Pengelompokan Kebutuhan Menurut Tingkat Intensitasnya

Pengelompokan Kebutuhan Manusia (Pokok, Tambahan, dan Mewah)

Kebutuhan manusia sangat beragam dan bermacam sekali, karena kebutuhan manusia yang satu dengan kebutuhan manusia yang satunya lagi bisa saja berbeda. Maka dari itu wajar saja apabila akan ada pembagian atau juga pengelompokan yang dibuat dan juga yang akan dijelaskan secara rinci. Maka dari itu untuk bisa mengetahui kebutuhan yang beragam dari manusia maka bisa saja langsung digolongkan berdasarkan tingkat intensitas atau tingkat kepentinganya.

Dalam tingkat hal kepentingan, kebutuhan manusia akan dibagi lagi menjadi 3, yaitu kebutuhan pokok, kebutuhan tambahan dan juga kebutuhan mewah. Untuk kebutuhan pokok yaitu salah satu kebutuhan yang harus dipenuhi agar anda bisa melangsungkan hidup.  Sedangkan untuk kebutuhan tambahan yaitu merupakan suatu kebutuhan pelengkap, sehingga tak masalah apabila anda tidak bisa untuk memenuhinya, namun akan menjadi lebih baik apabila anda bisa untuk memenuhinya.

Kemudian untuk yang kebutuhan mewah yaitu suatu kebutuhan yang akan mempertinggi gensi seseorang, sehingga kebutuhan ini lebih dikenal dengan kebutuhan mewah. Akan tetapi yang namanya kebutuhan mewah tidak memiliki nilai ketetapan, karena suatu saat ia bisa saja berubah menjadi kebutuhan tambahan atau bahkan juga kebutuhan utama yang akan dikarenakan oleh beberapa hal seperti taraf hidup manusia yang akan terus mengalami peningkatan.

Kemudian juga meningkatnya tingkat perekonomian pada masyarakat, kemudin pendapatan masyarakat yang juga meningkat. Kemudian kemajuan IPTEK atau ilmu pengetahun dan teknologi serta adanya suatu perkembangan kebudayaan atau juga peradaban manusia yang akan mendatang. Itulah kiranya pengelompokan kebutuhan manusia yang akan diukur dari tingkat intensitasnya atau tingkat kepentinganya.

Pengelompokan Kebutuhan Manusia

Pengelompokan Kebutuhan Manusia

Kemudian ada juga salah satu hal yang harus anda pahami bahwa pembagian kebutuhan tersebut akan sangat berkaitan dengan yang namanya kelangsungan hidup manusia. Yang mana artinya kebutuhan tersebut akan sangat erat hubunganya dengan kebutuhan primer yang akan terus berlangsung. Apabila hubungan tersebut bisa semakin jauh maka bisa saja kebutuhan tersebut menjadi kebutuhan mewah dan juga tambahan. Sehingga bisa dinilai bahwa segala kebutuhan ini bukanlah hal  yang tetap dan pasti.