Pepaya itu apa?

Pepaya adalah buah dari tanaman pepaya Carica. Berasal dari Amerika Tengah dan Meksiko Selatan tetapi sekarang tumbuh di banyak bagian lain dunia. Pepaya mengandung enzim yang disebut papain, yang dapat memecah rantai protein keras yang ditemukan dalam daging otot. Pepaya yang mengandung vitamin C dan likopen bisa menjadi salah satu makanan yang membantu mengurangi risiko penyakit jantung Selain itu, antioksidan dalam pepaya juga dapat meningkatkan efek kolesterol baik (HDL) yang ada di dalam tubuh. Pepaya memiliki manfaat yang banyak karena pepaya banyak mengandung vitamin A yang baik untuk kesehatan mata, pepaya juga memperlancar pencernaan bagi yang sulit buang air besar Di beberapa tempat buah pepaya setengah matang dijadikan rujak buah manis bersama dengan buah bengkoang , nanas , apel , belimbing , jambu air Getah buah pepaya juga tergolong mahal karena getah pepaya bisa diolah menjadi tepung papain yang berguna bagi kebutuhan rumah tangga dan industri. Berdasarkan sebuah penelitian, kandungan daun pepaya memiliki Tocophenol sebanyak 35 mg dalam setiap 100 mg. Sedangkan pada daun pepaya yang masih muda terkandung enzim papain. Selain itu, kandungan vitamin A dan C dalam buah pepaya juga bisa membantu mengurangi kerutan dan memudarkan bintik-bintik hitam di wajah.

Pepaya, baik yang muda atau matang, dipercaya bisa membantu meningkatkan produksi ASI karena mengandung vitamin A,C, asam folat, kalsium serta enzim papain yang turut mempengaruhi produksi ASI. Getah buah pepaya memiliki beberapa manfaat yang telah digunakan dalam dunia medis yaitu sebagai antihelmintik (obat cacing), menghilangkan nyeri, mengurangi sakit perut dan untuk penggunaan topikal pada kulit yang terbakar (Krishna, dkk., 2008). Pepaya memiliki manfaat yang banyak karena pepaya banyak mengandung vitamin A yang baik untuk kesehatan mata, pepaya juga memperlancar pencernaan bagi yang sulit buang air besar.

Namun tak hanya buah pepaya yang sudah matang dan pepaya mengkal saja yang memiliki manfaat bagi kesehatan, bahkan buah pepaya muda yang masih belum matang bisa dijadikan sebagai sayuran dan memiliki manfaat bagi kesehatan tubuh Anda. Penderita diabetes juga dapat merasakan manfaat daun pepaya, yaitu dalam meningkatkan sensitivitas glukosa; mengurangi kadar gula yang tinggi dan mengurangi biomarker yang berhubungan dengan diabetes tipe II. Daun pepaya bergizi karena mengandung nutrisi yang kuat dan penting yang membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan membentengi tubuh terhadap penyakit, kuman, dan infeksi.

Buah pepaya kaya akan beta karoten (provitamin A). Kandungan ini akan diubah menjadi vitamin A yang berperan dalam produksi antibodi, sehingga bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Buah ini memang terkenal dengan manfaatnya yang dapat memperlancar BAB karena pepaya mengandung enzim papain yang membuat protein lebih mudah dicerna. Pepaya memiliki banyak kandungan vitamin C, sehingga dapat meningkatkan imun tubuh dan melawan penyakit.

Bagi Ibu yang suka mengolah daging, getah dari daun dan buah pepaya yang mengandung enzim papain dapat dimanfaatkan sebagai pengempuk daging (meat tenderizer). Pasalnya, pepaya mengandung enzim yang disebut papain dan chymopapain yang memiliki efek antiinflamasi dan mengurangi risiko menderita penyakit kronis. Dokter Wahyu Triasmara menjelaskan bahwa biji buah pepaya bermanfaat sebagai antioksidan dalam darah karena dapat menurunkan kadar kolesterol dan LDL , serta meningkatkan kadar HDL ( lipoprotein densitas tinggi ). Biji pepaya memiliki efek hipolipidemia untuk terapi hiperlipidemia yang disebabkan oleh kadar lemak nabati atau kolesterol dalam jumlah terlalu tinggi karena ekstrak biji tersebut berisi kandungan alkaloid , flavonoid , tanin , saponin , antrakuinon , dan antosianin Menurutnya biji pepaya dapat dikonsumsi dengan cara diblender dan disajikan seperti membuat jus , atau pun dengan cara diseduh seperti menyeduh kopi setelah terlebih dahulu dikeringkan dan diblender.

Papain adalah enzim protease yang dihasilkan dari getah pepaya (Carica papaya) yang berumur 2-3 bulan, dimana getah pepaya diperoleh dari penyadapan kulit buah pepaya muda (Carica papaya) dan getah akan mengalir keluar, enzim papain akan semakin baik apabila didapatkan dari getah buah pepaya yang muda. Getah buah pepaya memiliki kandungan enzim papain 10%, kemopapain 45%, dan lisozim 20% (Koswara, 2010). Buah pepaya mengandung serat yang dapat membantu apabila terjadi masalah-masalah pada pencernaan seperti gangguan lambung, wasir, susah buang air besar, serta membunuh bebarapa parasit yang terdapat di dalam saluran pencernaan.

Sejak zaman dulu, tanaman pepaya (Carica papaya) sudah dimafaatkan sebagai obat, mulai dari akar, batang, biji, buah, daun, getah dan kulit buah (Budiana, 2013). Dengan beberapa kandungan tersebut, itulah sebabnya pepaya dapat menjadi salah satu buah yang bisa dijadikan sebagai obat ataupun bahan untuk perawatan kecantikan seperti masker untuk memutihkan wajah, mencerahkan kulit, memudarkan noda hitam, mencegah kerutan atau penuaan dini dan lain sebagainya. Tidak hanya topik-topik seperti itu saja Adapula yang membahas tentang cara menggugurkan kandungan dengan obat penggugur kandungan seperti Cytotec , Gynaecosid , Gastrul , Paracetamol , Em kapsul , Pil KB , Kuku bima di campur dengan obat sakit kepala Bodrex Dan masih ada lagi yaitu cara menggugurkan kandungan tanpa obat seperti cara menggugurkan kandungan dengan bumbu dapur dengan menggunakan bahan-bahan tradisional seperti kunyit asam , jahe , kayu manis , jeruk nipis yang biasa digunakan untuk membuat jamu tradisonal Sedangkan untuk jenis buahan-buahanannya seperti pepaya muda , nanas muda , durian , anggur dll Untuk jenis minum minuman yang mengandung alkohol dan soda : sprite , fanta , extra joss , kopi di campur dengan ragi tape , garam dan sebagainya.

Loading...