Pengertian Aposematisme

Aposematisme, atau tanda peringatan bagi predator, adalah kemampuan adaptif yang digunakan oleh hewan dan beberapa tumbuhan sebagai mekanisme alami, mengungkapkan melalui warna-warna cerah yang ditekankan oleh tubuh potensi pertahanannya melalui racun atau zat berbahaya yang disintesis dan disekresikan oleh mangsa, menghirup atau menghembuskan “racun” saat dalam bahaya.

Di antara warna-warna, yang paling menonjol adalah: merah, kuning, hijau, biru dan hitam bersama-sama dengan putih, menutupi permukaan tubuh hewan secara seragam dengan hanya satu dari warna-warna ini, atau membentuk variasi dari kombinasi di antara mereka:

  • Merah, hitam dan kuning
  • Merah dan kuning
  • Merah dan hitam
  • Hitam dan putih

Mangsa dengan fitur ini menyebabkan peringatan kepada predatornya, yang bahkan menyerah pada kemungkinan serangan. Secara evolusi, organisme pemangsa mulai menghindari hewan-hewan ini, mengidentifikasi risiko yang ditimbulkan ketika mereka menelan mereka, harus memuntahkan mereka.

Kasus yang paling representatif dapat dibuktikan dengan pola warna ular karang yang sebenarnya (Genus Micrurus), dan juga disalin (mimikri) oleh ular karang palsu, yang memanfaatkan keadaan ini untuk melarikan diri dari pemangsa.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *