Pengertian inersia dalam fisika

Pernahkah Anda melihat seseorang melakukan trik taplak meja? Orang tersebut menarik taplak meja dari meja tetapi bisa menjaga barang-barang tetap ada di atas meja. Bagaimana mereka bisa melakukan trik ini? Jawabannya adalah inersia, prinsip dasar dalam fisika.

Inersia adalah kecenderungan dari setiap benda untuk menolak perubahan dalam keadaan geraknya, kecuali dipaksa oleh gaya eksternal untuk melakukannya. Suatu benda dikatakan memiliki inersia diam saat diam dan setiap perubahan dalam keadaan ini hanya dapat dibawa oleh gaya eksternal ke benda. Benda ini tidak bisa mulai bergerak sendiri saat sedang diam. Demikian pula, benda yang sedang bergerak memiliki inersia gerak. Ia tidak dapat berhenti jika tidak ada gaya eksternal yang menghalaunya untuk menghentikan pergerakannya.inersia

Inersia dan hukum gerak pertama Newton

Konsep inersia pertama kali dirasakan oleh Galileo tetapi disempurnakan dan disajikan kepada dunia oleh Newton dalam bukunya. Newton berpendapat bahwa semua benda cenderung menolak perubahan dalam keadaan gerak atau diam berdasarkan massa mereka. Awalnya, diyakini bahwa keadaan diam benda adalah konsekuensi alami yang tidak memerlukan penjelasan apa pun. Tetapi Newton memberikan kejelasan dengan menyatukan konsep diam dan bergerak dengan bantuan kelembaman atau inersia. Meskipun, Newton menganggap inersia sebagai penyebab fenomena tersebut, tetapi ia tidak pernah benar-benar menganggap inersia sebagai fenomena itu sendiri yang membantu benda menolak perubahan.

Sifat bawaan materi

Inersia adalah kualitas bawaan dari setiap benda berdasarkan massanya. Semakin banyak massa yang dimiliki suatu benda, semakin besar ia akan menolak perubahan dalam kondisi gerak atau diamnya. Dengan cara ini dapat dilihat bagaimana inersia terkait dengan momentum suatu benda. Di Yunani kuno, Aristoteles percaya bahwa benda hanya bergerak selama ada kekuatan eksternal yang terus-menerus diterapkan pada mereka. Tanpa penerapan kekuatan semacam itu, benda akan berhenti bergerak. Tetapi kesimpulan ini tidak memperhitungkan gesekan yang disebabkan oleh udara dan permukaan bidang karena Aristoteles tidak menyadari gaya resistif ini.

Massa inersia

Secara historis, inersia dianggap sebagai kapasitas suatu benda untuk mempertahankan momentum yang dimilikinya. Tetapi fisikawan tidak menganggap definisi ini sebagai penjelasan yang memadai tentang inersia. Misalkan Anda sedang mengamati bola bergulir di tanah melalui kamera. Anda juga bergerak dengan bola dengan kecepatan yang sama di troli tetapi Anda tidak menyadari gerakan Anda. Anda akan berpikir bahwa bola itu sebenarnya tidak bergerak. Untuk tetap dalam kondisi ini, bola tidak memerlukan sifat bawaan apa pun. Tapi inersia diperlukan saat bola ingin menahan perubahan kecepatannya. Jadi fisikawan memilih untuk mendefinisikan inersia sebagai ukuran seberapa sulit atau mudahnya untuk membawa perubahan dalam kecepatan benda daripada sebagai kapasitas benda untuk mempertahankan momentum.

Loading…

Artikel terkait