Pengaruh Karbon Monoksida Pada Tubuh Manusia

Paparan Karbon Monoksida

Karbon monoksida tak terlihat, dan tidak berbau . Menurut Environmental Protection Agency (EPA), Karbon monoksida dapat membu.nuh seseorang dalam beberapa menit. Bagaimana gas mematikan seperti ini berada di sekitar rumah kita? Jawabannya sederhana: ketika kita memakai bahan bakar, baik gas, minyak tanah atau bahkan kayu dibakar, karbon monoksida dilepaskan ke udara. Hal ini dapat membahayakan kondisi udara di dalam rumah atau bangunan dengan ventilasi yang buruk. pencegahan adalah kunci untuk menghindari keracunan karbon monoksida.

Pengaruh Karbon Monoksida PadaTubuh Manusia

Pengaruh Karbon Monoksida PadaTubuh Manusia

Gejala Keracunan Karbon Monoksida
Tingginya tingkat karbon monoksida dapat mematikan dalam hitungan menit, dan gejalanya muncul dengan cepat: ketidaksadaran diikuti oleh kematian. Hemoglobin yang merupakan pigmen merah dalam sel darah merah bertugas membawa oksigen ke berbagai jaringan tubuh. Saat seseorang menghisap karbon monoksida, alih-alih oksigen, hemoglobin justru mengikat karbon monoksida dan mengalirkannya ke seluruh tubuh. Hemoglobin yang berikatan dengan karbon monoksida lantas membentuk senyawa yang disebut carboxyhemoglobin. Ini adalah senyawa yang diyakini menjadi penyebab utama keracunan karbon monoksida. Hemoglobin yang justru berikatan dengan karbon monoksida membuat tubuh perlahan-lahan kekurangan oksigen. Segala macam proses kimia pada jaringan tubuh yang kekurangan oksigen akan terhambat. Hal ini menciptakan kondisi yang dikenal sebagai cedera hipoksia pada jaringan.

Keracunan karbon monoksida dapat dideteksi dengan gejala-gejala sebagai berikut:

  • Sakit kepala
  • Pusing
  • Mual
  • Nyeri dada
  • Sesak napas
  • Muntah
  • Nyeri perut
  • Kantuk
  • Pingsan
  • Kejang

Pengobatan

orang yang mengalami keracunan karbon monoksida harus pindah dari daerah tersebut ke tempat dengan cukup pasokan udara segar. Jika seseorang berhenti bernapas, CPR (cardiopulmonary resuscitation) mungkin harus diberikan. Setiap orang harus dites apakah benar mengalami keracunan karbon monoksida untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Penanganan akan meliputi:

  1. Memberikan oksigen dosis tinggi menggunakan masker wajah dari tabung oksigen. Oksigen kadar tinggi akan membantu karbon monoksida untuk memisahkan diri dari hemoglobin.
  2. Ketika seseorang menghirup karbon monoksida dosis tinggi dan menderita keracunan berat, dosis oksigen yang lebih tinggi harus diberikan menggunakan ruang hiperbarik. Terapi oksigen hiperbarik ditujukan untuk mempercepat proses penguraian ikatan carboxyhemoglobin. Oksigen hiperbarik juga akan langsung menyediakan oksigen ke seluruh jaringan tubuh.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *