Pengertian Etika

Etika adalah salah satu cabang utama filsafat yang mencakup perilaku yang benar dan kehidupan yang baik. Cakupan etis lebih luas dari apa yang benar dan salah seperti yang sering dipikirkan.

Salah satu aspek utama etika adalah “kehidupan yang baik”, yang berharga atau memuaskan, yang dianggap lebih penting daripada perilaku moral oleh banyak filsuf.

Salah satu masalah utama dalam etika adalah pencarian sumum bonum , “kebaikan terbaik”. Tindakan yang benar dikatakan mengarah pada yang terbaik, sementara tindakan tidak bermoral dicegah.

Etika berhubungan dengan konsep moral seperti baik, jahat, benar, salah, tugas, tanggung jawab, keadilan; yaitu, analisis konsep semacam itu dan pembenaran pertimbangan (pernyataan, klaim) yang melibatkan konsep-konsep tersebut.

Etika adalah teori tentang perilaku yang benar dalam kehidupan yang baik daripada praktik.

Etika mempelajari fakta, menganalisisnya, dan menentukan perilaku apa sebenarnya.

Etika tidak berpegang pada apa yang disebut “sanksi ilahi” atau “wahyu Allah” dalam jawaban akhir atau menyelesaikan masalah moral tertentu. Etika berbeda dari agama.

Pengertian

Pengertian Etika merupakan suatu norma yang digunakan individu di lingkungan komunitasnya yang dijadikan sebagai pedoman dalam berperilaku terkait dengan sifat baik dan buruk. Kata etika berasal dari bahasa Yunani kuno, yaitu “Ethikos” yang artinya sesuatu yang timbul dari suatu kebiasaan sesesorang. Etika juga dapat diartikan suatu ilmu tentang kesusilaan dan perilaku manusia dengan sesama yang menyangkut prinsip dan aturan.

Pengertian Menurut Para Ahli

Berikut ini adalah beberapa pengertian Etika menurut para ahli.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), Etika adalah suatu ilmu yang mempelajari baik dan buruk, hak dan kewajiban moral mengenai benar dan salah yang dianut masyarakat.

  • DR. James J. Spillane SJ. Menurut DR. James, Pengertian Etika adalah memperhatikan suatu tingkah laku manusia di dalam mengambil keputusan yang berhubungan dengan moral.
  • W. J. S. Poerwadarminto. Menurut W. J. S. Poerwadarminto, Pengertian Etika adalah suatu ilmu pengetahuan tentang perilaku atau perbuatan seseorang bersifat baik maupun buruk dalam berbicara.
  • W. J. S. Poerwadarminto. Menurut Poerwadarminto, Pengertian Etika adalah ilmu pengetahuan tentang suatu perilaku atau perbuatan manusia yang dilihat dari sisi baik dan buruknya yang sejauh mana dapat ditentukan oleh akal manusia.
  • K. Bertens. Menurut K. Bertens, Pengertian Etika adalah suatu nilai atau norma yang menjadi acuahn bagi masyarakat secara individu maupun kelompok yang mengolah semua tingkah laku mereka.
  • H. A. Mustafa. Menurut H. A. Mustafa, Pengertian Etika adalah suatu ilmu pengetahuan yang menyelidiki suatu perilaku seseorang baik dan yang buruk dengan memperhatikan perbuatan meraka dengan akal pikirnya.
  • rs. H. Burhanudin Salam. Menurut Drs. H. Burhanudin Salam, Pengertian Etika adalah sebuah cabang ilmu filsafat yang membicarakan perihal suatu nilai-nilai serta norma yang dapat menentukan suatu perilaku manusia ke dalam kehidupannya.

Ciri-Ciri etika

Berikut ini adalah ciri-ciri etika, antara lain :

  • Etika terdapat cara pandang dari sisi batiniah seseorang manusia.
  • Etika berkaitan sangat erat dengan perilaku manusia.
  • Etika tetap berlaku walaupun orang lain tidak ada yang menyaksikan.
  • Etika sifatnya mutlak.

Jenis-Jenis etika

Ada tiga jenis etika secara umum, antara lain adalah :

  • Etika Filosofis. Etika filosofis adalah etika yang menguraikan pokok-pokok dari etika atau moral yang dilakukan oleh seseorang.
  • Etika Teologis. Etika teologis adalah etika yang mengajarkan nilai atau norma baik maupun buruk berdasarkan agama atau ada istiadat.
  • Etika Sosiologis. Etika sosiologi adalah memberikan keselamatan dan kesejahteraan kehidupan bagi masyarakat tentang hubungan dengan satu orang ke orang lain.

Fungsi etika

Berikut ini ada tiga fungsi utama dari etika, adalah :

  • Tempat mendapatkan orientasi kritis dari suatu moralitas yang membingungkan.
  • Untuk menunjukan suatu keterampilan intelektual
  • Untuk mengambil suatu sikap yang wajar dalam suasana pluralisme.

Sedangkan Manfaat dari Etika adalah :

  • Etika dapat membedakan yang mana yang tidak boleh dirubah dan yang mana yang boleh dirubah.
  • Etika dapat menyelesaikan masalah-masalah moralitas yang membingungkan dalam bermasyarakat.
  • Etika dapat menggunakan suatu nalar sebagai dasar pijakan.
  • Etika dapat menyelidiki suatu masalah sampai ke akar-akarnya.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *