Perbedaan Web dan Blog

Website adalah sejumlah laman online yang terhubung dalam satu domain, biasanya dikelola oleh individu, perusahaan, institusi, organisasi, atau pemerintah. Blog adalah kependekan dari web log yang berisi konten seperti opini, pengalaman, atau aktivitas penulis.

Umumnya konten blog berisi artikel, video, atau podcast tentang satu atau beberapa tema yang diminati oleh pemilik blog. Sedangkan konten website biasanya berisi informasi penting mengenai produk atau layanan. Misalnya, Anda bisa membuat website perusahaan yang berisi mengenai sejarah, alamat, produk, kontak perusahaan. Blog lebih sering memperbarui kontennya secara berkala, bisa setiap hari, dua hari sekali, atau seminggu sekali. Setiap blog memiliki jadwal update kontennya masing-masing. Berbeda dengan website yang kontennya mayoritas berisi informasi produk atau layanan sehingga update hanya terjadi ketika ada perubahan informasi produk atau layanan yang disediakan.

Arah komunikasi di blog bersifat interaktif karena pembaca blog bisa meninggalkan komentar di setiap artikel atau konten yang dirilis. Sedangkan arah komunikasi di website lebih bersifat satu arah karena website biasanya tidak menyediakan kolom komentar di kontennya.

Beberapa website juga ada yang menyediakan pilihan subscribe. Namun, berbeda dari blog yang mengirimkan notifikasi update konten baru, website biasanya mengirimkan newsletter yang berisi produk atau layanan baru.
Dari segi gaya bahasa yang digunakan juga berbeda. Sebenarnya gaya bahasa blog variatif, tidak ada batasan tertentu. Ada yang menggunakan informal, ada juga yang menggunakan bahasa formal. Sedangkan gaya bahasa yang digunakan website biasanya lebih profesional dan formal karena kebanyakan digunakan untuk tujuan formal seperti instansi pemerintah, lembaga pendidikan, organisasi, atau perusahaan.

Berbeda dengan blog yang dikelola oleh penulis, biasanya website dikelola oleh tim ahli atau perusahaan yang terdiri dari designer, developer, dan copywriter. Pembagian konten di blog biasanya berdasarkan tag dan kategori. Sedangkan pembagian konten pada website biasanya berdasarkan produk atau layanan yang ditawarkan.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *