Pengertian, Perbedaan Sifat Asam dan Basa, sifat

Nama asam dan basa seakan tak terpisahkan, tapi taukah anda kedua nama tersebut memiliki sifat yang berbeda? yang mana keduanya ini bisa saling menetralkan. Berikut adalah ulasan tentang perbedaan sifat asam dan basa yang mudah-mudahan bisa bermanfaat bagi yang membacanya!

Asam dan basa sudah dikenal sejak zaman dulu. Istilah asam (acid) berasal dari bahasa Latin acetum yang berarti cuka. Istilah basa (alkali) berasal dari bahasa Arab yang berarti abu. Basa digunakan dalam pembuatan sabun. Juga sudah lama diketahui bahwa asam dan basa saling menetralkan.

Di alam, asam ditemukan dalam buah-buahan, misalnya asam sitrat dalam buah jeruk berfungsi untuk memberi rasa limun yang tajam. Cuka mengandung asam asetat, dan asam tanak dari kulit pohon digunakan untuk menyamak kulit. Asam mineral yang lebih kuat telah dibuat sejak abad pertengahan, salah satunya adalah aqua forti (asam nitrat) yang digunakan oleh para peneliti untuk memisahkan emas dan perak.

Sifat  Asam :

  1. Senyawa asam bersifat korosif.
  2. Sebagian besar reaksi dengan logam menghasilkan H2.
  3. Senyawa asam memiliki rasa asam.
  4. Dapat mengubah warna zat yang dimiliki oleh zat lain (dapat dijadikan indikator asam atau basa).
  5. Menghasilkan ion H+ dalam air.

Sifat  Basa :

  1. Senyawa basa bersifat merusak kulit (kaustik ).
  2. Terasa licin di tangan, seperti sabun.
  3. Senyawa basa terasa pahit.
  4. Dapat mengubah warna zat lain. (warna yang dihasilkan berbeda dengan asam).
  5. Menghasilkan ion OH – dalam air.
Loading...