Pengertian Tingkat Trofik dan Macam tingkat trofik pada ekosistem

Tingkat trofik

Tingkat trofik adalah masing-masing himpunan organisme dalam suatu ekosistem yang memperoleh materi dan energi dengan cara yang sama, sehingga mereka menempati tempat yang setara dalam rantai makanan.

Energi yang diperlukan makhluk hidup digunakan untuk melakukan fungsi-fungsi vital (nutrisi, hubungan dan reproduksi) berasal dari Matahari. Tumbuhan bertanggung jawab, melalui fotosintesis, untuk mengubah materi anorganik menjadi organik.

Materi dan energi ini akan berpindah ke organisme lain di ekosistem, seperti hewan herbivora dan karnivora. Akhirnya, organisme pengurai akan bertanggung jawab untuk memecah bahan organik ini menjadi anorganik, menutup siklus sehingga dapat dimulai kembali.

Oleh karena itu, kita dapat membedakan tiga Tingkat trofik:

  • Organisasi produsen (autotrof).
  • Organisme konsumen (herbivora, karnivora, pemulung).
  • Membusuk dan mengubah organisme (memecah bahan organik menjadi anorganik).

Produsen utama

Organisme produsen adalah autotrof (tumbuhan, ganggang dan beberapa bakteri). Mereka mampu membuat bahan organik mereka sendiri dari bahan anorganik (air, garam mineral dan karbon dioksida) dan energi matahari, itulah sebabnya mereka disebut produsen.

Organisme produsen merupakan tingkat trofik terendah, yang menjadi dasar dasar level yang lebih tinggi. Mereka adalah satu-satunya yang, melalui fotosintesis, mampu menangkap energi matahari dan mengubahnya menjadi energi kimia.

Konsumen

Tingkat TrofikOrganisme konsumen adalah heterotrof. Mereka membuat bahan organik dari bahan organik yang berasal dari makhluk hidup lain, itulah sebabnya mereka disebut konsumen. Mereka juga produsen (mereka membuat bahan organik sendiri), tetapi mereka bukan produsen utama.

Pada gilirannya, konsumen juga dapat menjadi sumber bahan organik bagi konsumen lain yang memakannya. Menurut ini, beberapa jenis organisme konsumen dibedakan:

Konsumen primer Mereka memberi makan langsung dari produsen utama. Secara umum, level dalam ekosistem terestrial ini meliputi herbivora, yang memakan tumbuhan atau ganggang, dan dalam ekosistem laut, zooplankton, yang memakan fitoplankton. Juga termasuk dalam level ini adalah parasit, mutualis, dan pengunjung yang memakan tanaman.

Tingkat ini adalah yang kedua dalam rantai makanan, menerima materi dan energi dari tingkat pertama (produsen primer) dan menyediakannya ke tingkat ketiga (konsumen sekunder).

Konsumen sekunder Mereka memakan konsumen utama (herbivora), itulah sebabnya mereka disebut karnivora. Mereka merupakan tingkat trofik ketiga.

Konsumen tersier Mereka memberi makan konsumen sekunder. Mereka adalah predator besar yang memakan konsumen primer (herbivora) dan sekunder (karnivora). Mereka juga disebut superkarnivora atau superpredator.

Konsumen kuarter. Di beberapa ekosistem, ada konsumen kuaterner yang memakan konsumen tersier.

Energi yang berpindah dari satu level ke level lainnya diperkirakan hanya 10%, sehingga jumlah tingkat trofik biasanya tidak lebih dari lima. Fakta ini dikenal sebagai aturan 10%.

Ingat juga bahwa organisme heterotrofik lainnya juga konsumen, seperti protozoa, hewan parasit atau pemulung yang memakan bahan organik yang sudah dibuat oleh produsen.

4 comments on “Pengertian Tingkat Trofik dan Macam tingkat trofik pada ekosistem

Comments are closed.