Olahraga & Kebugaran

Modal Sosial dan Budaya dalam Orang, pengertian, perbedaan

Perbedaan Utama – Modal Sosial & Budaya 

Modal sosial dan budaya merupakan dua jenis modal yang diidentifikasi oleh Pierre Bourdieu. Modal sosial, merupakan istilah yang mengacu pada sumber daya yang diperoleh dengan menjadi bagian dari jaringan hubungan sosial.

Modal budaya adalah aset sosial yang mempromosikan mobilitas sosial di luar sarana ekonomi. Inilah perbedaan utama antara modal sosial dan budaya.

Pengertian Modal Sosial

Bourdieu menjelaskan modal sosial sebagai “agregat dari sumber daya aktual atau potensial yang terkait dengan kepemilikan jaringan yang tahan lama dari hubungan yang kurang lebih terlembagakan dari saling mengenal dan pengakuan.” Ini umumnya, merupakan istilah yang mengacu pada sumber daya yang kita peroleh dari menjadi bagian dari jaringan hubungan sosial, yang meliputi keanggotaan kelompok. Menurut Bourdieu, modal sosial adalah sesuatu yang harus diperoleh.

Penulis Lyda Hanifan menggambarkan modal sosial sebagai “aset berwujud [yang] diperhitungkan paling banyak dalam kehidupan sehari-hari orang: yaitu niat baik, persekutuan, simpati, dan hubungan sosial di antara individu dan keluarga yang membentuk unit sosial”

Seperti yang terlihat dari uraian di atas, ada berbagai definisi untuk modal sosial. Meskipun terdapat banyak perdebatan mengenai berbagai jenis modal sosial, tiga kategori berikut diterima sebagai subtipe modal sosial.

Obligasi – Ikatan antara orang-orang berdasarkan identitas umum. Contohnya termasuk teman dekat, anggota keluarga atau orang yang memiliki etnis, agama yang sama, dll.

Bridges – Koneksi yang melampaui kesamaan/identitas bersama. Contohnya termasuk teman jauh dan kolega.

Keterkaitan – Tautan ke orang lebih jauh ke atas atau ke bawah tangga sosial

Pengertian Modal Budaya

Modal budaya, merupakan istilah yang mengacu pada konsep sosiologis yang pertama kali diperkenalkan oleh sosiolog Pierre Bourdieu. Modal budaya adalah aset sosial non-finansial yang mempromosikan mobilitas sosial di luar sarana ekonomi.

Ini adalah bentuk keterampilan, pendidikan, pengetahuan, dan keunggulan yang dimiliki oleh seseorang yang memberinya status yang lebih tinggi di masyarakat. Bourdieu juga mengklaim bahwa modal budaya berbanding lurus dengan modal ekonomi; orang lebih mungkin mendapatkan lebih banyak modal budaya ketika orang tua mereka memiliki lebih banyak modal ekonomi.

Bourdieu juga mengusulkan tiga subtipe modal budaya: diwujudkan, diobjekkan, dan dilembagakan. Terwujud – Modal budaya yang terkandung terdiri dari pengetahuan dan keterampilan yang kita peroleh dari waktu ke waktu, melalui pendidikan dan sosialisasi yang ada di dalam diri kita.

Diobjektifikasi – Modal budaya yang diobjektifkan terdiri dari benda-benda material seperti karya seni, dan pakaian. Dilembagakan – Modal budaya yang dilembagakan terdiri dari penerimaan atau pengakuan institusional dalam bentuk kualifikasi dan kredensial akademik.

Apa perbedaan antara Modal Sosial dan Budaya?

Definisi:

Modal Sosial: Modal sosial, merupakan istilah yang mengacu pada sumber daya yang diperoleh dari menjadi bagian dari jaringan hubungan sosial. Modal Budaya: Modal budaya adalah aset sosial yang mempromosikan mobilitas sosial di luar sarana ekonomi.

Modal Ekonomis:

Modal Sosial: Modal sosial tidak terkait langsung dengan modal ekonomi. Modal Budaya: Modal budaya berbanding lurus dengan modal ekonomi.

Subtipe:

Modal Sosial: Modal sosial terdiri dari ikatan, jembatan, dan keterkaitan. Modal Budaya: Modal budaya terdiri dari modal yang diwujudkan, diobjekkan, dan dilembagakan.

Gambar milik: Pixabay