Pengertian Campuran Homogen

Campuran homogen memiliki sifat kebalikan dari campuran heterogen dan bisa dilihat pada kehidupan sehari-hari seperti halnya kopi yang dicampur air, sebagaimana yang akan dijelaskan pada uraian berikut ini. Maka dari itu untuk mengetahuinya lebih lanjut lagi silahkan simak simak uraiannya semoga bermanfaat!

Campuran homogen dalam istilah ilmu kimia merupakan campuran dua senyawa atau lebih yang membentuk satu fasa (satu wujud). Definisi yang lebih dalam lagi ialah jika kita memiliki campuran homogen dalam sebuah gelas, kemudian kita ambil dalam setengahnya, akan selalu mengandung semua senyawa dalam jumlah setengah dari total seluruhnya dalam gelas, begitu  ketika kita memiliki satu tetes.   Ini berlawanan dengan sifat campuran yang heterogen.

Contoh sederhananya ialah air laut. Jika kalian memiliki satu gelas air laut, maka pasti mengandung air dan garam. Ketika kalian ambil setengah gelas dari air laut tersebut, dalam setengah bagian itu akan mengandung setengah garam dari jumlah satu gelas dan setengah jumlah air dari seluruhnya.

Pun jika kalian memiliki setetes air laut, kemudian kalian ambil setengah tetesnya maka setengah tetes ini mengandung garam setengah dari total satu tetes air laut.

Contoh lainnya ialah jika kalian memiliki mentega dalam satu sendok. Dimana mentega mengandung protein dan lemak. Maka jika kalian ambil setengah sendoknya kalian akan mendapatkan setengah dari jumlah protein dalam satu sendok dan setengah lemak dari jumlah satu sendoknya.

Contoh Campuran Homogen Dalam Kehidupan Sehari-Hari

Larutan (cair)

  1. Air.
    Air, dalam konteks kehidupan sehari-hari, umumnya memiliki banyak campuran mineral dan yang terlarut di dalamnya. Jika diamati terus menerus, air akan tetap berada dalam satu fasa, tidak akan terpisahkan dengan mineral yang terlarut di dalamnya. Maka dalam lingkup kehidupan sehari-hari, air merupakan campuran homogen.
  2. Segelas Kopi.
    Kopi yang dimaksud disini ialah segelas kopi yang telah melalui penyaringan. Setelah disaring kita akan mendapatkan segelas kopi dalam satu fasa. Cairan berwarna hitam ini bercampur rata membentuk satu fasa.
 kp

campuran homogen cair

  1. Susu.

Susu merupakan salah satu campuran homogen yang paling mudah ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Walaupun susu merupakan koloid, namun laktosa dalam susu bercampur rata dengan air dan senyawa lainnya sehingga membentuk satu fasa. Ini membuat susu tergolong dalam larutan homogen.

Padatan

  1. Margarin.
    Margarin merupakan salah satu padatan homogen yang paling mudah ditemui. Margarin mengandung beberapa senyawa kimia di dalamnya dan membentuk satu fasa padat. Seperti halnya mentega pada contoh sebelumnya, logika yang sama berlaku pada margarin.
 mgrn
campuran homogen padat
  1. Metal Alloy  (Campuran Logam)

Banyak sekali Metal Alloy yang digunakan sebagai material dalam industri. Kebanyakan logam yang digunakan dalam industri merupakan campuran dari dua logam atau lebih, hal ini dilakukan untuk mendapatkan sifat yang unik dari dua logam atau lebih tersebut.

Gas

  1. Udara.
    Udara merupakan campuran dari beberapa gas. Komposisi terbesar dari udara ialah Oksigen dan Nitrogen. Dalam udara, oksigen dan nitrogen bercampur merata membentuk satu fasa gas.
 gas

campuran homogen gas

  1. LPG.
    LPG 3kg ataupun 6kg yang ada di rumahmu merupakan campuran dari propana, etana dan gas alam lainnya. Campuran ini membentuk satu fasa dan tak dapat dibedakan. Inilah sebabnya LPG dirumahmu memenuhi kriteria sebagai campuran yang homogen.

Seperti yang aku katakan diatas, mempelajari campuran homogen merupakan salah satu bagian penting dalam ilmu kimia, terutama masalah teknik-teknik pemisahan campuran.
Sangat banyak contoh lainnya yang bisa kalian lihat dalam kehidupan sehari, hari. Kokakola, Petsi Blue, baja, dan parfum juga merupakan contoh campuran homogen lainnya.

Loading...