Apa Perbedaan Sinyal Analog dan sinyal Digital

Analog dan Digital adalah berbagai bentuk sinyal. Sinyal digunakan untuk membawa informasi dari satu perangkat ke perangkat lainnya. Sinyal analog adalah gelombang kontinu yang terus berubah selama periode waktu tertentu. Sinyal digital bersifat diskrit.

Perbedaan mendasar antara sinyal analog dan digital adalah sinyal analog diwakili oleh gelombang sinus sedangkan, sinyal digital diwakili oleh gelombang persegi. Mari kita belajar lebih banyak perbedaan antara sinyal analog dan digital dengan bantuan tabel perbandingan yang ditunjukkan di bawah ini.

Apa itu Sinyal Analog

Sinyal analog adalah sejenis bentuk gelombang kontinu yang berubah seiring waktu. Sinyal anlaog selanjutnya diklasifikasikan ke dalam sinyal sederhana dan komposit. Sinyal analog sederhana adalah gelombang sinus yang tidak dapat diuraikan lebih lanjut. Di sisi lain, sinyal analog komposit dapat didekomposisi menjadi beberapa gelombang sinus.

Sinyal analog digambarkan menggunakan amplitudo, periode atau frekuensi dan fase. Amplitudo menandai ketinggian maksimum sinyal. Frekuensi menandai laju perubahan sinyal. Fase menandai posisi gelombang sehubungan dengan waktu nol.

Sinyal analog tidak kebal terhadap kebisingan karenanya, ia menghadapi distorsi dan menurunkan kualitas transmisi. Kisaran nilai dalam sinyal analog tidak tetap.

Apa itu Sinyal Digital

Sinyal digital juga membawa informasi seperti sinyal analog tetapi agak berbeda dari sinyal analog. Sinyal digital adalah sinyal waktu non-kontinyu, diskrit. Sinyal digital membawa informasi atau data dalam bentuk biner yaitu sinyal digital mewakili informasi dalam bentuk bit. Sinyal digital dapat didekomposisi menjadi gelombang sinus sederhana yang disebut harmonik. Setiap gelombang sederhana memiliki amplitudo, frekuensi, dan fase yang berbeda. Sinyal digital dijelaskan dengan bit rate dan interval bit. Interval bit menggambarkan waktu yang diperlukan untuk mengirim bit tunggal. Di sisi lain, bit rate menggambarkan frekuensi interval bit.

Sinyal digital lebih kebal terhadap noise; karenanya, hampir tidak menghadapi distorsi. Sinyal digital lebih mudah untuk ditransmisikan dan lebih dapat diandalkan jika dibandingkan dengan sinyal analog. Sinyal digital memiliki rentang nilai yang terbatas. Sinyal digital terdiri dari 0s dan 1s.Sinyal Analog dan sinyal Digital

Tabel perbandingan

Perbedaan Sinyal analog Sinyal Digital
definisi Sinyal analog adalah gelombang kontinu yang berubah selama periode waktu tertentu. Sinyal digital adalah gelombang diskrit yang membawa informasi dalam bentuk biner.
Perwakilan Sinyal analog diwakili oleh gelombang sinus. Sinyal digital diwakili oleh gelombang persegi.
Deskripsi Sinyal analog dijelaskan oleh amplitudo, periode atau frekuensi, dan fase. Sinyal digital dijelaskan oleh bit rate dan interval bit.
Jarak Sinyal analog tidak memiliki jangkauan tetap. Sinyal digital memiliki angka hingga yaitu 0 dan 1.
Distorsi Sinyal analog lebih rentan terhadap distorsi. Sinyal digital kurang rentan terhadap distorsi.
Mengirimkan Sinyal analog mengirimkan data dalam bentuk gelombang. Sinyal digital membawa data dalam bentuk biner yaitu 0 dan 1.
Contoh Suara manusia adalah contoh terbaik dari sinyal analog. Sinyal yang digunakan untuk transmisi di komputer adalah sinyal digital.

Perbedaan Antara Sinyal Analog dan Digital

  1. Sinyal analog mewakili gelombang kontinu yang terus berubah selama periode waktu tertentu. Di sisi lain, sinyal digital mewakili gelombang tidak kontinu yang membawa informasi dalam format biner dan memiliki nilai diskrit.
  2. Sinyal analog selalu diwakili oleh gelombang sinus kontinu sedangkan, sinyal digital diwakili oleh gelombang persegi.
  3. Ketika berbicara tentang sinyal analog, kita menggambarkan perilaku gelombang sehubungan dengan amplitudo, periode atau frekuensi, dan fase gelombang. Di sisi lain, ketika berbicara tentang sinyal diskrit kami menggambarkan perilaku gelombang sehubungan dengan laju bit dan interval bit.
  4. Kisaran sinyal anlaog tidak tetap sedangkan rentang sinyal digital terbatas dan dapat 0 atau 1.
  5. Sinyal analog lebih rentan terhadap distorsi sebagai respons terhadap noise, tetapi sinyal digital memiliki kekebalan terhadap noise sehingga jarang menghadapi distorsi.
  6. Sinyal analog mentransmisikan data dalam bentuk gelombang sedangkan, sinyal digital mentransmisikan data dalam bentuk biner yaitu dalam bentuk bit.
  7. Contoh terbaik dari sinyal analog adalah suara manusia, dan contoh terbaik dari sinyal digital adalah transmisi data di komputer.

Kesimpulan

Sinyal digital saat ini menggantikan sinyal analog, tetapi sinyal analog masih terbaik untuk transmisi audio.

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *