Peranan tumbuhan paku (pteridophyta) bagi manusia dan manfaat

Peranan tumbuhan paku (pteridophyta) bagi manusia dan manfaat

Pteridophyta adalah salah satu filum tumbuhan, juga dikenal dengan tumbuhan paku. Mereka adalah tumbuhan vaskuler (yang memiliki jaringan xilem dan floem) yang mereproduksi dengan melepaskan spora daripada biji, dan mereka termasuk pakis sejati yang sangat beragam dan tanaman anggun lainnya yang anggun, terutama hutan.

Ada sekitar sebelas ribu spesies tumbuhan paku yang berbeda, menjadikannya tanaman darat paling beragam setelah tumbuhan berbunga (angiospermae). Tumbuhan paku dapat mewakili kerabat terdekat yang masih hidup dengan tumbuhan berbiji.(Tanaman biji termasuk angiospermae, tumbuhan runjung, dan bermacam-macam tanaman lain yang lebih kecil.)

Peranan tumbuhan paku (pteridophyta)
Peranan tumbuhan paku (pteridophyta)

Seperti pada tumbuhan berbiji, keanekaragaman pteridophyta terbesar ditemukan di daerah tropis, dengan hanya sekitar enam ratus spesies yang diadaptasi untuk kehidupan di daerah beriklim sedang. Spesies yang hidup saat ini adalah peninggalan dari garis keturunan kuno yang pernah mendominasi

Pengertian Tumbuhan paku (Pteridophyta) :

Tumbuhan paku (Pteridophyta) adalah kelompok beragam kingdom Plantae yang anggotanya memiliki akar, batang, dan daun sejati, serta memiliki pembuluh pengangkut. Pteridophyta berasal dari kata pteron :sayap bulu, dan phiton :tumbuhan. Sehingga Pteridophyta merupakan tumbuhan paku yang tergolong dalam tumbuhan kormus berspora, dimana tumbuhan ini menghasilkan spora dan memiliki susunan daun yang umumnya membentuk bangun sayap pada pucuk tumbuhan terdapat bulu-bulu.

Tumbuhan paku sering disebut juga dengan kormofita berspora karena berkaitan dengan adanya akar, batang, daun sejati, serta bereproduksi aseksual dengan spora. Tumbuhan paku juga disebut sebagai tumbuhan berpembuluh (Tracheophyta) karena memiliki pembuluh pengangkut.

Setelah sebelumnya menjelaskan ciri ciri serta morfologi tumbuhan paku, sekarang sudah mengerti bukan tumbuhan paku itu tumbuhan yang seperti apa?? nah selanjutnya kita akan membahas klasifikasinnya. Klasifikasi paku dibagi menjadi empat divisi, yaitu Psilotophyta, Lycophyta, Sphenophyta, dan Pterophyta. Berikut ini akan kita bahas secara ringkas ke empat divisi tersebut.

Peranan Tumbuhan Paku bagi Makluk Hidup

Tumbuhan paku banyak berbagai ragam. Banyak diantaranya yang mempunyai bentuk yang menarik sehingga bagus untuk dijadikan tanaman hias. Selain sebagai tanaman hias, tumbuhan paku juga dapat dimanfaatkan juga sebagai sayuran berupa pucuk-pucuk paku. Dari segi obat-obatan tradisional, tumbuhan paku pun tidak pernah luput dari kehidupan manusia.

peranan tumbuhan-paku
peranan tumbuhan paku

Banyak berbagai jenis-jenis yang daunnya dipakai untuk ramuan obat, dan ada pula yang rhizomanya, Batang paku yang tumbuh baik dan yang sudah keras, diperuntukkan untuk berbagai keperluan. Diantaranya dapat digunakan sebagai tiang rumah, tumbuhan paku dipakai untuk pengganti kayu, batang paku diukir untuk dijadikan patung-patung yang dapat ditempatkan di taman dan di halaman rumah.

Manfaat Tumbuhan Paku (Pteridophyta) bagi manusia

Manfaat Tumbuhan Paku (Pteridophyta) peranan tumbuhan paku bagi manusia – Tanaman atau tumbuhan paku memiliki banyak manfaat yang berperan dalam kehidupan manusia. Manfaat tanaman paku (pteridophyta) dimana kita tahu bahwa tanaman paku ini merupakan organisme fotoautotrofik, artinya adalah membuat makanan sendiri dengan cara fotosintesis. Tanaman paku dapt hidup di berbagai tempat seperti tempat yang lembab (higrofit), di air (hidrofit), permukaan batu, tanah dan melekat (epifit) berkulit pohon.

Tumbuhan paku yang hidup di tanah adalah Adiantum cuneatum (splir) dan Alsophila Glauca (tiang paku). Tanaman paku yang hidup dapat hidup di tanah berair biasa disebut Marsile. Tanaman paku yang hidup di air adalah Azolla pinnata dan Salvinia natans. Sedangkan tanaman paku yang hidupnya menempel pada pohon adalah Platycerium bifurcatum (tanduk rusa) dan Asplenium nidus (sarang sarang burung walet). Tanaman paku akan hidup di habitat yang subur dan dapat subur di hutan hujan tropis.

Tanaman paku banyak memiliki manfaat di berbagai kehidupan manusia. Tapi ada juga yang kurang menguntungkan. Selain itu di mana tema kita di atas masih ada lagi penjelasan tentang manfaat tanaman paku (pteridophyta).

Manfaat Tumbuhan Paku Bagi Kehidupan

Tumbuhan paku merupakan salah satu tumbuhan purba yang masih lestari hidupnya sampai saat ini, Kebanyakan orang mungkin hanya menganggap tanaman ini sebagai gulma, tetapi tahukah kamu jika tanaman ini juga mempunyai banyak manfaat bagi kehidupan manusia, diantaranya sebagai berikut ini ;

  • Dapat menjadi pelindung tanaman persemaian, contohnya: Gleichenia linearis dan juga bisa di manfaatkan sebagai tanaman hias untuk memperindah atau mempercantik lingkungan halaman rumah contohnya paku tanduk rusa, paku asrung burung, dan suplir dan okau rane
  • Sebagai bahan untuk membuat obat obatan, contoh : paku sarang burung , Dryopteris filix mas, dan Lycopodium clavatum, beberapa jenis tanaman ini bias di konsumsi sebagai sayuran, di antaranya sebagai ialah semanggi dan pteridium aqualium.
  • Bisa digunakan sebagai bahan pupuk hijau contohnya azolla piñata
  • Bisa di jadikan salah satu hiasan di dalam rumah anda, contohnya : Lycopodium cernuum.

Reproduksi Tumbuhan Paku

Tumbuhan paku mereproduksi secara vegetatif dan generatif. Secara generatif, tumbuhan paku berkembangbiak dengan langsung melibatkan sel kelamin jantan dan betina. Sedangkan secara vegetatif, perkembangbiakan tumbuhan paku dengan cara menghasilkan tunas dan spora. Pembentukan spora pada tumbuhan paku terjadi di dalam kotak spora (sporangium). Seporangium pada tumbuhan paku memilki susunan, bentuk, serta ukuran yang berbeda dari tumbuhan paku yang satu dengan yang lainnya.

Kegunaan Tumbuhan Paku

Tumbuhan paku tidak hanya dikenal sebagai tumbuhan yang liar tumbuh dihutan-hutan dan di tempat yang lembab, akan tetapi tumbuhan paku juga memiliki manfaat yang beraneka ragam, yaitu sebagai berikut.

  1. Tanaman hias. Dalam kehidupan tanaman paku banyak digunakan sebagai tanaman hias. Misalnya; suplir, paku sarang burung, dan atau paku simbar menjangan.
  2. Pupuk hijau. Contoh tumbuhan paku yang dapat dijadikan sebagai pupuk hijau yaitu Azolla pinata yang bersimbiosis dengan Anabaena Azolle yang dapat mengikat gas N2 bebas.
  3. Sayuran. Orang terdahulu sering menggunakan tumbuhan paku sebagai bahan sayuran diantaranya yaitu semanggi dan paku garuda.
  4. Obat-obatan. Tumbuhan paku dapat dijadikan sebagai obat luka yaitu Selanginella dan sebagai obat Deuretik yaitu paku kuda (Equisetum).

Klasifikasi Tumbuhan Paku

Tumbuhan paku dibagi menjadi empat di antaranya sebagai sebagai berikut : Psilotophyta, Lycophyta, Sphenophyta, dan Pterophyta. Kami disini akan membahas secara ringkas keempat divisi tersebut.

Psilotophyta

Psilotophyta merupaka tumbuhan paku sederhana yang hanya mempunyai dua generasi. Contoh yang sudah dikenal adalah Psilotum. yang tersebar luas baik di daerah tropis maupun subtropics Pada generasi saprofit, Psilotum. mempunyai ranting dikotom dan tidak memiliki akar dan daun. Adapun sebagai penganti akarnya yaitu mempunyai rizoma yang diselubungi rambut-rambut kecil yang disebut rizoid.

Lycophyta

Untuk spesies ini hanya sedikit yang bertahan hidup, seperti genus Lycopodium sp. dan Selagenilla sp, Spesies Lycopodium merupakan tumbuhan tropis dan hidup sebagai epifit (menempel pada tumbuhan lain) sedangkan untuk spesies lainnya hidup di daerah subtropis. Lycopodium sp. termasuk paku homospora karena menghasilkan spora tunggal yang aan berkembang menjadi gametofit biseksual yang memiliki organ jantan dan betina. Sedangkan Selaginella sp. merupakan tanaman heterospora, karena menghasilkan dua jenis spora.

Sphenophyta

Orang-orang lebih mengenal tumbuhan ini dengan sebutan paku ekor kuda. Kebanyakan tumbuhan paku yang satu ini dapat hidup di tempat yang basah seperti rawa. Paku ekor kuda juga memiliki daun kecil, batang, dan akar sejati. Sphenophyta bersifat homospora. Contohnya adalah Equisteum sp.

Pterophyta

Pterophyta banyak terdapat di hutan subtropics. Paku Pterophyta mempunyai daun-daun yang lebih besar dibandingkan dengan divisi yang lain. Contoh jenis tumbuhan paku ini diantaranya adalah Marsilea crenata dan Asplenium nidus.

Ringkasan

Nah, itulah beberapa penjelasan mengenai Tumbuhan Paku (Pteridophyta): Pengertian, Klasifikasi, Reproduksi, Jenis dan Manfaatnya. Ternyata begitu banyak tumbuhan paku yang dapat kita jumpai di lingkungan sekitar serta memiliki manfaat yang sangat beragam, salah satunya sebagai bahan obat-obatan. Semoga artikel ini dapat menambah pengetahuan serta bisa menjadi referensi bagi kita semua.