Peran Empedu Dalam Proses Pencernaan Makanan

Pengertian Empedu

Empedu adalah cairan bersifat basa yang pahit, berwarna hijau kekuningan, dan mengandung pigmen bilirubin dan urobilin. Cairan empedu pada manusia disimpan di dalam sebuah kantung berbentuk buah pir yang disebut kantung empedu. Empedu dibuat dan disekresikan oleh organ hati dan disalurkan ke dalam usus dua belas jari untuk membantu proses pencernaan makanan.

Selain berperan dalam sistem pencernaan, empedu juga memiliki peranan penting dalam sistem ekskresi manusia. Secara umum, fungsi empedu dalam tubuh manusia ada dua, yakni membantu penyerapan lemak ke dalam tubuh dan membantu kerja hati dalam sistem ekskresi atau proses pengeluaran zat sisa metabolisme baik berupa zat cair maupun zat gas dari dalam tubuh.

Peran Empedu

Peran dan fungsi empedu dalamĀ  proses pencernaan makanan antara lain :

  1. Membantu meleburkan dan melembutkan atau mencerna lemak yang diperoleh dari makanan menjadi butiran-butiran halus, hingga menjadi suatu emulsi (campuran antara partikel-partikel suatu zat cair yang terdispersi dengan zat cair lainnya yang menjadi pendispersi).

    Peran Empedu

    Peran Empedu

  2. Membantu pergerakan makanan. Cairan empedu berguna dalam meremas-remas makanan ketika berada di dalam usus manusia, sehingga bisa turun ke bagian-bagian usus besar, kemudian menuju ke anus.
  3. Membantu kerja enzim pencernaan, salah satunya dengan menetralkan asam lambung. Enzim pencernaan di dalam usus halus dapat bekerja optimal apabila berada dalam kondisi basa, sedangkan zat makanan yang masuk ke usus memiliki sifat asam. Disinilah fungsi empedu yang bersifat basa, membantu optimalisasi kerja fungsi enzim pencernaan dengan menetralisir sifat asam dan menciptakan kondisi basa di dalam usus halus.

Selain yang sudah dijelaskan di atas, cairan empedu dalam tubuh manusia juga berperan dalam menetralkan usus dari racun dan bakteri yang dibawa makanan, pencegah iritasi dengan melindungi usus dari gesekan makanan yang masih dalam keadaan kasar, membantu pencernaan vitamin yang berguna dalam proses metabolisme, membantu melarutkan kolesterol jahat sehingga mencegah resiko terkena penyakit degeneratif di hari tua, pelarutan kolesterol jahat juga dapat mengurangi resiko terkena penyakit jantung koroner dan stroke.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *