Pengertian Niche (relung) dan habitat

Pengertian Niche (relung) dan habitat

Dalam ekologi, niche adalah properti yang mendeskripsikan spesies atau populasi dalam suatu ekosistem. Niche adalah konsep abstrak tetapi sentral dalam ekologi. Meskipun ada beberapa definisi niche, salah satu definisi yang paling banyak digunakan adalah yang menggambarkan niche sebagai hypervolume multidimensi yang mencakup semua faktor biotik dan abiotik yang terkait dengan organisme.

Hypervolume ini memiliki n dimensi, di mana masing-masing dimensi sesuai dengan faktor-faktor yang dijelaskan sebelumnya. Dengan cara ini, niche melibatkan semua sumber daya yang ada di lingkungan, adaptasi organisme yang akan dipelajari dan bagaimana keduanya terkait (tingkat adaptasi, efisiensi konsumsi, dll.).

Niche ekologi memungkinkan banyak spesies herbivora, karnivora, atau omnivora untuk hidup berdampingan di area tertentu, masing-masing memiliki spesialisasi dalam tumbuhan atau mangsa tertentu, tanpa harus bersaing satu sama lain.

Niche memengaruhi dalam beberapa cara: dengan demikian, salah satunya adalah bagaimana suatu populasi menanggapi kelimpahan sumber daya dan musuhnya (misalnya, tumbuh ketika sumber daya melimpah dan predator, parasit, dan patogen langka), dan, yang lainnya, bagaimana caranya bahwa populasi mempengaruhi faktor-faktor yang sama (misalnya, mengurangi kelimpahan sumber daya melalui konsumsi dan berkontribusi pada pertumbuhan populasi dengan menjadi mangsa mereka).

Namun, penggunaan sumber daya berkurang dibandingkan dengan keberadaan spesies lain yang menggunakannya. Karenanya, niche atau ceruk terkait dengan konsep persaingan antar spesies. Artinya, penggunaan sumber daya oleh satu spesies akan mengganggu relung spesies lain yang menggunakan sumber daya yang sama, sehingga relung individu mereka tumpang tindih.

Pengertian

Niche adalah strategi bertahan hidup yang digunakan oleh suatu spesies, yang meliputi cara makan, bersaing dengan yang lain, berburu, menghindari dimakan. Oleh karena itu, fungsi suatu spesies – hewan atau tumbuhan – dalam ekosistem.

Niche ekologi adalah konsep yang luas. Ini tidak hanya mengacu pada ruang fisik, tetapi pada peran fungsional suatu organisme dalam komunitas dan posisinya dalam variabel lingkungan (suhu, kelembaban, pH, tanah). Artinya, bagaimana suatu spesies bertindak dalam kondisi lingkungan tertentu dari habitat dan di bawah pengaruh spesies lain.
Niche ekologis adalah fungsi suatu spesies – hewan atau tumbuhan – di dalam ekosistem.

Akhirnya, seseorang dapat membedakan (menurut Hutchinson) niche aktual atau ekologis dan niche fundamental atau potensial. Yang pertama dikondisikan oleh jenis kehidupan dan sumber daya yang digunakan suatu spesies di habitat, termasuk hubungan dengan predator dan pesaing. Niche fundamental atau potensial sesuai dengan segala sesuatu yang berpotensi dapat ditempati sesuai dengan karakteristik spesies, tidak termasuk interaksi dengan spesies lainnya.

Konsep ini awalnya dikembangkan secara independen oleh Joseph Grinnell dan Charles Elton. Meskipun memiliki kesamaan, kedua definisi tersebut biasanya dibedakan sebagai “niche habitat” dan “niche fungsional”. Dimana Elton ingin menjelaskan penataan komunitas dan oleh karena itu menggunakan variabel trofik, sedangkan Grinnell, dengan mendefinisikan niche sebagai unit distribusi terkecil dalam skala hirarkis, berdasarkan prinsip pengecualian kompetitif, mencoba menjelaskan spesiasi, kemudian George Evelyn Hutchinson mengusulkan “ceruk persistensi”, yang disajikan hanya sebagai formalisasi konsep secara kuantitatif.

Niche sebagai “habitat”

Ide awal Grinnell berpusat di sekitar pengaruh lingkungan fisik atau habitat, istilah “relung” mencakup segala sesuatu yang mengkondisikan keberadaan suatu spesies di suatu tempat tertentu, Grinnell percaya bahwa beberapa niche yang ditempati di suatu wilayah mungkin ada. lowongan di tempat lain4, karena keterbatasan penyebaran karena hambatan geografis. Saat membandingkan komunitas, disadari bahwa karena konvergensi evolusioner, spesies terdorong untuk menempati relung yang sama di wilayah geografis yang berbeda, menyebut spesies dengan karakteristik ini sebagai “ekologi ekuivalen” .

Setiap spesies memiliki profil fisiologis, morfologis, dan perilakunya sendiri, yang membuatnya cocok untuk menempati ruang tertentu yang ditawarkan oleh alam. Joseph Grinnell (1916–28)

Niche sebagai “peran”

Bagi Elton, di antara faktor terpenting untuk menentukan niche adalah hubungan trofik antar spesies, sehingga relung merupakan “peran” spesies dalam komunitas, yang ditentukan oleh seperangkat hubungan trofik seperti makanan yang dikonsumsi individu. dari spesies dan organisme yang mengkonsumsinya (predator, herbivora, dll.), selain faktor abiotik yang penting untuk menentukan “peran” spesies. Elton juga menyadari bahwa terdapat spesies di tempat yang berbeda dengan hubungan trofik yang serupa (“peran” yang sama), memberikan arti penting pada fenomena “ekologi ekuivalen”.

Niche hewan menandakan tempatnya di lingkungan biotik, hubungannya dengan makanan dan musuhnya […] Relung itu menggambarkan status hewan dalam komunitasnya, untuk menunjukkan apa yang dilakukannya dan bukan hanya seperti apa penampilannya. Charles Elton (1927) 7

Hubungan Habitat dan Niche

Niche habitat dan ekologi sangat erat kaitannya dengan ekosistem. Suatu habitat dapat dibagi oleh individu dari spesies yang berbeda, masing-masing dengan relung ekologis yang berbeda.

Peran atau niche yang dimainkan individu suatu spesies unik dalam suatu ekosistem. Dalam ekosistem serupa, “profesi” yang sama dapat dikenali: penyerbuk, pembuat fotosintesis, pemulung, distributor benih, pengurai bahan organik.

Namun, ketika relung dua spesies serupa (peran fungsional serupa) dalam ekosistem yang sama, persaingan antarspesies akan terpicu.

Setiap spesies memiliki strategi bertahan hidup tertentu di habitatnya Setiap spesies memiliki strategi bertahan hidup tertentu di habitatnya.

Sebagai contoh hubungan antara habitat dan relung ekologi, di dalam hutan (habitat) burung dan rusa hidup berdampingan. Masing-masing memiliki relung ekologisnya sendiri: kanopi pohon dan tumbuhan bawah.

Niche, habitat dan ekologi dalam konservasi

Seperti disebutkan di awal artikel ini, habitat dan niche adalah istilah yang digunakan dalam Ekologi. Yang paling relevan adalah definisinya dalam konservasi ketika berbicara tentang spesies pendatang.

Pengenalan spesies eksotik menghasilkan ketidakseimbangan ekosistem alam. Seringkali spesies ini mulai bersaing untuk mendapatkan relung ekologi yang sama dengan spesies asli atau asli yang, jika dipindahkan, memengaruhi ekosistem dan berdampak baik pada organisme lain di habitat maupun pada aktivitas yang dapat dilakukan di sana.

1 Comment on “Pengertian Niche (relung) dan habitat