Pembagian Sumber Sejarah Berdasarkan Beberapa Sudut Pandang

Sejarah merupakan hal yang sangat kompleks untuk dipelajari. Namun, sejarah memang sangat perlu dipahami dan dipelajari oleh generasi sekarang untuk dijadikan sebagai pengetahuan dan salah satu acuan dalam melakukan sesuatu. Dengan sifat sejarah yang begitu kompleks, maka dalam mempelajarinya pun tentu dibedakan menjadi beberapa bagian, salah satunya adalah sumber sejarah.

Meskipun sumber sejarah merupakan salah satu cabang dalam ilmu sejarah, sumber sejarah ini pun masih dibagi menjadi beberapa sudut pandang. Adanya sudut pandang ini untuk mempermudah dalam membedakan sumber sejarah satu dengan sumber sejarah lainnya, agar dapat dikelompokkan sesuai dengan kebutuhan masing-masing dan mempermudah dalam mempelajari sejarah tersebut.

Sumber Sejarah Berdasarkan Bentuk dan Wujud

Sudut pandang sumber sejarah yang pertama adalah sumber sejarah yang digolongkan berdasarkan  bentuk dan wujud dari sejarah itu sendiri. Jika berdasarkan bentuk dan wujud, maka sejarah bisa dibedakan menjadi sumber tertulis, sumber lisan, serta sumber benda. Ketika jenis sumber ini memiki pengimplementasian masing-masing.

Misalnya, untuk sejarah yang diulas dari seseorang yang masih hidup dan dijadikan sebagai saksi sejarah, maka itu adalah sumber sejarah berupa sumber lisan. Bila ditemukan dalam bentuk benda peninggalan seperti candi atau kapak, maka ini adalah contoh dari sumber benda atau sumber artefak. Sedangkan untuk sejarah yang didapatkan dari surat atau prasasti peninggalan, berarti itu adalah salah satu contoh dari sumber tertulis.

Sumber Sejarah Berdasarkan Sifatnya

Sedangkan berdasarkan  sifatnya, sumber-sumber sejarah bisa dibedakan menjadi sumber primer, tersier, dan sekunder. Sumber primer merupakan sumber utama dari sejarah tersebut, yang menjadi bukti langsung dari sebuah peristiwa sejarah, seperti arsip-arsip penting yang masih disimpan sejak zaman dahulu. Sedangkan untuk sumber sekunder adalah sumber sejarah yang disampaikan melalui perantara dan perantara tersebut tidak memiliki hubungan secara langsung dengan peristiwa sejarah yang sedang dibicarakan.

Untuk sumber tersier merupakan sumber yang didapat dari orang ketiga yang mempelajari sejarah tersebut dengan baik, seperti sumber sejarah yang didapatkan dari kegiatan wawancara dengan ahli sejarah.

Loading...
Loading...

Artikel terkait lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *