Apa Perbedaan Hormon Insulin dan Glukagon

Insulin dan glukagon adalah hormon endokrin yang terlibat dalam regulasi gula darah. Insulin dan glukagon bekerja dalam oposisi untuk menjaga kadar gula darah yang sehat dalam tubuh.

Apa itu Insulin?

Insulin adalah hormon yang diproduksi oleh sel beta Pulau Langerhans di pankreas sebagai respons terhadap tingginya kadar gula dalam darah.

Struktur molekul Insulin:

Insulin terbuat dari asam amino dan terdiri dari dua rantai bernama rantai A dan rantai B, yang disatukan oleh ikatan belerang. Insulin diproduksi dari hormon proinsulin yang sebenarnya memiliki tiga rantai asam amino. Enzim memodifikasi hormon sedemikian rupa sehingga hanya rantai A dan B tetap membentuk insulin.

Pemicu sekresi:

Sekresi insulin terutama dipicu oleh kadar gula darah tinggi (hiperglikemia) dalam darah arteri. Beberapa jenis asam lemak, asam keto, dan asam amino juga dapat memicu sekresi insulin. Ketika kadar gula darah menurun maka kadar insulin menurun, memastikan tidak ada lagi insulin yang dikeluarkan daripada yang diperlukan.

Efek sekresi:

Insulin memiliki efek menyebabkan penyerapan glukosa ke dalam jaringan lemak (adiposa) dan merangsang penyerapan asam lemak. Insulin juga merangsang penyerapan glukosa ke dalam hati dan ke dalam otot. Dalam jaringan otot dan jaringan hati glukosa diubah menjadi glikogen dalam proses glikogenesis. Glikogen adalah bagaimana glukosa disimpan dalam tubuh manusia. Insulin menghentikan pemecahan glikogen di hati dan menghentikan pembentukan dan pelepasan glukosa ke dalam aliran darah. Insulin benar-benar memicu pengambilan glukosa ke dalam jaringan dan dengan demikian menghasilkan penurunan kadar gula darah.

Kelainan:

Diabetes adalah penyakit di mana ada masalah yang berkaitan dengan insulin. Pada diabetes tipe 1 insulin tidak dilepaskan sementara pada diabetes tipe 2 insulin diproduksi tetapi sel tidak lagi merespons insulin. Penderita diabetes mungkin harus mengambil suntikan insulin untuk mengimbangi kekurangan insulin.

Apa itu Glukagon?

Glukagon adalah hormon yang diproduksi oleh sel-sel alfa dari Pulau Langerhans di pankreas sebagai respons terhadap rendahnya kadar gula dalam darah.

Struktur molekul Glukagon:

Glukagon adalah protein yang terdiri dari serangkaian 29 asam amino yang dihubungkan bersama. Glukagon diproduksi oleh modifikasi hormon proglukagon. Enzim prohormon convertase memodifikasi proglukagon untuk membentuk glukagon.

Pemicu sekresi:

Sekresi glukagon dari sel alfa dipicu oleh kadar gula darah rendah (hipoglikemia), dan dengan olahraga. Pemicu lain untuk sekresi glukagon termasuk epinefrin dan asetilkolin. Sekresi glukagon penting untuk memastikan gula darah yang cukup dilepaskan ke dalam aliran darah pada saat seseorang tidak makan, atau pada saat dibutuhkan lebih banyak gula, seperti saat berolahraga.

Efek sekresi:

Glukagon bertindak untuk meningkatkan kadar glukosa dan asam lemak dalam darah. Ini juga menyebabkan hati memecah dan mengubah glikogen menjadi glukosa dalam proses yang disebut glikogenolisis. Hasilnya adalah kadar glukosa darah akan meningkat.

Kelainan:

Kehadiran tumor dalam sel alfa pankreas dapat menyebabkan terlalu banyak glukagon yang diproduksi. Sirosis hati juga dapat menyebabkan kadar glukagon yang tinggi (hiperglukagonisme).

Perbedaan:

  • Insulin adalah hormon yang dikeluarkan oleh sel beta Pulau Langerhans sebagai respons terhadap kadar gula darah tinggi. Sebagai perbandingan, glukagon adalah hormon yang dikeluarkan oleh sel-sel alfa dari Pulau Langerhans dalam menanggapi kadar gula darah rendah.
  • Insulin terdiri dari 51 asam amino yang terbentuk dari rantai A dan B yang dihubungkan bersama, sedangkan glukagon terdiri dari 29 asam amino.
  • Insulin terbentuk dari prekursor proinsulin sementara glukagon terbentuk dari molekul prekursor proglucagon.
  • Insulin dikeluarkan paling sering sebagai respons terhadap kadar gula darah tinggi, tetapi juga ketika asam keto, asam lemak, dan asam amino tertentu ada. Glukagon disekresikan sebagai respons terhadap kadar gula darah rendah dan sebagai respons terhadap olahraga, epinefrin, dan asetilkolin.
  • Insulin memiliki efek menurunkan kadar gula darah dan asam lemak. Ini merangsang penyerapan gula ke dalam hati dan konversi glukosa menjadi glikogen. Sebagai perbandingan, glukagon memiliki efek meningkatkan kadar gula darah dan asam lemak. Ini meningkatkan pemecahan glikogen untuk membentuk glukosa.
  • Diabetes tipe 1 dan tipe 2 dapat menyebabkan terlalu sedikit insulin yang diproduksi atau berkurangnya respons terhadap insulin. Tumor pankreas sel alfa atau sirosis hati dapat menyebabkan terlalu banyak glukagon yang dihasilkan.

Ringkasan

  • Insulin disekresi ketika gula darah terlalu tinggi sementara glukagon disekresi ketika gula darah terlalu rendah.
  • Insulin merangsang glikogenesis di mana glukosa diubah menjadi glikogen untuk disimpan, sedangkan glukagon merangsang glikogenolisis di mana glikogen dipecah menjadi glukosa.
  • Gula darah berkurang oleh insulin dan meningkat oleh glukagon.
  • Kelainan pada kadar hormon bisa terjadi. Penderita diabetes dapat memiliki terlalu sedikit insulin yang diproduksi sementara orang dengan sirosis atau tumor pankreas dapat memiliki terlalu banyak glukagon yang diproduksi.
Loading...