Pengertian Litosfer dan pentingnya

Litosfer adalah lapisan paling kuat dan dangkal dari planet Bumi, yaitu yang paling kaku dan eksternal dari semua. Litosfer mengkomunikasikan permukaan tempat kita manusia hidup dengan astenosfer, lapisan berikutnya secara mendalam. Biasanya dianggap sebagai penyatuan kerak bumi dengan lapisan atas mantel.

Nama litosfer berasal dari kata Yunani lithos (“batu”) dan sphaĆ­ra (“bola”). Lapisan litosfer bervariasi dalam ketebalan rata-rata. Tidaklah mudah untuk menentukan dengan tepat di mana litosfer bermula dan di mana ia berakhir, dan dengan demikian kita dapat berbicara tentang dua jenis litosfer, yaitu:

Litosfer benua, terdiri dari kerak benua (yaitu benua) dan wilayah terluar mantel bumi, sebagian besar terdiri dari batu jenis granit, dan mencapai sekitar 120 km tebal.
Litosfer samudera, yang merupakan bagian kerak bumi yang membentuk dasar samudera, jauh lebih tipis daripada benua (tebalnya hanya 65 km) dan sebagian besar terdiri dari batuan basaltik.

Di sisi lain, litosfer terfragmentasi menjadi blok yang berbeda yang dikenal sebagai lempeng tektonik atau lempeng litosfer, di mana kerak bumi berada. Lempeng ini dapat bergerak dengan kecepatan beberapa sentimeter per tahun.

Gerakan mereka disebabkan oleh fakta bahwa mereka berada di bahan paling kental yang membentuk mantel bumi. Mereka menyebabkan gesekan satu sama lain, yang kita kenal sebagai gempa bumi. Untuk fenomena yang sama ini kita berhutang orogenesis (pembentukan gunung dan kecelakaan geografis) dan magmatisme atau vulkanisme.

Lapisan litosfer

Litosfer terdiri dari dua lapisan, pada dasarnya, yaitu:

  • Kerak bumi. Wilayah padat terluar di dunia, tempat manusia dan makhluk hidup lain yang dikenal hidup. Seperti yang telah kita lihat sebelumnya, ia dapat terdiri dari dua jenis, tergantung pada apakah ia merupakan bagian dari benua (kerak benua, dengan ketebalan lebih besar) atau dari dasar laut (kerak samudera, dengan ketebalan lebih sedikit).
  • Wilayah atas mantel bumi. Mantel bumi adalah lapisan dalam planet yang paling melimpah (84% darinya), terdiri dari bahan-bahan yang telah disilitasi dan memanjang dari ujung kerak bumi ke bagian luar inti planet (sekitar 2900 km). Ini dibagi menjadi mantel atas dan mantel bawah, dengan wilayah atas yang pertama adalah bagian dari litosfer. Ini adalah lapisan yang sangat padat dan kental, di mana lapisan tektonik dapat bergerak.

Pentingnya litosfer

litosferDi satu sisi, litosfer penting karena mengandung kerak bumi, tempat kita hidup. Di sisi lain, gerakan mereka memodifikasi cara kita yang ada, seperti aktivitas seismik (tremor, gempa bumi, patahan seismik), aktivitas magmatik (gunung berapi) atau bahkan pembentukan gunung (orogenesis).

Mari kita juga berpikir bahwa satu-satunya lapisan terestrial yang benar-benar dapat kita pelajari secara langsung adalah litosfer, jadi itu adalah lapisan yang paling kita kenal. Yang lain yang kita tahu dari pengukuran, percobaan dan deduksi ilmiah, karena terlalu dalam untuk digali.

Loading...