Pengertian emulsi

Dalam kimia, emulsi adalah campuran dua komponen yang kurang lebih homogen dari dua cairan yang tidak larut, yaitu, mereka tidak bercampur satu sama lain secara sempurna. Emulsi terdiri dari satu fase dispersi cairan atau fasa dalam komponen lain.

Emulsi membentuk apa yang biasanya dikenal sebagai koloid. Meskipun kedua istilah ini sering digunakan secara sinonim, emulsi berbeda dari koloid lain karena mereka selalu terdiri dari fase cair.

Dua fase yang membentuk emulsi ini selalu berbeda:

Fase kontinu adalah yang dominan pada komponen lain, yaitu, fase di mana fase terdispersi tersebar.

Fase terdisfersi merupakan minoritas di depan komponen yang lain, yaitu yang tersebar di dalamnya.

Karena fenomena kimia dan fisika yang berbeda, emulsi selalu cenderung berwarna putih, kecuali emulsi yang diencerkan (kemudian cenderung biru) atau terrkonsentrasi (cenderung kuning). Keduanya dibedakan dari gradien konsentrasi satu fase dalam fasa lain.

Banyak emulsi terbentuk karena adanya zat pengemulsi, yaitu partikel yang memfasilitasi atau mendukung pembentukan emulsi antara zat yang biasanya jauh lebih rumit untuk membentuk emulsi sendiri.

Dengan cara yang sama, agen pengemulsi atau pengemulsi adalah zat yang menstabilkan jenis campuran ini mencegah fase-fase dari pendispersi, bertindak sebagai bahan pengikat.

Emulsi dapat terdiri dari berbagai jenis:

  • Emulsi langsung adalah yang menggabungkan fase dispersi lipofilik (tertarik oleh lemak) dan fase hidrofilik kontinu (tertarik oleh air).
  • Emulsi terbalik adalah yang menggabungkan fase terdispersi hidrofilik dan fase kontinu lipofilik, yaitu kebalikan dari fase langsung.
  • emulsi berganda, mereka dengan emulsi terbalik sebagai fase terdispersi, dan cairan berair sebagai fase kontinu.

Contoh emulsi kimia

Beberapa contoh emulsi yang umum dikenal dalam kehidupan sehari-hari adalah:

  • Susu (emulsi air dan lemak hewani)
  • Mayones (emulsi air dan minyak)
  • Saus (emulsi minyak dan cuka)
  • Minyak bumi (emulsi hidrokarbon)
  • Es krim (susu dan emulsi air yang hampir beku)
  • Mentega (emulsi susu dan minyak)
  • Bitumen atau aspal (emulsi hidrokarbon)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *