Pengertian Kalor

Kalor adalah jenis energi yang dihasilkan oleh getaran molekul dan yang menyebabkan suhu naik, pelebaran tubuh, leleh padatan, dan penguapan cairan. Secara umum, kalor adalah suhu yang meningkat di lingkungan atau di dalam tubuh.

Kalor jenis

Kalor jenis adalah jumlah kalor yang perlu disuplai ke satuan massa suatu zat untuk meningkatkan suhu dalam satu satuan. Besaran fisik ini diwakili dengan cara ini: ‘c’. Rumus yang digunakan untuk menemukan panas spesifik adalah pembagian antara kapasitas panas dan massa zat (c = C / m).

Kalor lebur

Kalor lebur adalah jumlah kalor yang ditransfer ke satu satuan massa suatu zat untuk mengubah kondisinya. Ini membedakan antara kalor lebur fusi, penguapan dan pemadatan. Kalor (‘Q’) yang diterapkan untuk massa suatu zat tertentu untuk mengubah fase dinyatakan dengan rumus Q = m L.

‘L’ mewakili kalor laten zat dan tergantung pada jenis perubahan fase. Contohnya adalah perubahan status air dari padat menjadi cair. Dengan suhu 0ºC diperlukan panas laten 334 · 103 J / kg.

Demikian pula, agar air berubah dari bentuk cair menjadi uap pada suhu 100 ° C, kalor  laten 2260 · 103 J / kg diperlukan.

Kalor laten (sensibel)

Kalor laten adalah jumlah kalor yang diserap atau dilepaskan oleh benda tanpa perubahan kondisi fisiknya. Jenis kalor ini (baik diserap atau ditransfer), tergantung pada tekanan yang diberikan pada benda. Ketika ada tekanan yang lebih besar, ada kalor laten lebih besar. Sebaliknya, pada tekanan rendah, akan berkurang.

Loading...