Perkembangan Zigot Pada Stadium Morula

Pembelahan Sel Morula

Jika kita membicarakan sistem reproduksi, maka kita akan mengenal istilah zigot dan morula. Apakah arti dari kedua istilah tersebut? Secara sederhana, morula adalah salah satu tingkatan yang harus dilewati dalam proses pembuahan sebelum akhirnya nanti menjadi bayi dalam kandungna. Morula merupakan pembelahan sel setelah sel memiliki jumlah 32 sel dan berakhir ketika sel tak menghasilkan sejumlah blastometer dengan ukuran sama tapi ukurannya lebih kecil.

Sel ini akan mengalami kepadatan dan menjadi blastodik kecil yang membentuk dua lapisan sel. Untuk lebih sederhananya, pada fase ini zigot akan mengalami pembelahan. Pembehalan ini dimulai dengan menjadi dua buah sel, kemudian menjadi empat, menjadi depalan, dan seterusnya. Pada saat pembelahan ini, prosesnya tidak terjadi secara bersamaan.

Pembelahan yang lebih cepat terjadi pada bagian vertikal yang memiliki kutub fungsional atau kutub hewan dan kutub vegetatif. Di antara kedua kutub ini terdapat daerah sabit kelabu yang menjadi batas di antara keduanya. Setelah pembelahan terjadi pada bagian vertikal, dilanjutkan dengan bagian horizontal yang membelah secara aktif sampai terbentuk 8 sel. Pembelahan sel ini terus berlanjut sampai membentuk 16-64 sel.

Pembelahan sel ini berlangsung dengan cepat dan akan menghasilkan sel-sel anak yang tetap terkumpul menjadi satu kesatuan yang menyerupai buah anggur. Kesatuan inilah yang kemudian disebut sebagai morula. Stadium morula merupakan pemebelahan sel yang terjadi setelah sel berjumlah 32 dan berakhir setelah sel tak lagi menghasilkan sejumlah blastomer yang berukuran sama namun ukurannya lebih kecil.

Pembelahan Sel

Pembelahan Sel

Sel-sel tersebut kemudian akan memadat dan menjadi blatodik kecil yang membentuk dua lapisan sel. Pada fase ini ukuran sel mulai beragam, sel membelah secara melintang dan mugali membentuk sebuah formasi lapisan kedua secara samar pada kutub anima. Stadium morula benar-benar dinyatakan berakhir ketika menghasilkan blastomer.

Pada bagian akhir dari pembelahan akan menghasilkan dua kelompok sel, yaitu sel-sel dalam (inner mass cell) dan sel-sel pelengkap yang meliputi trophoblast, periblast, dan auxilliary cell. Keduanya memiliki andil terhadap perkembangan embrio.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *