Pengertian dan Contoh Kohesi pada Air

Kohesi mengacu pada daya tarik molekul untuk molekul lain dari jenis yang sama, dan molekul air ada yang kuat kekuatan kohesifnya berkat kemampuan mereka untuk membentuk ikatan hidrogen dengan satu sama lain. Kohesi dalam air adalah sifat yang membuat molekul air saling tarik satu sama lain.

Dan pada kesempatan ini pengertian kohesi akan menjadi topik bahasan dalam artikel di bawah ini. Mudah-mudah bisa memberikan pencerahan bagi yang membacanya.

Pengertian dan Contoh Kohesi pada Air

Kohesi dan Adhesi merupakan bentuk gaya tarik menarik antar partikel. Ikatan antar partikel zat tidak hanya terjadi pada zat yang sama. Tetapi dapat juga terjadi pada dua zat yang berbeda. Ikatan yang terjadi merupakan gaya tarik-menarik antar partikel. Gaya tarik antar partikel dibedakan menjadi dua, yaitu gaya kohesi dan gaya adhesi.

Pengertian Gaya Kohesi

Gaya kohesi adalah gaya tarikmenarik dua partikel atau lebih dari partikel yang sejenis. Mengakibatkan sebuah zat tidak dapat menempel pada zat yang lain. Contoh: Air tidak dapat menempel pada daun talas.

Konsep kohesi dan adhesi

Konsep kohesi dan adhesi

Contoh gaya kohesi, air tidak menempel pada daun talas

Contoh gaya kohesi, air tidak menempel pada daun talas

Setiap zat memiliki partikel-partikel yang senantiasa tarik-menarik. Akibat tarik-menarik itu terjadilah kohesi. Kohesi adalah gaya tarik-menarik antara partikel-partikel yang sejenis. Contohnya pada sebuah gelas terjadi tarik menarik antara partikel-partikel gelas, pada air terjadi tarik menarik antara partikel-partikel air, dan pada raksa terjadi tarik-menarik antara partikel-partikel raksa.

Loading…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *