Selulosa: Pengertian, struktur, kegunaan

Selulosa adalah polimer yang hanya terdiri dari molekul glukosa, khususnya β-glukosa. Ini adalah homopolisakarida, ia memiliki rumus kimia berikut, (C6H10O5) n dengan nilai minimum n = 200.

Apa itu?

Selulosa adalah zat, polisakarida kompleks atau karbohidrat, yang ditemukan dalam serat tanaman dan dinding sel kapas dan kayu, sebagai jaringan pendukung (itu adalah kerangka tumbuhan) yang kegunaannya sangat dihargai dalam industri kertas dan tekstil Penggunaan lain adalah untuk pembuatan bahan peledak. Dalam kapas itu hadir dalam 90% dan dalam kayu dalam 50%.

Selulosa mengintegrasikan biomassa dari planet kita, menjadi biopolimer atau polimer alami, yang hanya terdiri dari molekul β-glukosa, itulah sebabnya ia adalah homopolisakarida.

Selulosa merupakan molekul biologis organik yang paling melimpah, karena merupakan dinding sel sel tumbuhan, itu adalah polisakarida struktural di tanaman karena merupakan bagian dari jaringan penyokong.

Contoh

Contoh selulosa yang paling murni adalah kapas dengan 90% selulosa dalam komposisinya, tetapi kayu dengan 50% selulosa dan dinding sel tumbuhan muda yang kira-kira 40% selulosa juga tidak kalah pentingnya.

Struktur

Selulosa memiliki struktur linier, di mana ikatan hidrogen banyak terbentuk antara gugus hidroksil dari rantai glukosa terdekat yang berbeda, menyebabkan serat kompak, membuatnya tidak dapat ditembus air, dan karenanya, tidak larut dalam air dan alkohol.

Struktur kimia selulosa adalah linier, membentuk banyak ikatan hidrogen antara berbagai kelompok hidroksil. Selulosa kaku, tidak berasa, tidak mengkristal dan tidak larut dalam air.

Fungsi

Selulosa yang termasuk dalam makanan manusia, misalnya melalui sayuran, umbi-umbian, biji-bijian dan buah-buahan, penting untuk sistem pencernaan karena memobilisasi transit usus. Dalam makanan hewani kecuali ruminansia, herbivora, dan beberapa mikroorganisme, sisanya tidak dapat memetabolisme. Sebagai contoh, jika kita memberikan wortel kepada seekor anjing, ia tidak akan mengambilnya, sehingga ia tidak bisa menjadi bagian utama dari makanannya. Itu harus diinjak.

Selulosa, yang walaupun tersusun secara eksklusif dari molekul glukosa, tidak dapat dicerna oleh banyak mamalia, termasuk manusia, sehingga tidak memberikan kalori.

Untuk memutus ikatan antara molekul glukosa selulosa (ikatan β-1,4-glukosid) dibutuhkan enzim yang disebut selulase, suatu enzim yang tidak ada dalam perut semua mamalia, sehingga tidak mungkin dicerna, membentuk bagian dari serat makanan.

Selulosa juga digunakan sebagai aditif dan disebut E-460. Ini tidak berbahaya dan digunakan sebagai penstabil, pengemulsi, pengental, pengisi dan dukungan untuk aditif lainnya.

Tindakan pencegahan

Jumlah maksimum belum ditetapkan untuk digunakan sebagai aditif.

Penemuan selulosa disebabkan oleh ahli matematika dan kimia Anselme Payen, asal Prancis, yang berhasil mengisolasinya dalam sayuran pada tahun 1838 dan membuat rumus kimianya (C6H10O5).

Kegunaan

Memperoleh selulosa untuk keperluan industri, bisa dengan prosedur kimia, membuat kayu pada suhu dan tekanan tinggi, dalam memasak dengan aditif kimia, sehingga serat dilepaskan dengan melarutkan lignin. Produk berkualitas tinggi dan tahan diperoleh, meskipun hasilnya rendah, karena dari total kayu hanya 40% dikonversi menjadi serat.

Cara lain untuk mendapatkan selulosa adalah dengan prosedur mekanis, di mana ia juga mengalami suhu dan tekanan tinggi, tetapi sebelum ditumbuk. Lignin tidak dihilangkan dan oleh karena itu hasilnya lebih tinggi, tetapi kualitasnya lebih rendah. Lignin ketika teroksidasi memberikan rona kuning seperti yang bisa kita lihat di koran lama.

Loading...

2 comments on “Selulosa: Pengertian, struktur, kegunaan

  1. hafis

    Mau tanya kalo mau beli serat selulosanya di mana ya bu?saya cari kok g ada semua ya..mohon pencerahannya?

Comments are closed.