Pengertian Notasi Ilmiah: Bagian, cara menulis, kegunaan, contoh

Notasi ilmiah adalah cara untuk menulis angka yang terlalu besar atau terlalu kecil dengan cara yang lebih nyaman dan standar. Notasi ilmiah memiliki banyak utilitas dan biasanya digunakan oleh para ilmuwan, ahli matematika, ahli fisika dan insinyur.

Notasi ilmiah berarti bahwa angka (antara 1 sampai 10) dikalikan dengan pangkat basis 10. Misalnya, 3,1 x 102 sama dengan 3,1 kali 100 = 310.

Bagian dari notasi ilmiah

menulis notasi ilmiah

menulis notasi ilmiah

Ada tiga bagian untuk menulis angka dalam notasi ilmiah:

  • Koefisien: adalah bilangan real apa pun antara 1- 10.
  • Basis: adalah basis desimal 10.
  • Eksponen: adalah pangkat di mana basis dipangkatkan. Merupakan berapa kali koma bergerak. Itu selalu bilangan bulat, positif jika bergerak ke kiri, negatif jika bergerak ke kanan.

Tanda pengali “x” atau “•” ditempatkan di antara koefisien dan basis.

Bagaimana Anda menulis dalam notasi ilmiah?

Untuk mengubah angka, baik sangat besar dan sangat kecil, kita harus memindahkan titik desimal ke satu sisi atau yang lain dan menghitung ruang yang dipindahkan.

Jumlah yang sangat besar

Dalam hal jumlah yang sangat besar:

  • titik desimal bergerak ke kiri sebanyak spasi hingga mencapai kanan digit pertama.
  • Koefisien ditulis, diikuti oleh tanda multiplikasi.
  • Basis 10 ditulis dengan eksponen sama dengan jumlah spasi yang koma pindahkan.

Contohnya

a) 123.000.000.000.000.000

  • Koma bergerak 14 spasi ke kiri.
  • Koefisiennya adalah 1,23 x
  • basis 10 dipangkatkan menjadi 14
  • Jawaban = 1,23 x 10 14

b) 900.000.000.000.000.000.000 = 9,0 x 10 20.

c) 52500 = 5,25 x 10 4.

Jumlah yang sangat kecil

Dalam hal jumlah yang sangat kecil:

  • titik desimal bergerak ke kanan sebanyak ruang hingga mencapai kanan digit pertama.
  • Koefisien ditulis, diikuti oleh tanda multiplikasi.
  • Basis 10 ditulis dengan eksponen negatif yang sama dengan jumlah spasi tempat koma bergerak.

Contohnya

a) 0,0000000000654

  • Koma bergerak 11 spasi ke kanan.
  • Koefisien 6.54 ditulis.
  • Basis 10 dipangkat menjadi setidaknya 11
  • Jawaban = 6,54 x 10 -11.

b) 0,00000007 = 7,0 x 10-8.

c) 0,0003987 = 3,987 x 10 -4.

Untuk apa notasi ilmiah itu?

Fenomena paling menarik di Alam Semesta bukan pada skala manusia. Misalnya, ketika Thomas Young (1773-1829) menemukan bahwa cahaya adalah gelombang, tidak ada notasi ilmiah. Pada saat itu, ia harus menulis bahwa getaran gelombang adalah 1/500 dari sepersejuta dari sepersejuta detik. Akan jauh lebih mudah dan nyaman untuk menulis 2,0 x 10 -15 s.

Diperkirakan ada sekitar 5 juta triliun triliun bakteri di Bumi, ini adalah 5 diikuti oleh tiga puluh nol. Dalam notasi ilmiah hanya dinyatakan sebagai 5 x 10 30.

Contoh notasi ilmiah

Notasi ilmiah banyak digunakan di bidang ilmiah. Kasus lambang angka ekstrim di bawah ini.

Bilangan Avogadro

Bilangan Avogadro mewakili jumlah partikel dalam satu mol zat. Ini sama dengan:

602.200.000.000.000.000.000.000.000.000 dan berbunyi enam ratus dua ribu dua ratus triliun!

Dalam notasi ilmiah angka ini ditulis sebagai:

6.022 x 1023.

Muatan listrik dasar

Baik proton dan elektron memiliki muatan yang nilainya adalah:

0,000000000000000016 coulomb.

Dalam notasi ilmiah angka ini ditulis sebagai:

1,6 x 10-19.

Massa proton

Proton memiliki massa sama dengan:

0,00000000000000000000000166 gram.

Dalam notasi ilmiah angka ini ditulis sebagai:

1,66 x 10-24.

Loading...