Pengertian Primordialisme dan Politik Aliran

Primordial diartikan sebagai ikatan ikatan dalam masyarakat yang bersifat keaslian (seperti kesukuan, kekerabatan, keagamaan, dan kelompok) atau sifat yang dibawa sejak lahir. Sifat keaslian ini misalnya berdasarkan kesukuan, kekerabatan (klan), dan kelompok-kelompok tertentu yang bersifat tradisional. Apabila sikap setiap warga atau anggota ikatan-ikatan tadi berorientasi kepada kepentingan kelompoknya maka sikap demikian dinamakan primordialisme. Kelompok bermacam-macam jenisnya, misalnya dapat dibedakan berdasarkan proses pembentukannva.

Ada kelomok yang telah terbentuk karena ikatan alamiah dan ikatan keturunan yang mengikat warganya dengan adat istiadat dan sistem norma yang sejak dahulu telah tumbuh seolah olah dengan tidak sengaja. Ada pula kelompok yang dibentuk dengan sengaja sehingga aturan-aturan dan sistem norma yang mengikat anggotanya juga disusun dengan sengaja. Kelompok yang terbentuk seolah-olah tidak disengaja disebut kelompok (grup) atau juga primary group.

Sistem pengorganisasian kelompok (grup) disebut in formal organization. Jenis kelompok ini pun bermacam-macam, di antaranya kelompok kesukuan, kekerabatan (klan). Dan kelompok lain. Seseorang yang menjadi anggota suatu kelompok (grup) menyebut dirinya kelompok dalam atau disebut in groups, sedangkan orang lain di luar kelompok disebut kelompok luar atau out groups.

Pendapat William G. Sumner bahwa di dalam in groups terdapat persamaan persaudaraan yang ditunjukkan dengan kerja sama, saling membantu, dan saling menghormati serta mempunyai persamaan solidaritas, kesetiaan terhadap kelompoknya dan kesediaan berkorban demi kelompok. Menurut Charles Horton Cooley, in groups atau kelompok primer sangat penting peranannya dalam menentukan kepribadian manusia.

Pada kelompok primer inilah manusia belajar mengenal kasih sayang, kebebasan, keadilan, fan play, persamaan, patuh kepada orang tua dan keluarganya, serta kesediaan berkorban untuknya. Dan pengalaman-pengalaman seperti itulah akhirnya perasaan bersama dalam kelompok tersebut. Jadi, sikap primordial atau primordialisme dapat terjadi dalam setiap kelompok dalam masyarakat yang masih mempertahankan nilai keaslian kelompoknya.

Setiap in groups atau kelompok primer memiliki sifat etnosentris. Pendapat ini dikemukakan oleh Sumner, menurutnya sikap pandangan anggota anggota in groups menganggap bahwa segala sesuatu yang termasuk kelompoknya adalah yang terbaik, paling istimewa dan paling hebat, sedangkan yang tidak termasuk ke dalam kelompoknya kurang baik, rendah, dan tidak sopan. Sifat etnosentris ini bermula dari perasaan primordial yang kemudian meluas, dan berkembang termasuk di antaranya terwujud ke dalam berkembangnya politik aliran. Politik aliran adalah politik yang mementingkan pandangan atau cara berpikir kelompok tertentu. Politik aliran sangat bertentangan dengan demokrasi karena dapat membahayakan persatuan dan kesatuan bangsa dan negara Indonesia.

Loading…

Incoming search terms:

  • politik aliran

Artikel terkait