Peranan hidrosfer bagi kehidupan yang penting

Peranan hidrosfer sangat penting untuk kelangsungan hidup, atau singkatnya, agar kehidupan ada. Hidrosfer adalah komponen air cair Bumi. Hidrosfer termasuk air di dan di bawah permukaan planet, dan di udara. Artikel ini memberikan informasi tentang bidang Bumi ini dan peranannya.

Apa itu Hidrosfer?

Hidrosfer mengacu pada lapisan planet yang terdiri dari air. Istilah ‘Hidrosfer’ dikatakan berasal dari kata-kata Yunani yang berarti air dan bola. Hidrosfer bumi mencakup air di permukaannya seperti lautan, danau, kolam, sungai, laut, dan sungai. Hidrosfer juga termasuk air bawah tanah yang ada di sumur dan akuifer, serta uap air yang hadir dalam bentuk awan dan kabut.

Lapisan hidrosfer dikatakan menutupi lebih dari 70% permukaan bumi. Selain itu, lapisan hidrosfer sangat penting karena memainkan peran utama dalam kelangsungan hidup bentuk kehidupan. Bagian yang tersisa yaitu air beku yang meliputi gletser, tutup es, dan gunung es (bagian dari permukaan bumi yang terbuat dari es) disebut sebagai Kriosfere.

Air dikatakan berada dalam gerakan konstan dan bergerak melalui hidrosfer dalam suatu siklus. Siklus ini disebut sebagai siklus air atau siklus hidrologi. Ini adalah fenomena alam dimana air menguap ke atmosfer dan kemudian mengembun menjadi awan. Ini diikuti oleh presipitasi dalam bentuk hujan atau salju. Air ini kemudian dikumpulkan di danau, sungai, dan lautan. Proses penguapan terjadi di permukaan badan air ini, sehingga mengulangi seluruh siklus.

Apa Peranan hidrosfer

▶ Tanpa hidrosfer yang terdiri dari air, tidak akan mungkin bagi sel-sel dalam organisme hidup untuk menjalankan fungsinya. Selain itu, air sangat penting untuk kelangsungan hidup, atau singkatnya, agar kehidupan ada.

▶ Dikatakan peranan hidrosfer memainkan peran penting dalam mengatur iklim. Ini karena air memiliki panas spesifik tinggi yang memerlukan waktu lama untuk dipanaskan atau didinginkan. Ini membantu mempertahankan rentang yang dapat diterima untuk kelangsungan hidup.

Hidrosfer menyediakan air yang penting untuk keperluan minum oleh manusia dan hewan. Air juga diperlukan untuk penggunaan rumah tangga, yaitu untuk keperluan mencuci dan membersihkan, serta untuk keperluan industri oleh manusia. Hidrosfer membantu memfasilitasi kegiatan manusia seperti irigasi dan memungkinkan pembangkitan listrik (tenaga air).

Peranan hidrosfer adalah rumah bagi berbagai tumbuhan, hewan, dan organisme hidup lainnya dan mutlak diperlukan untuk keberadaannya. Air diketahui mengandung banyak gas terlarut, nutrisi, dan ion lainnya, yang sangat penting bagi keberadaan bentuk kehidupan yang menghuninya.

Fakta Penting tentang Hidrosfer

▶ Ada empat bidang yang tumpang tindih atau saling berhubungan dalam sistem Bumi dan hidrosfer adalah salah satunya. Yang lainnya adalah geosfer atau litosfer, atmosfer, dan biosfer. Hidrosfer bumi mengacu pada jumlah total air yang ada di permukaannya.

▶ Terutama melalui siklus air bahwa hidrosfer Bumi berinteraksi dengan atmosfer dan litosfer.

Lapisan di Bumi tempat kehidupan ada disebut sebagai biosfer. Semua yang diperlukan untuk kelangsungan hidup organisme dapat ditemukan di sini, air cair menjadi salah satu syarat.

▶ Dipercayai bahwa massa total air di Bumi adalah sekitar 300 kali massa atmosfer. Sebagian besar air bumi dikatakan ditemukan di lautan.

▶ Bumi juga disebut sebagai ‘planet air’ karena air mencakup lebih dari 70% permukaannya.

▶ Diyakini bahwa kandungan air total Bumi adalah sekitar 333 juta mil kubik, di mana hanya sebagian kecil yang tersedia untuk keperluan rumah tangga atau irigasi. Ini karena konten utamanya adalah asin atau beku.

▶ Selanjutnya, lautan termasuk laut dan teluk mencakup sekitar 97% (321 juta mil kubik) dari total kandungan air di Bumi. Air tawar dikatakan hanya mencakup sekitar 3% dari total kadar air (yaitu tidak asin). Namun, hanya kurang dari 1% air tawar yang tersedia di sungai dan danau yang mudah diakses. Sisa air tawar tersedia dalam bentuk es dan air tanah.

▶ Dikatakan bahwa di hidrosfer, suhu dan tekanan sangat bervariasi dengan kedalaman. Lebih jauh lagi, kedalaman rata-rata lautan bumi dikatakan 3.794 m atau 12.447 kaki. Ini adalah 5 kali ketinggian rata-rata benua. Massa lautan diyakini sekitar 1/4400 dari total massa Bumi.

Hidrosfer diyakini selalu bergerak, mirip dengan atmosfer.

▶ Diyakini bahwa ada serangkaian periode di mana sebagian besar hidrosfer dikunci sebagai es gletser. Juga diduga bahwa es laut meluas ke garis katulistiwa selama periode Cryogenian.

Air bumi diketahui mengembang saat membeku, akibatnya menjadi kurang padat. Karena hal ini, air atau es yang beku cenderung mengapung. Jika menjadi lebih padat, es yang tenggelam menyebabkan lapisan air lain membeku, sehingga membekukan seluruh permukaan air bumi dan membuat kehidupan menjadi tidak mungkin.

▶ Sekitar 470 juta galon air diperoleh dari pencairan salju dan gletser setiap musim panas di Washington, yang terletak di Amerika Serikat Barat. Air ini menambah hidrosfer Bumi. Selain itu, ada peningkatan jumlah leleh setiap tahun. Ini karena pemanasan global.

▶ Diyakini oleh para ilmuwan bahwa jumlah air di permukaan bumi tidak berubah seiring waktu. Artinya, dianggap bahwa jumlah air yang ada di Bumi saat ini sama dengan apa yang terjadi pada era dinosaurus.

Kelimpahan air yang ada di Bumi membedakannya dari planet lain yang ada di tata surya.

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *