Pengertian genotipe dan stereotip

Genotipe adalah istilah yang mengacu pada seluruh himpunan gen dalam sel, organisme, atau individu. Sebuah gen dengan karakter atau sifat tertentu mungkin ada dalam dua bentuk alel, salah satunya adalah dominan (misalnya A) dan yang lainnya adalah resesif (misalnya a). Berdasarkan hal ini, mungkin ada tiga genotipe yang mungkin untuk karakter tertentu: AA (homozigot dominan), Aa (heterozigot), dan aa (homozigot resesif).

Stereotip adalah kepercayaan atau harapan tentang karakteristik yang terkait dengan sekelompok orang. Stereotip sering terdiri dari deskripsi sifat, kemampuan dan minat, karakteristik fisik, dan perilaku peran yang diharapkan.

Contoh stereotip gender termasuk meyakini bahwa wanita lebih mungkin daripada pria dalam hal berikut:

  • pengasuhan (sifat positif),
  • rengekan (sifat negatif),
  • baik dengan anak-anak (minat dan kemampuan),
  • anggun (ciri fisik), dan
  • ibu rumah tangga (perilaku peran yang diharapkan).

Contoh lain stereotip gender termasuk meyakini bahwa pria lebih mungkin daripada wanita dalam hal:

  • independen (sifat positif),
  • sombong (sifat negatif),
  • pandai olahraga (minat dan kemampuan),
  • kuat secara fisik (ciri fisik), dan
  • manajer bisnis (perilaku peran yang diharapkan). (Deaux & Lewis, 1984).

Kita tahu bahwa stereotip tentang gender, ras, agama, seksualitas, dan kebangsaan, serta banyak kategori sosial lainnya ada di masyarakat kita. Apakah kita setuju dengan mereka atau tidak, kita menyadari stereotip positif dan negatif tentang berbagai kelompok orang. Pada saat yang sama bahwa stereotip lazim, sering kali ada kerahasiaan yang mengelilinginya.

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *