Pengertian Sinartrosis (Sendi Mati)

Sendi Mati (Sinartrosis)

Kita semua tahu bahwa tubuh kita yang terdiri dari banyak sekali tulang dapat bergerak karena terdapat otot yang menggerakkannya. Namun, tulang tersebut tak dapat bergerak jika tak ada sendi yang saling menghubungkan tulang satu sama lain. Semua komponen alat gerak tersebut harus bekerja sama dan saling melengkapi. Jika ada satu saja yang tidak bekerja dengan semestinya, maka alat gerak tubuh bisa menjadi tidak berfungsi dengan baik.

Namun, ternyata tidak semua sendi adalah sendi yang memiliki fungsi untuk memberikan atau memberikan gerak pada tubuh. Terdapat pula sendi yang disebut sendi mati. Sendi yang seperti apakah itu?

Fungsi

Sendi mati memiliki nama lain sendi sinartrosis. Sendi ini seperti namanya, tidak memberikan memberikan gerak atau dengan kata lain mati. Sendi ini memang ada untuk menghubungkan antara satu tulang dengan tulang yang lain, namun tak memiliki fungsi gerak layaknya sendi putar, sendi engsel, atau pun sendi gerak.

Pada umumnya, tulang-tulang pada persendian ini dipersatukan oleh serabut jaringan ikat atau pun tulang rawan hialin. Sebagai contoh adalah sendi yang berada di tulang tengkorak. Sendi ini memiliki struktur tertentu. Komponen pembentuk sendi disatukan bersama dan didukung oleh pita-pita keras jaringan ikat yang disebut ligamen.

Sinartrosis (Sendi Mati)

Sinartrosis (Sendi Mati)

Terdapat otot yang melekat pada tulang tebal, pita keras jaringan ikat yang disebut dengan tendon. Sendi mati juga didukung oleh adanya bagian kantung-kantung kecil yang disebut dengan burse. Jika anda mempertanyakan fungsi dari sendi ini, jelaslah ada.

Pengertian

Sendi mati atau sinartrosis pada tubuh adalah sendi yang menyebabkan hubungan antartulang menjadi kuat dan biasanya memiliki fungsi untuk melindungi alat-alat tubuh yang penting. Jika melihat lagi apa yang telah disebutkan sebelumnya, sendi ini melindung bagian tengkorak.

Kelainan Sinartrosis

Sendi mati ini juga memiliki kelainan yang bisa terjadi. Berikut ini adalah beberapa diantaranya.

  • Infeksi sendi.
  • Arthritis atau peradangan yang menyebabkan kaku (asam urat).
  • Tendonitis
  • Bursitis

Itulah beberapa kelainan yang dapat terjadi pada sendi mati atau sinartrosis. Beberapa pencegahan dapat dilakukan untuk menanggulanginya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *