Pengaruh Ion Sejenis Terhadap Kelarutan

Pengaruh Ion Sejenis digunakan untuk menggambarkan efek pada kesetimbangan yang melibatkan zat yang menambahkan ion yang merupakan bagian dari kesetimbangan.

Produk kelarutan Ksp adalah konstanta kesetimbangan dalam kesetimbangan hetergeneous (yaitu, antara dua fase yang berbeda). Jika beberapa garam ada dalam suatu sistem, semuanya terionisasi dalam larutan. Jika garam mengandung kation atau anion umum, garam ini berkontribusi terhadap konsentrasi ion bersama. Kontribusi dari semua garam harus dimasukkan dalam perhitungan konsentrasi ion bersama. Misalnya, larutan yang mengandung natrium klorida dan kalium klorida akan memiliki hubungan berikut:

[Na+]+[K+]=[Cl]

Pertimbangan keseimbangan muatan atau keseimbangan massa atau keduanya mengarah pada kesimpulan yang sama.

Pengaruh Ion Sejenis Terhadap Kelarutan

Adanya ion sekutu akan mempengaruhi kelarutan. Ion sekutu ialah ion yang juga merupakan salah satu bahan endapan. Pada umumnya dapat dikatakan bahwa kelarutan suatu endapan akan berkurang banyak sekali jika salah satu ion sekutu terdapat dalam jumlah berlebihan, meskipun efek ini diimbangi dengan pembentukan suatu kompleks yang dapat larut.

Sejauh ini telah dibahas kelarutan elektrolit dalam air murni yang ion-ionnya hanya berasal dari satu sumber, yaitu dari elektrolit padat. namun seringkali terdapat sumber lain dari ion yang senama (sejenis) dalam larutan.

Agar anda dapat memahami pengaruh ion sejenis dalam kelarutan suatu zat maka perhatikan ilustrasi berikut: Apabila anda mempunyai sebuah keranjang dan beberapa bola

Kemudian anda akan mengisi keranjang tersebut dengan bola merah hingga keranjang tersebut penuh berisi bola, dan ternyata untuk memenuhi keranjang tersebut diperlukan 8 buah bola merah. Artinya dapat dikatakan bahwa kapasitas keranjang dalam keadaan kosong dapat terisi oleh 8 buah bola merah. Bagaimana apabila keadaan awalnya keranjang tersebut tidak kosong melainkan sudah terdapat 4 buah bola merah di dalamnya? Tentu saja dari kapasitas keranjang kita yang telah kita ketahui maka kita hanya dapat memasukan 4 bola merah lagi ke dalam keranjang tersebut.

Apa artinya? Apabila di dalam keranjang sudah terdapat 4 bola merah maka bola merah yang bisa diisikan ke dalam keranjang adalah 4 buah lagi sesuai dengan kapasitas keranjang yang hanya muat 8 buah bola merah.

Disinlah konsep ion sejenis dalam kelarutan suatu zat dapat lebih mudah dipahami. Apabila di kelarutan AgOH didalam air adalah x M, maka kelarutannya dalam larutan NaOH atau larutan AgNO3 tidak akan sebesar x M akan tetapi akan lebih kecil disbanding x M mengingat adanya ion sejenis yaitu OH- dan Ag+.
Jadi adannya ion sejenis di dalam larutan akan memperkecil kelarutan suatu zat tersebut.

Kelarutan zat AB dalam larutan yang mengandung ion sejenis
AB(s) → A+ (aq) + B- aq)
s →           n     .s        s
Larutan AX :
AX(aq) → A+(aq) + X-(aq)
b → b b
maka dari kedua persamaan reaksi di atas: [A+] = s + b = b, karena nilai s cukup kecil bila dibandingkan terhadap nilai b sehingga dapat diabaikan. B-1] = s
Jadi : Ksp AB = b . s

Contoh :

Bila diketahui Ksp AgCl = 10-10, berapa mol kelarutan (s) maksimum AgCl dalam 1 liter larutan 0.1 M NaCl ?

Jawab:
AgCl(s) → Ag+(aq) + Cl-(aq)
s → s s
NaCl(aq) ĺ Na+(aq) + Cl-(aq)
Ksp AgCl = [Ag+] [Cl-]
= s . 10-1
Maka,
s = 10-10/10-1
= 10-9 mol/liter

Dari contoh di atas kita dapat menarik kesimpulan bahwa makin besar konsentrasi ion sojenis maka makin kecil kelarutan elektrolitnya.

Perubahan Kelarutan Akibat Ion Senama

Kelarutan garam dalam larutan yang telah mengandung elektrolit lain dengan ion yang sama dengan salah satu ion garam tersebut, akan lebih kecil dari kelarutan garam dalam air murni.
Yang tidak berubah adalah Ksp garam tersebut.

Contoh:

AgCl dilarutkan dalam larutan NaCl 0,1 M.
Dalam larutan ini, terjadi reaksi ionisasi NaCl dan AgCl.

NaCl → Na+(aq) + Cl-(aq)
AgCl(s) → Ag+(aq) + Cl-(aq)

Kesetimbangan kelarutan yang digambarkan dalam persamaan ionisasi yang terakhir, bergeser ke kiri akibat kehadiran ion Cl- yang dihasilkan dari ionisasi sempurna garam NaCl.

Hal ini menyebabkan kelarutan AgCl lebih kecil dari kelarutannya dalam air murni.