Kromatin adalah kompleks DNA dan protein yang ditemukan dalam sel eukariotik. Fungsi utamanya adalah mengemas molekul DNA panjang menjadi struktur yang lebih padat dan lebih padat. Kromatin mencegah untaian menjadi kusut dan juga memainkan peran penting dalam memperkuat DNA selama pembelahan sel, mencegah kerusakan DNA, dan mengatur ekspresi gen dan replikasi DNA.

Selama mitosis dan meiosis, kromatin memfasilitasi pemisahan kromosom yang tepat dalam anafase; bentuk karakteristik kromosom yang terlihat selama tahap ini adalah hasil dari DNA yang digulung menjadi kromatin yang sangat terpadatkan.

Komponen protein utama kromatin adalah histones, yang berikatan dengan DNA dan berfungsi sebagai “jangkar” di mana untaiannya terluka. Secara umum, ada tiga tingkatan organisasi kromatin:

  • DNA membungkus protein histon, membentuk nukleosom dan apa yang disebut struktur “manik-manik pada tali” (euchromatin).
  • Multiple histone membungkus ke dalam serat 30-nanometer yang terdiri dari array nukleosom dalam bentuknya yang paling kompak (heterochromatin).
  • Supercoiling DNA tingkat tinggi dari serat 30-nm menghasilkan kromosom metafase (selama mitosis dan meiosis).

Namun, banyak organisme tidak mengikuti skema organisasi ini. Sebagai contoh, spermatozoa dan sel darah merah unggas memiliki kromatin yang lebih padat daripada kebanyakan sel eukariotik, dan protozoa trypanosomatid tidak memadatkan kromatin mereka menjadi kromosom yang terlihat sama sekali. Sel-sel prokariotik memiliki struktur yang sepenuhnya berbeda untuk mengatur DNA mereka (ekuivalen kromosom prokariotik disebut genofor dan terlokalisasi dalam wilayah nukleoid).

Struktur keseluruhan jaringan kromatin lebih jauh tergantung pada tahap siklus sel. Selama interfase, kromatin secara struktural longgar untuk memungkinkan akses ke RNA dan DNA polimerase yang mentranskripsi dan mereplikasi DNA. Struktur lokal kromatin selama interfase tergantung pada gen spesifik yang ada dalam DNA. Daerah gen yang mengandung DNA yang secara aktif ditranskripsi (“dihidupkan”) kurang padat dan terkait erat dengan RNA polimerase dalam struktur yang dikenal sebagai euchromatin, sedangkan daerah yang mengandung gen tidak aktif (“dimatikan”) umumnya lebih padat dan terkait dengan protein struktural dalam heterokromatin.  Modifikasi epigenetik dari protein struktural dalam kromatin melalui metilasi dan asetilasi juga mengubah struktur kromatin lokal dan karenanya ekspresi gen. Struktur jaringan kromatin saat ini kurang dipahami dan tetap menjadi area penelitian aktif dalam biologi molekuler.

Artikel makalah tentang Fungsi Kromatin pada Sel Hewan dan Sel Tumbuhan serta pengertian Kromatin adalah secara lengkap dan detail.

Pengertian Kromatin

Kromatin itu adalah merupakan kompleks DNA dan protein yang ditemukan dalam sel eukariotik.

Kromatin adalah bagian tubuh yang sangat besar di gunakan untuk merujuk kepada campuran Histon, atau bisa juga disebut dengan Makro yang mengandung DNA, RNA.

Karena kromatin ini mengandung protein pada sel tumbuhan dan pada sel hewan sehingga terdapat persamaan sel campuran histon.

Hal yang demikian juga membantu memperkuat DNA dalam bentuk rantai yang pendek yang sering dikenal sebagai heterokromatin yang sangat memungkinkan meiosis dan mitosis, mengatur ekspresi gen.

Dalam peranan ini memiliki beberapa fungsi utama kromatin adalah :

  • Untuk memadatkan panjangnya sel supaya dapat muat di dalam nukleus dengan ukuran kecil.
  • Untuk membantu perkembangan RNA,
  • Untuk mencegah DNA dari kerusakan ketika sedang dipadatkan dalam nukleus,
  • Dapat mmbantu perkembangan ekspresi gen.

Hal yang demikian merupakan bentuk tanggung jawab untuk menandai dan mengatur DNA dalam volume yang lebih kecil untuk mengaktifkan kandungan sel pada tubuh.

Sel dapat hidup karena mendapatkan struktur dan fungsional dengan adanya nutrisi yang memiliki tempat pengolahan nutrisi terhadap bagian-bagian yang penting seperti kromatin.

Fungsi kromatin

Setelah mendapat kan penjelasan di atas maka terdapat juga fungsi utama dari materi ini adalah salah satu bentuk sel yang disebut dengan DNA karena hal yang demikian untuk mengaktifkan sel yang masuk dalam tubuh berupa DNA.

Perkembangan Kromatin juga membantu menyalin RNA yang melindungi DNA dari dalam ekspresi gen karena komponen ini disebut sebagai spermatid untuk membentuk ruang, struktur seperti kristal sehingga melebar.

Beberapa fungsi kromatin yaitu :

  1. Untuk mendorong dan terjadinya DNA
    Mencegah rusaknya DNAUntuk membungkus sehingga menjadi lebih kecil dan dapat masuk ke dalam sel
  2. Untuk mengontrol ekspresi gen Pada tubuh

Proses yang seperti ini terkait dalam pemutusan sel dan harus dilakukan dengan adanya pertukaran protein inti sehingga protein kecil akan berkembang dengan arginin yang disebut protamines.

Fungsi Kromatin Pada Sel Tumbuhan

Ada beberapa fungsi yang terdapat pada kromatin sehingga terdapat pada sel tumbuhan berikut fungsi yang mampu kita pelajari adalah.

  1. Untuk untuk tetap mencegah rusaknya DNA sehingga terjadilah mitosis atau double helix yang di sebabkan oleh protein histone, sehingga tak mudah rusak.
  2. Untuk membantu membelah Sel agar tetap utuh saat terjadi mitosis, karena dalam fase ini sel induk akan membelah diri menjadi dua sel anakan. Sehingga terbentuklah DNA yang tetap hidup.
  3. Untuk mencegah struktur DNA yang sudah terbentuk kedalam double helix, sehingga hal tersebut dapat diartikan sebagai DNA. Karena sel sudah berpasangan satu sama lain untuk membentuk terjadinya mitosis.
  4. Untuk membantu DNA dalam pembungkusan menjadi ukuran yang lebih kecil atau lebih padat, sehingga terdapat seperti yang ada pada tumbuhan Misalnya, double helix. oleh protein histone. Dengan mengubahnya bentuknya menjadi double DNA supaya bisa lebih padat dan cukup untuk ukuran sel.

Fungsi Kromatin Pada Sel Hewan

Hewan merupakan mahluk yang memiliki berbagai jenis sehingga terdapat juga fungsi yang terkandung pada kromatin pada sel Hewan berikut fungsi nya adalah sebagai berikut :

  1. Untuk menjaga organ yang terkecil dari tubuh hewan atau “sel” hewan kedalam double DNA supaya bisa lebih padat dan cukup untuk ukuran sel dan akan menjalankan sesuai strukturnya.
  2. Bentuk dan ukuran masing-masing sel hewan akan membentuk struktur DNA yang sudah terbentuk kedalam double helix, karena hal tersebut dapat diartikan sebagai DNA yang berukuran sangat kecil atau mikro cheetah.
  3. Untuk di bedakan Sel agar tetap terjaga dan utuh saat terjadi mitosis, karena dalam fase ini sel induk akan membelah menjadi dua sel berdasarkan makanan yang mereka konsumsi.
  4. Berguna memperlambat pergerakan sel pada DNA terutama Pada anemon dan double helix supaya tetap hidup dengan pergerakan jenis sel pada makhluk hidup.

Apa fungsi kromatin itu

  • Untuk mendorong dan terjadinya DNA
  • Untuk membungkus sehingga menjadi lebih kecil dan dapat masuk ke dalam sel
  • Mencegah rusaknya DNA
  • Untuk mengontrol ekspresi gen Pada tubuh

Apa pengertian kromatin itu

Kromatin adalah bagian tubuh yang sangat besar di gunakan untuk merujuk kepada campuran Histon, atau bisa juga disebut dengan Makro yang mengandung DNA, RNA

Apa peranan kromatin

  • Untuk membantu perkembangan ekspresi gen.
  • Untuk memadatkan panjangnya sel supaya dapat muat di dalam nukleus dengan ukuran kecil.
  • Untuk membantu perkembangan RNA,
  • Untuk mencegah DNA dari kerusakan ketika sedang dipadatkan dalam nukleus,

Nah itulah beberapa penjelasan dalam artikel kami yang membahas tentang kromatin yang berfungsi seperti yang dijelaskan di atas. Semoga dengan adanya materi ilmu biologi ini dapat menambah wawasan bagi kita semua dan bisa memberikan manfaat. Terima Kasih