Pengertian Indikator ekonomi dan manfaatnya

Indikator ekonomi adalah alat manajemen yang memungkinkan, melalui data statistik tertentu, untuk menganalisis situasi ekonomi suatu negara.

Karena sebagian besar digunakan secara universal, biasanya digunakan untuk membuat perbandingan antar negara, dalam istilah ekonomi.

Untuk apa indikator ekonomi?

Pentingnya indikator ekonomi adalah:

  • Mereka memungkinkan pengumpulan informasi tentang berbagai sektor ekonomi suatu negara untuk memahami situasi mereka dan apa yang mungkin terjadi pada kesehatan ekonomi mereka.
  • Mereka memfasilitasi perbandingan antara ekonomi negara yang berbeda. Demikian pula, informasi negatif tentang salah satunya dapat membahayakan kesehatan orang lain, jika hubungan komersial dipertahankan di sana.
  • Mereka berguna untuk memprediksi percepatan atau perlambatan ekonomi secara umum atau sektor tertentu.
  • Mereka merupakan alat bagi investor, karena mereka berfungsi sebagai termometer ekonomi dan memungkinkan analisis skenario yang lebih baik, sebelum memutuskan untuk menempatkan uang.

Indikator ekonomi utama

Meskipun ada banyak indikator ekonomi, yang paling banyak digunakan adalah sebagai berikut:

  • Produk Domestik Bruto: PDB mewakili nilai moneter dari semua barang dan jasa akhir yang diproduksi di suatu negara selama periode satu tahun. Ini terdiri dari cara mengukur pertumbuhan ekonomi suatu negara.
  • Tingkat inflasi: indikator ini mengukur kenaikan harga barang dan jasa yang berkelanjutan dan umum di suatu negara. Untuk mengetahui daya beli penduduk yang diukur berdasarkan barang yang dapat diperoleh, sesuai dengan tingkat pendapatan. Jika indeks harga konsumen (CPI) yang menunjukkan tingkat harga umum lebih tinggi dari pendapatan, daya beli masyarakat akan menurun.
  • Tingkat pengangguran: ini mengukur tingkat pengangguran dalam kaitannya dengan penduduk yang aktif secara ekonomi (jumlah orang usia kerja, yang memiliki pekerjaan berbayar atau yang berharap memperolehnya dalam jangka pendek). Angka ini kemudian menunjukkan potensi produktif suatu negara.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *