Pengertian Iklim Matahari

Iklim Matahari, disebut juga iklim garis lintang, karena didasarkan pada letak lintang suatu daerah di permukaan bumi, karena itu bisa dipahami juga iklim matahari adalah iklim yang didasarkan pada kedudukan dan pergesaran semu matahari terhadap tempat-tempat di muka bumi. Menurut iklim matahari, bumi dibagi menjadi empat daerah iklim:

  • Iklim tropis; Iklim yang berada di antara dua lintang balik utara dan selatan (23½º LU – 23½º LS). Di daerah ini suhu udara tinggi dan curah hujan juga tinggi.
  • Iklim subtropis; Iklim yang berada pada 23½º LU/LS – 40º LU/LS. Batas-batas yang tegas merupakan daerah peralihan dari daerah iklim tropis ke iklim sedang. Daerah yang berada pada iklim ini banyak dijumpai gurun pasir dan savanna.
  • Iklim Sedang; Iklim yang berada pada 40º LU/LS – 66½º LU/LS. Pada iklim sedang terdapat empat musim, yaitu: Musim dingin (winter) tidak begitu dingin, Musim panas (summer) tidak begitu panas, Jika hujan jatuh pada musim dingin atau musim panasnya kering, disebut iklim mediterania, dan Jika hujan jatuh pada musim panas atau musim dinginnya kering, disebut iklim tiongkok.
  • Iklim Dingin; Iklim yang berada pada 66½º LU/LS – 90º LU/LS. Pada daerah kutub, panjang siang hari di musim panas mencapai 24 jam dan sebaliknya pada musim dingin, periode siang dan malamnya 6 bulan sekali. Iklim dingin dibagi menjadi dua, yaitu iklim tundra dan iklim salju (iklim es).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *