komunitas homoseksual. Heteroseksisme adalah ideologi yang berakar kuat di akar labirin sosial.

Ini mengarah pada suasana di mana heteroseksualitas berfungsi sebagai bentuk dominan, membuat homoseksualitas tidak terlihat dan juga ditolak oleh sebagian besar masyarakat. Penyebaran heteroseksualitas sedemikian rupa sehingga sering menjadi serangan terhadap kaum homoseksual.

Ini tidak terbatas pada serangan individu, tetapi bisa lebih jauh untuk memasukkan kebijakan institusional juga. Meskipun homoseksualitas ditoleransi di beberapa komunitas, sebagian besar tidak mentolerir perilaku tersebut.

Misalnya, sebagian besar organisasi memiliki kebijakan antigay. Bahkan dalam kehidupan sehari-hari, kaum homoseksual didiskriminasi dan distigmatisasi oleh masyarakat luas.

Apa perbedaan antara Homofobia dan Heteroseksisme?

Definisi Homofobia dan Heteroseksisme:

Homofobia: Homofobia, merupakan istilah yang mengacu pada kebencian dan ketakutan terhadap homoseksualitas dan homoseksual. Heteroseksisme: Heteroseksisme adalah gagasan bahwa heteroseksual lebih unggul dari yang lain sehingga mereka memiliki hak untuk mendominasi.

Ciri-ciri Homofobia dan Heteroseksisme:

Aspek:

Homofobia: Homofobia mencakup sikap dan pola perilaku yang dimiliki orang terhadap homoseksual. Heteroseksisme: Heteroseksisme mencakup ideologi pada tingkat makro masyarakat.

Bentuk Penindasan:

Homofobia: Ini termasuk pelabelan, stigmatisasi, prasangka, dan diskriminasi orang. Heteroseksisme: Heteroseksisme melampaui bentuk penindasan individu hingga kebijakan tingkat negara bagian seperti larangan, dan kebijakan antigay.

Istilah Kunci:

Homofobia: Ketakutan dan kebencian adalah istilah kuncinya. Heteroseksisme: Dominasi dalam istilah kunci.

Kesopanan Gambar:

  1. Merayakan pernikahan sesama jenis di Lexington Pride Festival 2015 Oleh FloNight (Sydney Poore) – Karya sendiri,[CC BY-SA 4.0] via Commons
  2. Homofobia-Diskriminasi-NoDiversity-03 Oleh Tim Internasional Pusat Pendidikan Kurt Löwenstein dari Jerman (qe07 (3)) [CC BY 2.0], melalui Wikimedia Commons